Senin, 16 Mar 2026
light_mode

Medan Peringkat Keempat Kekerasan Terhadap Anak

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 26 Jul 2012
  • print Cetak

Medan, Kota Medan menduduki urutan keempat terbanyak kasus kekerasan terhadap anak setelah Jakarta, Makassar dan Jawa Barat, terhadap kekerasan seksual yang dialami anak.

“Data yang kita peroleh dan di upgrade setiap tahunnya terdapat dari 21 juta anak di Indonesia, Medan menduduki peringkat keempat kasus kekerasan seksual. Dimana sekitar 62 persennya kasus kekerasan seksual itu dilakukan orang terdekat,” ujar Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Arits Merdeka Sirait di Medan, Rabu (25/07/2012).

Menurutnya, dengan mengacu pada jumlah tersebut, maka Kota Medan tidak pantas dikatakan sebagai kota layak anak yang selama ini diprogramkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Sebab masih banyak ditemukan kasus-kasus kekerasan yang dialami anak serta prostitusi.

“Ini jumlah yang cukup mengejutkan dan tidak seperti yang diharapkan. Jumlah ini harusnya lebih rendah. Tapi yang kita temukan ternyata jauh dari kenyataan. Bahkan banyak kita temukan anak-anak dari keluarga miskin yang tidak boleh sakit. Artinya, anak-anak yang sakit sama sekali tidak ditangani oleh tenaga medis,” jelasnya.

Disebutkannya, faktor tingginya kasus kekerasan anak, tak lain dikarenakan kemiskinan serta hubungan yang tidak harmonis antara orang tua dan anak.

“Ini disebabkan faktor kemiskinan, hubungan yang tidak baik antara orang tua dan anak sehingga anak membangun sendiri kedekatannya dengan kekerasan,” jelasnya.

Bahkan saat ini, lanjutnya, kasus kekerasan seksual yang dialami anak tidak sepenuhnya tuntas ditangani oleh aparat kepolisian karena terbentur alat bukti yang tidak cukup. Seharusnya, untuk menjerat pelaku, alat bukti yang ditunjukkan cukup dengan keterangan korban maupun melalui psikolog serta observasi medis seperti hasil visum.

“Bukan rahasia umum lagi, kasus seperti ini bisa diloloskan hanya dengan uang pelicin. Seolah-olah ini adalah kasus biasa. Bahkan petugas kepolisian selalu menyatakan kasusnya tidak cukup bukti dan selanjutnya pelaku dibebaskan. Padahal yang namanya kasus kekerasan seksual seperti ini tidak pernah ada saksi. Kalau ada saksi, maka kasusnya tidak akan terjadi,” tegasnya.

Bagaimana dengan kasus kekerasan yang dilakukan seorang anak?

“Hendaknya hukuman terhadap anak lebih bijak diberikan. Kita harus bedakan, mana yang merupakan kejahatan anak dan mana kasus kenakalan anak. Begitupun, kalau kasus itu masuk dalam kategori kejahatan, penanganan yang diberikan kepada anak harus berbeda dengan orang dewasa. Misalnya, kalau orang dewasa menjalani vonis 8 tahun penjara, maka anak yang divonis 8 tahun penjara hanya 1/3 hukuman yang dijalankan serta dibina dengan baik,” jelasnya.

Begitupun, melalui momentum Hari Anak Nasional, Komnas Perlindungan Anak sendiri, lanjutnya, mencanangkan Gerakan Peluk Anak Indonesia.

“Ini dilakukan berdasarkan Kongres Anak Indonesia di Batam pada 9-14 Juli 2012 lalu. Karena saat ini orang tua sudah tidak dekat lagi dengan anak mereka. Ini membuat anak-anak sudah tidak nyaman lagi berada di lingkungan mereka. Untuk itu kedekatan antara orang tua dan anak harus dibangun kembali,” terangnya. (BS-021)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komnas HAM Turun Ke Madina

    • calendar_month Kamis, 30 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi Nasional Hak Asasai Manusia (Komnas HAM) datang ke Mandailing Natal (Madina) Rabu (29/5/2013) untuk mengumpulkan bukti-bukti terkait tiga item kasus di daerah ini. Tiga item penyelidikan itu, pertama terkait pengaduan Serikat Petani Indonesia Wilayah Sumatra Utara tentang dugaan penyerobotan lahan dan kriminalisasi serta sengketa kepemilikan tanah antara warga Desa Batahan, […]

  • Elemen Masyarakat dan Mahasiswa Madina Dukung Perampingan SKP

    Elemen Masyarakat dan Mahasiswa Madina Dukung Perampingan SKP

    • calendar_month Minggu, 14 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Sejumlah elemen masyarakat dan mahasiswa Mandailing Natal menyatakan dukungan penuh terhadap draf perampingan SKPD yang diajukan Pj. Bupati Mandailing Natal kepada DPRD pada sidang paripurna yang digelar Kamis (11/11) di ruang Paripurna DPRD. Usulan Pj. Bupati Madina untuk memangkas instansi / SKPD yang dinilai tumpang tindih (Over Lapping) dan tidak efektif merupakan langkah maju […]

  • Bentuk Rasa Syukur, SMSI Madina Berbagi Nasi Kotak

    Bentuk Rasa Syukur, SMSI Madina Berbagi Nasi Kotak

    • calendar_month Jumat, 15 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)- Sebagai bentuk rasa syukur setahun Serikat Media Siber Indonesia ( SMSI ) berdiri di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ), pengurus bagikan nasi kotak kepada jamaah masjid usai sholad jum’at 15/9/2023. Pembagian nasi kotak ini dilakukan di dua Masjid yang berbeda yakni Mesjid Agung Nur Ala Nur dan Mesjid Raya Al Qurro’ […]

  • Tingkatkan SDM, Bupati Madina Salurkan Bansos untuk Mahasiswa

    Tingkatkan SDM, Bupati Madina Salurkan Bansos untuk Mahasiswa

    • calendar_month Selasa, 19 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Peningkatan sumber daya manusi (SDM) sangat dibutuhkan dalam membangun satu daerah. Pemerintah sebagai fasilitator harus bisa membangun infrastruktur peningkatan SDM. Salah satunya kelanjutan pendidikan masyarakatnya. Dalam rangka peningkatan SDM di Mandailing Natal (Madina), Bupati Madina H. M. Ja’far Sukhairi Nasution pada Selasa (19/10) menyalurkan bantuan sosial kepada 50 mahasiswa kurang mampu-berprestasi-yang […]

  • Camat Panyabungan Barat Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim

    Camat Panyabungan Barat Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – Camat Panyabungan Barat Raja Hidayat Lubis didampingi staf kecamatan Pariyanti Daulay menyalurkan bantuan untuk anak yatim di wilayah Panyabungan Barat, Jumat (29/4). Raja menjelaskan, bantuan tersebut merupakan bagian dari program Pak Bupati H. M. Ja’far Sukhairi Nasution dan Ibu Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution berupa penyerahan bantuan untuk 5000 […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 41)

    MARSIDAO-DAO (episode 41)

    • calendar_month Jumat, 26 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara Dohot do udur dadaboru ni Muklan mangalao mangalusi pio-pio inang ni Si Poso i. Dung juguk Muklan dohot dadaboru i, iobarkon Si Siti nangkan sannari ma sugari pinomparna manandai ompungna boti amangtuana i Bilah. “Inda tolap au be sanga tujia, Amangboru. Mabiar au inda sompat alai manandai ompung ni […]

expand_less