Jumat, 20 Mar 2026
light_mode

Menantu Rahudman Dan Keponakan Sekda Tak Lulus CPNS

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
  • print Cetak


MEDAN: Benarkah terjadi ‘permainan’ dalam seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemko Medan? Benarkah pengumuman ‘ditukangi’ untuk meluluskan orang-orang tertentu?

Tidak hanya Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Medan Lahum Lubis, SH, MM yang bersikukuh kalau pengumuman dilakukan sesuai prosedur. Tapi, Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap, MM juga mengungkapkan, Pemko Medan saat mengumumkan kelulusan CPNS Pemko Medan sudah dilakukan sesuai ranking yang ditetapkan Universitas Sumatera Utara.

“Kita mengumumkan sesuai ketentuan, berdasarkan ranking yang ditetapkan USU. Dalam hal ini, saya tak punya kepentingan pribadi,” ujar Walikota didampingi Sekda Drs HM Fitriyus, SH, MSP dan Kabag Humas Drs Hanas Hasibuan, MAP saat berdialog dengan wartawan unit Pemko di ruang rapat Balaikota, Kamis (23/12).

Informasi diperoleh, dalam seleksi penerimaan CPNS Pemko Medan 2010, menantu Walikota Medan dan keponakan kandung Sekda Medan juga tidak lulus. “Walaupun saya sebagai Ketua Panitia Penerimaan CPNS Pemko Medan, tapi anak kakak kandung saya tidak lulus CPNS, “ ujar Fitriyus.

Sedangkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Medan Lahum Lubis, SH, MM menjelaskan, munculnya nama yang seharusnya tidak lulus di website Pemko Medan, murni kesalahan teknis. Tidak ada yang ditukang-tukangi. “Kalau saat itu 14.000 peserta seleksi yang mengakses website Pemko Medan, maka 14.000 nama akan muncul,” ujar Lahum.

Diakuinya, pada malam saat pengumuman itu, pihaknya memang melakukan kesalahan. Saat itu, peserta S-1 Hukum masuk ke S-2 Hukum. “Itulah yang harus diperbaiki pada malam itu,” ujarnya.

Lahum juga menceritakan secara teknis proses pengumuman kelulusan melalui website Pemko Medan. Dijelaskan, administrasi mengirimkan file data pelamar CPNS yang lulus dan mengirimkan halaman website pengumuman CPNS ke server. “Kesalahan terjadi pada skript/koding halaman login website bukan pada data pelamar CPNS yang lulus. Data yang diterima administrasi dari BKD adalah data yang sama diterima masyarakat. Tidak ada perubahan atau manipulasi ke dalam database website setelah 01.00 WIB,” ujarnya.

Lahum menjelaskan, perubahan atau perbaikan dilakukan pada halaman login karena halaman login diperuntukkan untuk keperluan jadwal pemberkasan bagi pelamar yang lulus. “Sedangkan halaman depan website tidak ada kesalahan, dan informasi yang ditampilkan sudah valid,” ujarnya.

Namun, Lahum mempersilakan kepada pelamar CPNS Pemko Medan untuk konfirmasi perbedaan data pengumuman CPNS dari website ppns.pemkomedan.go.id ke website www.usu.ac.id/cpns2010. (irh)
Sumber : Berita sore

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bulan Ini Dana Insentif Guru Madrasah Bakal Cair

    Bulan Ini Dana Insentif Guru Madrasah Bakal Cair

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bulan ini dana insentif guru-guru Diniyah, TPA dan Pesantren yang berasal dari APBD Kabupaten Mandailing Natal bakal dicairkan. Saat ini lagi berproses di bank BRI setelah sekitar pertengahan Agustus 2016 pihak Pemkab Madina mengirimkan berkasnya ke BRI Cabang Panyabungan. Besaran dana insentif tersebut sebesar Rp. 300.000 per bulan per guru. Pihak […]

  • Saham Daerah di Sorikmas Mining Diusulkan 10 Persen

    Saham Daerah di Sorikmas Mining Diusulkan 10 Persen

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NAGA JUANG (Mandailing Online) – Polemik antara Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dengan pemerintah Indonesia terkait kehadiran kontrak karya PT.Sorikmas Mining mulai menampakkan penyelesaian. Proses penciutan luas wilayah kontrak karya pada progres renegosiasi di Jakarta hanya menungu finalisasi dari menteri. Dan pihak PT.Sorikmas Mining sejauh ini telah menyetujui pengurangan luas wilayah kontrak karya mereka dari yang […]

  • Kades Hutatinggi Akui Kasih Fee ke Oknum Untuk Memuluskan Pencairan Dana Pembangunan MCK Masjid Nurul Iman

    Kades Hutatinggi Akui Kasih Fee ke Oknum Untuk Memuluskan Pencairan Dana Pembangunan MCK Masjid Nurul Iman

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): terkait pembangunan mandi cuci kakus ( MCK ) masjid Nurul Iman di Desa Hutatinggi, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Madina. Kepala Desa Muhammad Taufik, mengungkapkan pengakuan mengejutkan. Ia mengaku dana bantuan pembangunan MCK itu tidak sepenuhnya digunakan untuk pembangunan MCK. ” untuk memuluskan pencairan dana pembangunan MCK Masjid senilai Rp.400.000.000 itu, […]

  • 4 polisi dipenjara 14 hari

    4 polisi dipenjara 14 hari

    • calendar_month Minggu, 18 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO)- Kelalaian dalam bertugas dan mengakibatkan 13 tahanan kabur dari penjara, 4 personel dari Polsekta Medan Area dihukum kurungan penjara selama 14 hari. Selain itu, mereka juga mendapat penundaan kenaikan gaji berkala serta demosi. Hal ini telah diputuskan dalam Sidang Disiplin kasus tahanan kabur di Aula Bhayangkara Polresta Medan. Sidang tersebut dipimpin Kabag Ren […]

  • Deklarasi APDESI 3 Periode Jokowi Berujung Pada Politik Praktis

    Deklarasi APDESI 3 Periode Jokowi Berujung Pada Politik Praktis

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Halvionata Auzora Siregar Mahasiswa   Tak lama ini kita dihebohkan deklarasi oleh para pejabat desa atau perangkat desa yang tergabung dalam organisasi APDESI yang mendukung presiden kita menjabat sampai 3 periode. Isu 3 periode tak heran lagi di berita nasional untuk saat ini. Ada beberapa alasan para anggota APDESI ini untuk mendeklarasikan presiden 3 […]

  • Jualan “Silua” di Panyabungan Sepi

    Jualan “Silua” di Panyabungan Sepi

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pedagang penjual Silua (oleh-oleh) ciri khas Mandailing di Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tergolong sepi selama rentang arus balik lebaran tahun ini. Kondisi ini berbeda dengan saat arus balik lebaran tahun lalu. “:Ada penurunan penjualan sekitar 50 persen dibanding lebaran tahun lalu,” ungkap Darwis, seorang pedagang kepada wartawan, Rabu, (14/8). Katanya, […]

expand_less