Kamis, 12 Mar 2026
light_mode

Massa di Tabuyung Bakar Rumah Terduga Pengedar Narkoba. JAMPI Sumut Nilai Sebagai Akumulasi Kekesalan Masyarakat

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
  • print Cetak

Aksi Kaum Ibu ibu saat swiping terduga pelaku pengedar Narkoba di desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Madina ( ist)

Muara Batang Gadis ( Mandailing Online ): bentuk kekecewaan terhadap Kepolisian, emak emak di Desa Tabuyung Kecamatan Muara Batanggadis, Kabupaten Mandailing Natal terus bersuara. Mereka menilai polisi tidak mampu memberantas para pelaku pengedar narkoba di wilayah nya.

” bagai mana kami yakin pada polisi, para pelaku pengedar narkoba terus merusak anak anak kami di desa ini. Wajar saja kami sebagai ibu marah dan bertindak,” kata salah seorang emak emak yang ikut aksi.

Selasa sore 16/12/2025 emak emak melakukan aksi nekat dengan melakukan swiping terhadap dua orang terduga pengedar. Merkeka mendatangi rumah terduga. Katena situasi tidak terkendali, massa pun melempari rumah terduga. Tidak hanya itu massa akhirnya membakar rumah terduga pengedar narkoba. Ada total dua rumah yang di bakar massa. Dalam rumah warga menemukan alat hisap narkoba jenis sabu sabu.

Kejadian itu dibenarkan Kasi Humas Polres Madina Ipda Fahrul Syahban Simanjuntak saat dikonfirmasi lewat aplikasi Whats App Rabu 17/11.

” Kepolisian melalui Polsek Muara Batanggadis sebelum massa aksi anarkis telah memberikan himbauan, namun kami juga memahami kekecewaan warga terhadap maraknya peredaran narkoba di desa nya ” kata Ipda Fahrul Syahban Simanjuntak.

Ia menjelaskan, Polsek Muara Batanggadis sendiri telah mengamankan 5 orang terduga pelaku pengedar narkoba yang sempat hampir jadi bulan bulanan masyarakat.

” saat ini ke 5 orang sedang menjalani pemeriksaan dan barang bukti awal alat hisap sabu yang didapat warga daru rumah terduga,” kata Kasih Humas Polres Madina itu.

Menanggapi kejadian berulang di Kabupaten Mandailing Natal ini , Ketua Jaringan Masyarakat Pemantau Kepolisian (Jampi) Sumatera Utara, Zakaria Rambe menilai apa yang terjadi di Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis merupakan akumulasi kekesalan dari masyarakat khususnya kaum ibu. Sehingga mereka meluapkan dengan melakukan pembakaran terhadap rumah yang diduga ditempati oleh jaringan pengedar narkoba di Desa itu.

“Kejadian Selasa sore kemarin ini seharusnya jadi pembelajaran bagi Kapolres Madina dan jajarannya. ibi merupakan kejadian berulang di Madina, Ada apa. Sehingga masyarakat akhirnya main hukum sendiri. Ini harus dikaji oleh pihak kepolisian,” tutur Zakaria ketika dimintai keterangannya terkait peristiwa di Desa Tabuyung tersebut.

Zakaria mengatakan, aksi nekat yang dilakukan oleh para kaum Ibu ini didasari oleh rasa sayangnya mereka terhadap generasi penerus dan masyarakat di desa mereka. Dia pun menilai, kemungkinan aksi ini merupakan reaksi dari para kaum ibu terhadap lambatnya atau diamnya pihak Kepolisian dalam memberantas narkoba di desa mereka.

Karena itu, Zakaria berharap Kapolres Madina dan jajarannya segera mengambil tindakan atas kejadian ini. Sehingga masyarakat merasa terlindungi dan diayomi oleh keberadaan Kepolisian.

Sementara itu, Plt Kepala Desa Tabuyung, Iskandar Muda Tanjung menjelaskan peristiwa pembakaran rumah terduga pengedar narkoba di desanya merupakan reaksi spontan dari kaum ibu-ibu.

“Iya, kejadian pembakaran itu terjadi secara spontan, setelah acara pengajian dan do’,a bersama Ibu – Ibu langsung bergerak ke rumah yang diduga bandar narkoba,” jelasnya ketika dihubungi via WhatsApp, Rabu (17/12/2025).

