Senin, 16 Mar 2026
light_mode

MUI Madina Kecam Pembuang Janin Bayi di Panyabungan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
  • print Cetak

Panyabungan,
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengecam keras tindakan pelaku yang membuang janin bayi berusia sekitar bulan di Jalan Lintas Barat, Desa Panyabungan Jae, Kecamatan Panyabungan, Madina, Selasa (24/05/2011) kemarin. Tindakan membuang janin bayi adalah dosa besar!

Hal itu disampaikan Ketua MUI Madina H Mahmudin Pasaribu saat dikonfirmasi lewat telepon, Rabu (25/05/2011). Begitu mendengar adannya penemuan janin manusia, Ketua MUI langsung geram.

Dikatakan Mahmudin, perbuatan tersebut termasuk dosa besar karena telah membunuh nyawa manusia tak berdosa. Ditambah lagi membuangnya seperti sampah, padahal manusia itu merupakan makhluk paling sempurna.

“Perbuatan itu sangat dikutuk Allah SWT dan merupakan salah satu dosa yang paling besar bagi pelakunya. Apakah itu hasil hubungan gelap atau hubungan yang halal, perbuatan itu tetap terkutuk,” ungkap Mahmudin.

Untuk itu, Ketua MUI mengimbau bagi siapapun pelaku dan orangtua janin itu, supaya segera taubat dan mengakui bayinya itu, karena bagaimanapun rapinya menyembunyikan tindakan tersebut tetap akan menerima ganjaran baik di dunia maupun di akhirat nanti.

“Bagi orang tuanya supaya benar-benar taubat karena ganjaran perbuatan itu berlaku baik di dunia maupun di akhirat. Jangan sampai kejadian ini terulang bisa mengakibatkan bencana bagi masyarakat luas,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi I DPRD Madina Iskandar Hasibuan mengimbau Polres Madina segera mengungkap siapa pelaku pembuangan janin itu. Karena menurut politisi PDIP ini, perbuatan seperti ini diduga kuat akibat hubungan gelap atau perbuatan terlarang yakni aborsi. Kalau perbuatan ini tak dituntaskan, dikhawatirkan akan terulang lagi.

”Polres harus menuntaskan pencarian siapa pelaku yang membuang janin itu dan mengungkap siapa orangtua jabang bayi tersebut. Kita tak ingin perbuatan tercela seperti itu terjadi di Madina yang masyarakatnya dikenal cukup taat menjalankan perintah agama,” tandas Iskandar. (BS-026)
Sumber : berita sumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengajuan PK Karena Ada Kehilafan Hakim

    Pengajuan PK Karena Ada Kehilafan Hakim

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tim kuasa hukum Ali Makmur Nasution secara resmi pada tanggal 10 Pebruari 2014 telah mendaftarkan permohonan Pengajuan Kembali (PK) ke Pengadilan Negeri Mandailing Natal. Lantas bagaimana proses PK ini? Apa saja alasan-alasan hukum yang diajukan tim kuasa hukum? Serta bagaimana gambaran peluang keadilan bagi Ali Makmur Nasution? Berikut ini petikan wawancara Dahlan Batubara dari surat […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 35)

    MARSIDAO-DAO (episode 35)

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara Sidung tingon bagas ni Ompung Rosma, na tu bagas ni Muklan parkahanggion ni alai ma Si Siti mangalao, ompa daganakna nanipaiut Si Pikek. Ngada tolap Ompung Rosma be parorot Si Rahim, angke arunna na laing milas situtu dope. I bagas ni Muklan i, iobarkon Si Siti tu dadaboru Si […]

  • Varietas Padi Siganteng Kalahkan Produksi Nasional

    Varietas Padi Siganteng Kalahkan Produksi Nasional

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Demplot tanaman padi varietas lokal bernama Siganteng mampu memproduksi gabah 8,1 ton per hektar. Sementara produksi nasional masih sekitar 6 hingga 7 ton per hektar. Demplot dilakukan di Desa Huraba, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal (Madina) yang dilakukan kelompok tani Desa Maju kerjasama Kodim 0212/TS dan Dinas Pertanian Madina, musim ini. […]

  • Siagakan Alat Berat di Pasaman Barat, Antisipasi Longsor

    Siagakan Alat Berat di Pasaman Barat, Antisipasi Longsor

    • calendar_month Minggu, 18 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIMPANG AMPEK, (MO)- Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat menyiagakan alat berat beserta operatornya untuk mengantisipasi bencana longsor yang datang secara tiba-tiba. “Alat berat jenis ekskavator dan ‘louder’ beserta operatornya sudah disiagakan untuk memberikan bantuan jika ada longsor atau bencana lainnya,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pasaman Barat, Reflin, Minggu 18 November 2012. Dia […]

  • Aksi Pagelaran Seni menyambut kemerdekaan RI

    Aksi Pagelaran Seni menyambut kemerdekaan RI

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bulan Agustus tahun 2011 merupakan bulan yang sangat istemewa. Bulan Agustus yang merupakan bulan keramat dan penuh cerita perjuangan bagi rakyat Indonesia, tahun ini bersamaan pula ritual umat Islam masuk ramadhan. Bila kita sejenak kembali pada sejarah bangsa Indonesia, kondisi tersebut hampir sama dengan bulan Agustus 1945, di mana saat di Proklamasikanya kemerdekaan Indonesia, waktu […]

  • Masyarakat Adat Lima Desa Ancam Duduki Kantor Bupati Palas

    Masyarakat Adat Lima Desa Ancam Duduki Kantor Bupati Palas

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Palas  – Terkait proses penyelesaian konflik tanah adat antara masyawakat lima desa di Kecamatan Sosa dan Kecamatan Hutaraja Tinggi (Huragi) Kabupaten Padang Lawas (Palas) dengan PT Victorindo Alam Lestari (PT VAL) yang tidak kunjung mendapat penyelesaian oleh Pemkab Palas, perwakilan masyarakat ancam akan duduki Kantor Pemkab Palas. Kordinator Umum masyarakat adat lima desa Syawaluddin didampingi […]

expand_less