Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

Masyarakat Sepakbola Aceh Tolak Nurdin Halid

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
  • print Cetak


Para pengunjukrasa mengusung poster Nurdin Halid dalam aksi unjukrasa di Bundaran Simpang Lima Banda Aceh, Selasa (22/2).

Banda Aceh,

Insan sepakbola Aceh melakukan aksi unjukrasa menuntut penolakan Nurdin Halid sebagai calon ketua PSSI yang akan digelar di Bali, Maret mendatang.

Aksi yang berlangsung di Bundaran Simpang Lima, Banda Aceh, Selasa (22/2), menuntut Nurdin Halid dan konco-konconya mundur dari kepengurusan PSSI karena dinilai telah mencoreng citra PSSI dan dinilai sangat tidak layak lagi memimpin PSSI priode 2011-2015.

Dalam aksi yang mendapat pengawalan dari aparat kepolisian ini, pengunjuk rasa yang juga meminta seluruh rakyat Indonesia untuk mendukung perubahan di tubuh PSSI yang telah terkontaminasi dengan kepentingan politik.

“Kami meminta seluruh pecinta sepakbola di tanah air menentang Nurdin Halid yang jelas-jelas telah mencoreng citra sepak bola di Tanah Air. Sepak bola telah dijadikan ajang politik untuk kepentingan kelompok tertentu,” teriak Oki Tiba sekalu koordinator aksi.

Dalam peryataan sikapnya, Masyarakat Aceh Pecinta Sepakbola juga menolak Nurdin Halid dan antek-anteknya dari bursa pencalonan ketua umum dan pengurus PSSI yang baru. Massa juga mendesak PSSI untuk melaksanakan kongres pemilihan ketua umum dan pengurus PSSI secara fair tanpa politik uang demi kemajuan sepakbola di Tanah Air.

“Tuntutan kami terhadap perubahan di tubuh PSSI adalah harga mati dan terus berjuang demi kemajuan sepabola Indonesia,” ujar Oki.

Masyarakat pencinta bola Aceh ini juga menyadari, kalau revolusi di tubuh PSSI bukanlah pekerjaan yang mudah, karena hampir seluruh organ PSSI baik di pusat maupun di daerah, termasuk di Aceh telah menjadi bagian dari mafia sepakbola yang memang sudah merajalela.

Sinyalir kalangan pencinta bola di Aceh ini sangat beralasan, pasalnya pengurus provinsi (Pengprov) PSSI Aceh tetap menjagokan Nurdin Halid sebagai Ketum PSSI priode empat tahun mendatang karena dinilai masih cocok dan layak pimpim PSSI.

Ketua Pengprov Aceh Zainuddin Hamid menilai sosok Nurdin hingga saat ini masih dibutuhkan untuk memikirkan perkembangan sepakbola di Indonesia. bahkan, Zainuddin optimistis Nurdin bakal mendapat dukungan dari pemilik suara dalam kongres PSSI di Bali pada 26 Maret mendatang.

“Kami akan tetap memberikan suara dan kepercayaan kepada Nurdin Halid untuk memimpin PSSI,” tegas Zainuddin yang akrab disapa Let Bugeh Senin.

Let Bugeh mengakui, memang belakangan ini PSSI di bawah kepemimpinan Nurdin Halid mendapat kritikan dari berbagai pihak, tapi saya menganggap sebagai hal yang wajar dalam sebuah organisasi. Memimpin sebuah organisasi olah raga diperlukan sosok yang loyal dan pekerja keras. (irn)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Stunting, Atika Minta Calon Pengantin Diedukasi Sebelum Menikah

    Cegah Stunting, Atika Minta Calon Pengantin Diedukasi Sebelum Menikah

    • calendar_month Selasa, 6 Jun 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Sumut, Atika Azmi Utammi Nasution meminta Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Madina menyampaikan secara humanis kepada calon pasangan pengantin (catin) cara mendapatkan izin menikah dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Madina. Hal ini guna menekan risiko keluarga stunting. “Untuk menikah saja pemerintah ikut mengurusnya agar […]

  • Tujuh Mahasiswa Asal Sumut Lulus Studi S1 di Yaman

    Tujuh Mahasiswa Asal Sumut Lulus Studi S1 di Yaman

    • calendar_month Minggu, 2 Jun 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TARIM, YAMAN (Mandailing Online) – Tujuh mahasiswa asal Sumatera Utara, Indonesia yang berkuliah di Universitas Al-Ahgaf, Tarim, Hadhramaut, Republik Yaman, berhasil meraih sarjana S1 tahun ini. Wisuda berlangsung di auditorium Universitas Al-Ahgaf, Kamis (30/5/2024) dalam kegiatan wisuda 130 mahasiswa dari berbagai negara dihadiri ulama dari kota Tarim. Tujuh putra daerah Sumatera Utara yang berhasil meraih […]

  • Nasib Guru Honorer yang Masih Terpinggirkan, Mestinya Setara UMR

    Nasib Guru Honorer yang Masih Terpinggirkan, Mestinya Setara UMR

    • calendar_month Jumat, 2 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JANJI ANGKAT: Presiden SBY saat menghadiri Kongres PGRI ke-XXI di Istora Senayan Jakarta. Jutaan guru honorer masih belum memperoleh penghasilan atau gaji yang layak. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) memperjuangkan supaya guru honorer itu mendapatkan gaji minimal setara dengan upah minimum kabupaten atau kota. Mereka telah melayangkan surat permintaan itu langsung ke Presiden Susilo Bambang […]

  • Calo PNS Ditindak Tegas

    Calo PNS Ditindak Tegas

    • calendar_month Minggu, 14 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan dan RB) AA Mangindaan mengingatkan proses penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) agar tidak terjadi percaloan. Jika ada calo yang bermain dalam proses penerimaan dan pelaksanaan ujian CPNS akan di proses secara hukum. ” Siapapun calo yang berani akan kita tindak tegas dan diajukan ke […]

  • Kades Diminta Bayar Uang Raskin Tepat Waktu

    Kades Diminta Bayar Uang Raskin Tepat Waktu

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Semua kepala desa di Mandailng Natal (Madina) diminta membayarkan uang raskin tepat waktu tanpa menunda-nunda, karena semua warga selalu bayar kontan. Penundaan uang raskin dapat mempersulit realisasi penyaluran beras miskin (raskin) pada jadwal berikutnya. Baktaruddin, seorang pengamat raskin, Senin (22/7/2013) di Panyabungan berharap para kades jangan melakukan tunggakan lagi seperti yang […]

  • Pembangunan jalan tergantung pengawasan

    Pembangunan jalan tergantung pengawasan

    • calendar_month Selasa, 2 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Pembangunan Jalan Hotmix baik proyek Nasional, Provinsi, maupun Kabupaten yang lokasinya berada di Madina tidak pernah berkualitas disebabkan lemahnya pengawasan. Lemahnya pengawasan ini dimulai dari komposisi dari bahan Hotmix berupa campuran batu pecah,apakah ukuranya sudah pas, jumlah aspal yang dimasak. hal tersebut dikatakan anggota Komisi III DPRD Madina, Binsar Nasution, siang ini sembari […]

expand_less