Kamis, 19 Mar 2026
light_mode

Nelayan bakal punya rumah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 8 Jul 2012
  • print Cetak

nelayan

PATI –
Pemerintah melalui Keputusan Presiden Nomor 10/2001 tentang Program Peningkatan Kehidupan Nelayan (PKN) akan menyiapkan rumah murah untuk nelayan mulai tahun 2012.

“Sebagai nakhoda program PKN, pemerintah telah menyiapkan Rp3 triliun pada tahun ini,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif C. Sutardjo, dalam siaran persnya, hari ini.

Menurut dia, anggaran sebesar itu untuk pembangunan rumah sangat murah, listrik murah, sarana air bersih, memfasilitasi kesehatan, fasilitasi pendidikan, fasilitasi “basic safety training”, pengerukan PPI, dan budidaya rumput laut.

Selain membangun rumah sangat murah, program PKN yang “dikeroyok” oleh 12 kementerian ini juga akan membuat pekerjaan alternatif dan tambahan pada keluarga nelayan, skema UMK dan KUR, pembangunan SPBU solar, pembangunan ‘cold storage’, angkutan umum murah, fasilitas sekolah, puskesmas, dan fasilitas “bank rakyat”.

Pada acara Silaturahmi Paguyuban Nelayan se-Pantura dan Penutupan Pelatihan Budidaya Perikanan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah ini, Sharif mengatakan bahwa program PKN ini akan berlangsung bertahap hingga 2014.

Dengan menyisir rumah tangga miskin nelayan di 816 pelabuhan perikanan/pangkalan pendaratan ikan (PP/PPI), katanya, sedikitnya pada 2012 ini sebanyak 400 PP/PPI menjadi fokus pelaksanaan program PKN yang terdiri atas 1.426 desa, 112.037 rumah tangga sasaran nelayan tidak mampu.

“Saya yakin program ini mampu memberikan stimulus terhadap kehidupan nelayan, khususnya dalam pembenahan infrastruktur kelautan dan perikanan” katanya.

Ia mengatakan bahwa untuk mendukung mendukung program tersebut, pada tahun ini Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyediakan delapan ribu orang tenaga penyuluh perikanan atau meningkat sebesar 33,3 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Jumlah tersebut akan terus meningkat setiap tahunnya. Sedikitnya 12 ribu orang pada 2013 dan 15 ribu orang pada 2014. Keberadaan tenaga penyuluh perikanan tersebut kami harapkan dapat melakukan pembinaan dan pendampingan kepada pelaku usaha perikanan, khususnya pelaku usaha perikanan skala kecil agar lebih mandiri dan berdaya saing” katanya.

Selain Program PKN, KKP juga mengalokasikan anggaran PNPM Mandiri KP jauh lebih besar dan jangkauan kolompok penerima lebih banyak.

“Sebanyak 9.800 kelompok akan menerima bantuan dengan alokasi dana sebesar Rp783,52 miliar, termasuk di 16 kabupaten/kota lokasi pengembangan desa pesisir tangguh (PDPT) dapat tercapai pada 2012 atau naik 84,49 persen dibanding tahun sebelumnya,” katanya.(antara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Putusan MK: PSU di 3 TPS Pilkada Madina

    Putusan MK: PSU di 3 TPS Pilkada Madina

    • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Mahkamah Konstitusi memerintahkan pemungutan suara ulang (PSU) pada 3 TPS di Mandailing Natal. TPS itu yakni TPS 1 Desa Bondar Panjang Tuo Kecamatan Muarasipongi. Kemudian TPS 1 dan 2 di Desa Kampung Baru Kecamatan Panyabungan Utara. Putusan itu dibacakan Ketua MK, Anwar Usman, Senin (22/3/2021) pada sidang pembacaan putusan sengketa Pilkada. […]

  • Pembangunan Jembatan Gantung di Kampung Baru Terus Dikebut

    Pembangunan Jembatan Gantung di Kampung Baru Terus Dikebut

    • calendar_month Selasa, 17 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Jembatan gantung aek batang gadis yang menghubungkan Desa Kampung Baru- Simanondong di Kecamatan Panyabungan Utara ,Mandailing Natal ( Madina ) bernilai Rp.4,6 miliar terus dikebut penyelesaiannya, diperkirakan pertengahan bulan november 2023 jembatan ini sudah bisa di fungsikan. Plt Kepala Dinas PUPR Madina Elpiyanti Harahap saat meninjau pembangunannya Selasa 17/10/2023, mengku […]

  • Gempa Sumatera, 8,9 SR di Depan Mata

    Gempa Sumatera, 8,9 SR di Depan Mata

    • calendar_month Minggu, 5 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Gempa berkekuatan 6,0 skala richter mengguncang Bengkulu dini hari tadi. Getarannya dirasakan hingga Padang, sehingga masyarakat di sana ikut panik. Ahli gempa dari LIPI, Prof Danny Hilman, menegaskan, teror gempa di wilayah Sumatera belum akan berakhir. Sumatera, khususnya di wilayah Mentawai menyimpan energi yang memicu gempa 8,9 SR . Zona subduksi yang menyimpan energi besar […]

  • Wow!!! 800 Ribu Remaja Aborsi

    Wow!!! 800 Ribu Remaja Aborsi

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Diperkirakan setiap tahun jumlah aborsi di Indonesia mencapai 2,4 juta jiwa. Parahnya, 800 ribu di antaranya terjadi di kalangan remaja. Demikian data yang dikeluarkan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) 2010 ini. Ini mengiringi data lain yang tak kalah mencengangkan. Disebutkan, sekitar 51 persen remaja di Jabodetabek telah melakukan hubungan seks pranikah. “Artinya dari 100 […]

  • Wabup Madina Sumbangkan Gajinya di Kecamatan Sinunukan

    Wabup Madina Sumbangkan Gajinya di Kecamatan Sinunukan

    • calendar_month Kamis, 27 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )- Dalam kunjungan kerja di Wilayah Pantai Barat, Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution menyumbangkan gajinya di Kecamatan Sinunukan, Rabu (26/7/2023). Dikutip dari laman Facebook Diskominfo Madina ,Atika Azmi Utammi menyebut penyaluran gaji pokoknya kali ini di serahkan di Kecamatan Sinunukan dan Kecamatan Batahan, yang mana selama ini gajinya […]

  • Jelang Ramadhan, Harga Cabai di Madina Pedas

    Jelang Ramadhan, Harga Cabai di Madina Pedas

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Harga Cabai di pasar pasar tradiaional di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) mulai pedas jelang Ramadhan. Kenaikan harga cabai tersebut mencapai Rp.10.000 perkilonya. Rahma salah seorang pedagang Cabai di Pasar Baru Panyabungan membeberkan kenaikan cabai itu naik secara bertahap dalam beberapa hari terakhir. “3 Hari yang lalu masih 60rb perkilonya. […]

expand_less