Sabtu, 21 Mar 2026
light_mode

Monumen Jenderal Abdul Haris Nasution Lebih Pas di Mandailing Julu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 16 Feb 2016
  • print Cetak
Sejumlah tokoh Mandailing Julu di Lopo Siri-siri

Sejumlah tokoh Mandailing Julu di Lopo Siri-siri

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejumlah tokoh Madina meminta agar pembangunan monumen Jenderal Abdul Haris Nasution berlokasi di Mandailing Julu, bukan di Panyabungan.

Pilihan Mandailing Julu sebagai lokasi monument berpijak pada sejarah kelahiran sang jenderal, karena Ulu Pungkut Jae yang berada di kawasan Mandailing Julu merupakan kampung halaman Jenderal Abdul Haris Nasution.

Hal itu disampikan para tokoh Madina kepada wartawan di warung Lopo Siri-siri, Jalan Jenderal Abdul Haris Nasution, Lingkar Timur Panyabungan, Selasa (16/2) terkait adanya rencana pemerintah daerah dan Kodam I Bukit Barisan akan membangun monument Jenderal Abdul Haris Nasution di taman kota Panyabungan.

Para tokoh itu, yakni Mustofa Lubis (tokoh Mandailing Julu dan mantan anggota DPRD Madina), Syahril Nasution (tokoh Mandailing Julu dan mantan anggota DPRD Madina), Onggara Lubis (tokoh Mandailing Julu, ketua KNPI Madina), Tan Gozali (tokoh pemuda Madina) dan Panisean.

Menurut mereka, rencana pembangunan monumen Jenderal Abdul Haris Nasution yang digagas Pangdam Bukit Barisan sangat didukung penuh, hanya saja lokasinya lebih layak di Mandailing Julu dari sisi sejarah kelahiran sang jenderal.

Berdasar pendapat mereka, monumen tersebut tidak memiliki akar sejarah jika berlokasi di Panyabungan, karena di kawasan Panyabungan justru lebih layak dibangun monument Willem Iskander dan Sibaroar.

Jika monumen Jenderal Abdul Haris Nasution dibangun di Panyabungan juga akan menimbulkan kerancuan secara jangka panjang jika kelak Mandailing Julu menjadi kabupaten tersendiri. Seperti patung dan museum Sisingamangaraja XII yang berlokasi di Medan jika kelak Provinsi Tapanuli berdiri maka lokasi patung dan museum Sisingamangaraja XII akan menjadi aneh terlihat karena Sisingamangaraja XII lahir dan berjuang di tanah Bakkara, Toba, bukan di Tanah Deli.

Sementara itu, menurut Onggara Lubis, lokasi pembangunan monumen di Mandailing Julu sangat pas di kawasan Desa Muara Pungkut di pinggir Jalan Lintas Sumatera. Di situ ada satu titik lahan sekitar 1 hektar tak jauh dari muara pertemuan sungai Aek Lahatan atau Aek Pakantan dengan muara Batang Pungkut. Lokasi itu juga tak jauh berada dari Desa Huta Pungkut Jae kampung halaman sang jenderal serta tak jauh dari sekolah di Tamiang tempat sang jenderal dahulu bersekolah.

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Alasan Pemilik Rs Permata Madina Dukung Harun Mustafa Nasution Jadi Bupati

    Ini Alasan Pemilik Rs Permata Madina Dukung Harun Mustafa Nasution Jadi Bupati

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online): Dukungan terhadap Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Madina nomor urut 1 Harun Mustafa Nasution dan Ichwan Husein Nasution terus mengalir. Kali ini datang dari Pemilik Rumah Sakit Permata Madina Dr. Syafei Siregar. ” saya punya alasan mendukung Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati nomor 1 ini. Alasannya Kerena melihat komitmen […]

  • Shooting Film “Senandung Willeam”

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kru Tympanum Novem ketika melakukan shooting film “Senandung Willeam” atau lebih dikenal Willeam Iskandear di Desa Hutabangun Kecamatan Bukit Malintang. Film colosal yang mengangkat tokoh pendidikan Mandailing ini merupakan kerjasama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Mandailing Natal.(Hol)

  • Melirik Produksi Pupuk Organik di Desa Rumbio

    Melirik Produksi Pupuk Organik di Desa Rumbio

    • calendar_month Kamis, 27 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Program kerjasama antara Bank Indonesia dengan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal telah berhasil membina kelompok usaha yang memproduksi pupuk organik bokasi, bio gas dan pestisida non kimia di Desa Rumbio Kecamatan Panyabungan Utara. Keberhasilan itu terlihat dari produk-produk yang dihasilkan dari urin dan kotoran lembu yang diharapkan akan mampu menyuplai pupuk non kimia serta pestisida alami […]

  • Ribuan Karyawan Mengamuk dan Bakar Perusahaan di Batam

    Ribuan Karyawan Mengamuk dan Bakar Perusahaan di Batam

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATAM: Ribuan karyawan subkontrak PT Nexus Engineering Kawasan Industri Kabil Kota Batam mengamuk dan membakar perusahaan tempat mereka bekerja, Selasa sekitar pukul 08.30 WIB. Menurut salah seorang karyawan, Niko, kejadian tersebut dipicu salah seorang karyawan dipukul oleh oknum diduga anggota TNI yang bertugas diperusahaan, karena karyawan yang belum diketahui namannya itu salah parkir. “Ribuan karyawan […]

  • Baru 4 Kecamatan di Medan Terima Raskin Bulan Mei

    Baru 4 Kecamatan di Medan Terima Raskin Bulan Mei

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Penyaluran raskin untuk bulan Mei 2011 telah dilaksanakan di empat kecamatan di Kota Medan yakni Kecamatan Medan Marelan, Medan Belawan, Medan Tuntungan dan Medan Helvetia. Menyusul kecamatan lainnya setelah melunasi tunggakan bulan April 2011. Hal ini diungkapkan Asisten Kessos Musaddad pada saat rapat evaluasi penyaluran raskin bulan April 2011 di Kantor Walikota Medan, Selasa […]

  • Jalur Tengah Lintas Sumatera di Muara Mais Tertimbun Material Longsor

    Jalur Tengah Lintas Sumatera di Muara Mais Tertimbun Material Longsor

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN, ( Mandailing Online )- Jalan tengah lintas sumatera di Desa Muara Mais, Kecamatan Kota Nopan, Kabupaten Mandailing Natal pagi ini Kamis 16/11/2023 terpaksa tidak bisa di lewati kendaraan, pasalnya material longsor dari perbukitan menimbun badan jalan nasional itu. Kendaraan melintas si jalur perhubung Sumatera Utara dan Sumatera Barat ini pun terpaksa terhenti sementara menunggu […]

expand_less