Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

Mutasi Pejabat Pemkab Madina Dinilai Berbau Politis

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Mutasi pejabat struktural di lingkungan Pemkab Mandailing Natal (Madina) oleh Bupati Madina Aspan Sopian Batubara yang telah berlangsung beberapa kali menimbulkan persepsi negatif dan kontroversial di tengah masyarakat Madina. Reaksi keras datang dari beberapa elemen mahasiswa dan pemuda Madina menyikapi mutasi ini.

“Kita mengecam pelaksanaan Mutasi ini karena menurut penilaian kita mutasi yang telah 5 kali dilaksanakan Bupati sejak bulan Februari 2011 sampai Maret ini, bersifat dadakan dan hanya berdasarkan kedekatan emosional, keluarga, titipan dan disinyalir rentan dengan praktek transaksional, berbau politis dan terindikasi kuat kental dengan nuansa korupsi, kolusi dan nepotisme” ujar Ketua PP Keluarga Besar Mahasiswa (Gabema) Madina Agus Salam Nasution bersama Sekretaris Pantai Barat (PB) Mandailing Foundation Irfan Rangkuti, Wakil Ketua Generasi Muda Keluarga Abiturent Musthafawiyah (GM Kamus) Madina Ismail Nasution kepada wartawan di Gedung DPRD Madina, Jumat (25/03/2011).

Dijelaskan, mereka sangat meragukan komitmen dan political will Bupati dalam mengimplementasikan reformasi birokrasi, disiplin kinerja PNS, dan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan berwibawa (clean and good government). Mutasi seharusnya harus berdasarkan kompetensi, dedikasi, pengabdian, jenjang karier, profesionalitas bukan terkesan mengedepankan perinsip “like or dislike” dan manajemen “selera gue”.

Namun secara diplomatis mereka mengakui, bahwa mutasi merupakan hak proregatif Bupati. Tetapi, idealnya mutasi harus mengacu kepada berbagai pertimbangan dan kajian rasional, objektif dan akademik bukan terkesan mengakomodir pejabat-pejabat yang bermental “penjilat”, dinilai bermasalah dan tidak kompeten.

Ditambahkan mereka, untuk bongkar pasang pejabat sebagai tindak lanjut (follow up) reformasi birokrasi yang digalakkan Bupati seharusnya kata mereka, harus mengacu kepada seleksi fit and propert test dan rekomendasi Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Madina.

“Kita mempertanyakan kinerja Baperjakat yang terkesan mandul dan tidak bisa berbuat apa-apa dalam merekomendasikan pejabat yang dinilai tepat dan ideal dalam memangku sebuah jabatan/SKPD,” ujar Salam.

Lebih lanjut Salam yang saat ini kuliah S2 di salah satu perguruan tinggi Medan menegaskan, reformasi birokrasi yang diwacanakan oleh Bupati terkesan hanya lips service dan kamuflase dan realitas di lapangan hanya “nol” termasuk disiplin kinerja Aspan yang lebih banyak di luar kota, penataan koordinasi dan disiplin PNS, kebijakan mutasi dan lain-lain.

Bahkan kita menilai prestasi luar biasa dari kinerja Aspan selama menjadi Bupati sudah 5 kali menggelar mutasi dalam rentang waktu yang singkat (belum genap 1 bulan) sejak Februari sampai Maret ini, dan sangat terhormat bila kita beri anugerah/award kepada beliau sebagai “Bapak Mutasi Kabupetan Madina”.

Secara terpisah, Tokoh Pemuda Madina Musliadi Nasution menyebutkan, kebijakan mutasi yang dilaksanakan Bupati adalah kebijakan “suka-suka”, dadakan dan terkesan mengedepankan kelompok/primordialisme.

