Selasa, 17 Mar 2026
light_mode

Mayat Pria 20-an Tahun Hanyut di Batang Gadis

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 14 Mar 2017
  • print Cetak

Sejumlah warga berupaya mengevakuasi jenazah di Sungai Batang Gadis titik Desa Muara Batang Angkola, Siabi, Mandailing Natal

SIABU (Mandailing Online) – Satu mayat pria berusia sekitar 20 tahun ditemukan hanyut mengapung di Sungai Batang Gadis, Selasa (14/3/2017).

Jenazah pria itu ditemukan mengapung di titik Desa Muara Batang Angkola, Kecamatan Siabu,  Kabupaten Mandailing Natal.

Seorang yang sedang mengail ikan di pinggiran Sungai Batang Gadis yang pertama melihat jenazah itu lalu memberitahu warga seterusnya dilaporkan kepada Kepala Desa Muara Batang Angkola.

Kondisi jenazah sulit dikenali karena relatif sudah menggelembung. Pakaian yang masih lekat di tubuh adalah celana pendek jenis keper berwarna putih, tidak memakai baju. Ada kain berwarna biru petak-petak membalut kepala.

“Pertama kali ditemukan oleh pemancing dari desa ini, dan dia memberitahukan kepada masyarakat, seterusnya masyarakat melaporkannya kepada kita dan kita melaporkan penemuan tersebut kepada pihak kepolisian (Polsek Siabu),” ujar Kepala Desa Muara Batang Angkola, Aswanuddin Hasibuan.

Kapolsek Siabu, AKP Antono yang ditemui di lapangan menyatakan, setelah mendapat laporan, pihaknya langsung turun ke lokasi penemuan mayat tersebut.

Antono mengatakan bahwa pihaknya belum bisa memastikan penyebab meninggalnya pria itu, karena kondisinya sudah membusuk dan tidak dapat dikenali. Pihaknya akan terus melakukan penyelidikan terhadap penyebab kematiannya.

Dia juga berharap kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk segera menghubungi Polres Madina maupun Polsek Siabu ataupun bisa langsung ke RSU Panyabungan.

“Untuk sementara kita memperkirakan umur mayat yang ditemukan tersebut sekitar 20 tahun dan ciri-cirinya memakai celana pendek, dan motifnya belum bisa kita pastikan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Siabu, Dr Saleh Parinduri yang dihubungi mengatakan bahwa diperkirakan mayat mister X tersebut sudah meninggal lebih kurang satu minggu.

“Hal ini kita perkirakan karena sebahagian tubuh korban sudah habis,”katanya.

Lengan kanan korban sebahagian sudah habis dimakan oleh binatang ataupun pemakan lainnya. Dia memperkirakan pria itu meninggal sekitar satu minggu yang lalu.

Jenazah korban terpaksa dibawa ke RSU Panyabungan untuk otopsi dan identifikasi karena tubuh korban sudah lembek sehingga tidak dapat lagi mengidentifikasinya di Puskesmas Siabu.

“Berdasarkan hasil otopsi yang kita lakukan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di dalam tubuh korban, sehingga kita perkirakan meninggal akibat hanyut oleh derasnya arus sungai,” ujarnya.

 

Peliput : Maradotang Pulungan

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pilkada “Restoratif”: Raih “Emas”, Buang Cemas! (Bagian 1)

    Pilkada “Restoratif”: Raih “Emas”, Buang Cemas! (Bagian 1)

    • calendar_month Jumat, 2 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: M Ludfan Nasution Sejarah. Banyak yang lari dari asal kelahirannya. Ada yang menghapusnya. Bahkan, ada juga yang berlagak seperti orang yang lahir dari rumpun bambu dan dengan arogansi itulah dia menantang dunia dan menentang Tuhannya. Pilkada merupakan satu momentum untuk hidup sumringah. Banyak variabel di sana. Namun, yang paling berpengaruh adalah munculnya sejenis sikap […]

  • Eddy Rangkuty Minta Tambang Emas Batang Toru Dihentikan

    Eddy Rangkuty Minta Tambang Emas Batang Toru Dihentikan

    • calendar_month Kamis, 9 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tapsel. Anggota DPRD Sumut dari daerah pemilihan Sumut IV, Eddy Rangkuty meminta agar penambangan emas di BatangToru, Tapanuli Selatan (Tepsel) dihentikan. Hal itu dikatakan politisi PDIP ini usai reses ke daerah pemilihannya di Tapanuli bagian selatan (Tabagsel). Ditemui di Kantor DPC PDIP Tapsel, Jalan Mawar, Kelurahan Ujung Padang, Padangsidimpuan, Rabu (8/2), Eddy menjelaskan, apapun alasannya, […]

  • PKB Deklarasikan Pasangan Suka

    PKB Deklarasikan Pasangan Suka

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendeklarasikan pasangan Sukhairi-Atika calon bupati/wakil bupati untuk Pilkada Madina 2020. Deklarasi berlangsung di halaman sekretariat DPC PKB Madina, Jl Willem Iskander, Aek Galoga, Panyabungan, Ahad (28/6/2020). Pasangan Jakfar Sukhairi Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution merupakan pasangan pertama kandidat bupati/wakil bupati Madina yang memperoleh dukungan syarat pendaftaran ke […]

  • Apa yang Diharapkan dari Kedatangan Presiden Jokowi ke Madina? (bagian 1)

    Apa yang Diharapkan dari Kedatangan Presiden Jokowi ke Madina? (bagian 1)

    • calendar_month Senin, 20 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hemat kita, persoalan Indonesia itu adalah infrastruktur. Jika pilihan menunggu tumbuh dulu indutri dan perdagangannya baru muncul jalan tol tentu itu adalah kebijakan klasik yang membuat kita begini-begini saja sejak berdiri RI. Sebaiknya pemerintah (indonesia atau sumut) harus keluar dari candu kebijakan klasik itu, sebab jalan tol dan pelabuhan merupakan poin penting menggenjot pertumbuhan industri […]

  • Komisi I DPRD Madina : Tak Mungkin Kadis Perhubungan Fokus Kerja Jika Tersangkut Kasus Korupsi

    Komisi I DPRD Madina : Tak Mungkin Kadis Perhubungan Fokus Kerja Jika Tersangkut Kasus Korupsi

    • calendar_month Rabu, 10 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Perhubungan Madina Harlan Batubara harusnya dibebaskan dari jabatan agar dia fokus menjalani kasus hukumnya. Sebab, Kepala Dinas Perhubungan Madina Harlan Batubara tidak akan mampu konsentrasi penuh menjalankan kepemimpinan di Dinas Perhubungan jika dia membagi konsentrasi terhadap proses hukum kasus korupsi yang membelitnya. Itu dikatakan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten […]

  • YLBH Minta Pemkab Madina Lahirkan Perda Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin

    YLBH Minta Pemkab Madina Lahirkan Perda Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Direktur Eksekutif Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Kesehatan, Awalindo Subur Siregar SH meminta pada Pemkab Mandailing Natal (Madina) agar membentuk peraturan daerah tentang bantuan hukum terhadap masyarakat miskin. Hal ini katanya, sesuai dengan UU No: 16 tahun 2011 tentang Bantuan Hukum dan Peraturan Pemerintah No: 42 Tahun 2013 tentang Sarat dan […]

expand_less