Iskandar mengatakan pihak pemerintah desa telah berupaya mencegah agar Ibu – Ibu tidak melakukan sweeping ke rumah terduga pengedar narkoba. Namun permintaan dari Plt Kades itu tidak diindahkan lagi oleh Ibu – Ibu yang sudah geram dengan peredaran narkoba yang merusak generasi muda di Desa Tabuyung.

“Selaku Plt Kepala Desa sudah berusaha untuk mencegah Ibu – ibu untuk tidak melakukan sweeping ke rumah yang diduga bandar narkoba, dan mengingatkan untuk tidak berbuat anarkis namun tidak lagi dihiraukan Ibu-Ibu,” kisahnya. (Napi/ Fikri)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jika Kalau Bahwa

    Jika Kalau Bahwa

    • calendar_month Selasa, 11 Jun 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dahlan Batubara Di media massa sering terjadi kesalahan penempatan kata “jika” dan kata “kalau“. Dua kata ini kerap menggantikan kata “bahwa“. Kata “jika” dan kata “kalau” adalah kata penghubung untuk menandai syarat (syarat-harapan). Juga berfungsi sebagai “soal-jawaban“. Tergolong dalam Konjungsi Subordinatif Syarat. Sedangkan kata “bahwa” adalah kata penghubung untuk menyatakan isi atau uraian bagian […]

  • Korban Banjir Madina Terima Bantuan

    Korban Banjir Madina Terima Bantuan

    • calendar_month Senin, 20 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIBOLGA- PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) Cabang Sibolga menyalurkan bantuan untuk korban banjir bandang yang melanda lima desa di Kecamatan Rantobaek, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Kelima desa yang mendapat bantuan itu, di antaranya, Desa Simpang Talap, Manisap, Hutaraja, Hutabaringin, dan Muara Bangko. Kepala Cabang PT Jamsostek Sibolga Rasidin SH, mengatakan, bantuan itu meliputi, 1 […]

  • Polisi Tetapkan 7 Pekerja Tambang Emas Ilegal di Madina Jadi Tersangka

    Polisi Tetapkan 7 Pekerja Tambang Emas Ilegal di Madina Jadi Tersangka

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Ada 10 unit alat berat milik penambang emas ilegal hasil tangkapan Polres Madina pada selasa 28/5/2024, masih berada di lokasi. Dari 12 alat berat berat baru 2 unit yang sudah dibawa ke Mako Polres Madina. Ipda Bagus Seto Plh Kasi Humasy Polres Madina saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. ” Benar […]

  • Bulan Depan 370 Kades di Madina Jabatannya Akan Diperpanjang

    Bulan Depan 370 Kades di Madina Jabatannya Akan Diperpanjang

    • calendar_month Rabu, 26 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online : Bulan Juli depan, 370 Kepala Desa di Mandailing Natal ( Madina) jabatannya akan diperpanjang selama 2 tahun. Hal ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 3 tahun 2024 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa. Bunyi undang-undang tersebut merubah masa jabatan kepala desa dari 6 tahun menjadi 8 tahun. […]

  • TS Calon Bupati Diminta Turunkan Baliho Liar

    TS Calon Bupati Diminta Turunkan Baliho Liar

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – KPU Madina meminta semua tim kampanye pasangan calon bupati menurunkan alat peraga kampanye liar. Sebab, alat peraga kampanye liar seperti baliho, spanduk dan poster yang dipasang para TS masing-masing calon telah melanggar aturan yang berlaku, yakni alat peraga kampanye (APK) di luar yang dicetak oleh KPU Madina. Berdasar Peraturan KPU nomor […]

  • Antara Indonesia dan Sri Lanka

    Antara Indonesia dan Sri Lanka

    • calendar_month Senin, 11 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Djumriah Lina Johan Lingkar Studi Perempuan dan Peradaban   Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menemukan komoditas daging ayam, bawang putih, cabai, gula, minyak goreng, daging sapi, telur dan tepung terigu selalu mengalami kenaikan harga tiap jelang Ramadhan. Komisioner KPPU Dinni Melanie mengatakan, sebagian besar komoditas belum menunjukkan gejala kelangkaan. Hanya saja KPPU menyoroti lonjakan […]

expand_less