Prioritas utama dalam pembangunan Madina kata Musliadi, adalah upaya mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat (public of service), disiplin PNS, pembangunan infrastruktur (jalan, jembatan, sekolah dan lain-lain) menciptakan rasa kondusif dalam masyarakat dan mempercepat pilkada ulang bukan hanya memikirkan bongkar pasang pejabat/mutasi yang akan membawa dampak buruk kinerja PNS dan mengancam stabilitas pembangunan yang muaranya kepentingan rakyat akan terus “terabaikan”. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Besok Rizky Wasiah Akan Dioperasi

    Besok Rizky Wasiah Akan Dioperasi

    • calendar_month Selasa, 23 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jika tidak ada aral melintang, besok Rizky Wasiah akan menjalani operasi. Bayi umur 10 bulan asal Desa Huraba Kecamatan Siabu, Mandailing Natal itu menderita usus keluar sejak lahir karena tak memiliki anus. Sudah beberapa minggu bayi ini berada di Medan menjalani pengobatan pra operasi di RSU Pringadi. “Insya Allah Rizky Wasiah […]

  • Ganja Dibeli Rp. 600.000/Kg, Akan Dijual ke Labuhan Batu

    Ganja Dibeli Rp. 600.000/Kg, Akan Dijual ke Labuhan Batu

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengakuan 3 warga Kabupaten Labuhan Batu yang ditangkap Resnarkoba Polres Madina, Rabu (3/6) di desa  Salambue, Panyabungan, ganja yang mereka bawa rencananya akan dipasarkan di Negeri Lama, Kabupaten Labuhan Batu. Berita sebelumnya silahkan baca di http://www.mandailingonline.com/3-orang-bawa-ganja-42-kg-dari-panyabungan-timur-ditangkap-di-salambue/ Ganja kering tersebut dibeli ketiga tersangka di Desa Hutabangun, Kecamatan Panyabungan Timur, Mandailing Natal […]

  • Gegara Kedapatan Mencuri, Anak Dibawah Umur Dipukuli di Desa Tegal Sari Natal, Videonya Viral

    Gegara Kedapatan Mencuri, Anak Dibawah Umur Dipukuli di Desa Tegal Sari Natal, Videonya Viral

    • calendar_month Sabtu, 22 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online: Sebuah video penyiksaan anak dibawah umur beradar di group WhatsApp. Dalam video itu terlihat seorang anak disiksa sekelompok orang dengan cara kepala dipukul pakai tangan dan diancam disulut api rokok. Dalam video itu terdengar percakapan terkait pencurian rokok. Setelah ditelusuri, lokasi kejadian diketahu di Desa Tegal Sari Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal […]

  • Bupati Madina: Defisit Anggaran Itu Ada, Tapi Belum Pasti Jumlahnya

    Bupati Madina: Defisit Anggaran Itu Ada, Tapi Belum Pasti Jumlahnya

    • calendar_month Jumat, 15 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Berita): Pj Bupati Mandailing Natal Ir H Aspan Sofian Batubara, MM menanggapi pembicaraan yang hangat tentang terjadinya Devisit Kas Daerah di Madina yang sempat mengakibatkan unjuk rasa dari Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Madina kemaren, saat di Konfirmasi Waratawan, Rabu (13/10) di ruang kerjanya yang didampingi oleh Kabag Humasy M. Taufiq Lubis, SH, MM. Aspan […]

  • 50 Persen Pengguna Narkoba Pelajar SMA

    50 Persen Pengguna Narkoba Pelajar SMA

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MASA depan bangsa ini tergantung sepenuhnya pada upaya pembebasan generasi muda dari dampak buruk penyalahgunaan narkoba. Hasil penelitian Badan Narkotika Nasional menunjukan jumlah penyalahguna narkoba pada kelompok pelajar mencapai 22 persen dari total penyalahguna berjumlah 4 juta orang. Dari 22 persen itu 50 persen penyalahguna merupakan pelajar SMA/K. Menanggapi hal itu Dedi Dwitagama, praktisi dan […]

  • Kuota LPG Yang Rendah Hingga Permainan Harga

    Kuota LPG Yang Rendah Hingga Permainan Harga

    • calendar_month Kamis, 13 Apr 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Persoalan kuota ditengarai menjadi penyebab seringnya gas Elpiji atau LPG bersubsidi langka di pasaran Mandailing Natal (Madina). Ketika terjadi kelangkaan, maka kaum ibu rumah tangga bukan saja harusberlari dari warung yang satu ke warung yang lain mencari LPG yang ukuran 3 Kg itu, tetapi juga harus menghadapi harga yang meninggi […]

expand_less