Senin, 16 Mar 2026
light_mode

Oknum TNI Miliki Kafe Prostitusi di Siantar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
  • print Cetak


MEDAN – Prostitusi di Kafe Nasional di tikungan manis Kelurahan Tong Simarimbun, Kecamatan Siantar Simarimbun, Pematangsiantar, berjalan mulus lantaran keterlibatan oknum TNI. Pekerja seks komersil (PSK) yang ditemui Tribun di Kafe Nasional mengaku aman lantaran ada beking dari oknum berseragam.

”Bahkan pemiliknya juga seorang oknum tentara. Makanya, banyak oknum petugas berpakaian loreng yang datang kemari melakukan penjagaan,” ujar Rd, saat ditemui Tribun, Selasa (25/1/2011) malam. Rekan Rd, Ay mengamini pendapat rekannya.

”Tidak takut karena tempat ini punya tentara yang setiap bulan memberikan setoran kepada aparat lainnya,” ujar PSK asal Medan ini.

Komandan Distrik Militer (Dandim) 0207 Simalungun Letkol (ARM) Anton Arianto Popang berjanji akan mengecek kebenaran anggotanya mengoperasikan dan membekingi kegiatan prostitusi di Kafe Nasional.
“Saya akan lihat dulu kebenarannya di lapangan dan akan memanggil anggota yang membekinginya untuk diberi nasihat. Kalau sudah dinasihati tetap saja menjalankan usaha yang menyalahi aturan, jangan salahkan saya bila dilakukan razia dan menutup tempat itu,” kata Anton, kemarin.

Ia berjanji akan berkoordinasi ke Pemko Siantar untuk mencabut izin Kafe Nasional bila benar losmen tersebut menjadi ajang prostitusi.

Ketua Komisi A DPRD Pematangsiantar Ibnu Harbani mengaku tidak mengetahui ada kegiatan prostitusi di Kafe Nasional, sebab selama ini dewan tidak pernah merestuinya kegiatan ini.

“Saya akan selidiki dan dibahas di Komisi A. Ini sudah mencoreng nama baik Kota Siantar. Dalam waktu dekat saya akan meyurati Pemko khususnya Satpol PP untuk melakukan razia dan pembongkaran,” kata Ibnu, kemarin.

Ia berjanji akan membahas prostitusi di Kafe Nasional dalam agenda paripurna dewan.
”Kalau benar di tempat itu ada prostitusi, maka harus ditertibkan dan dibongkar. Kalau memang losmen tersebut memiliki izin, maka izinnya akan dicabut,” katanya.
Ibnu juga berjanji akan mencari identitas oknum tentara yang menjadi beking kafe ini.

Kakak Beradik PSK Ay (18), PSK di Kafe Nasional, tikungan manis Kelurahan Tong Simarimbun, Kecamatan Siantar Simarimbun, mengatakan tarif per kamar di losmen ini beragam yaitu Rp 50 ribu, Rp 60 ribu hingga Rp 80 ribu. Kamar di losmen ini ada sekitar 20 ruangan.

“Walau pun ada tempat tidur yang disediakan tapi saya lebih memilih tinggal di kos. Di kos lebih nyaman dan teratur hidupnya, kalau tinggal di barak makanannya sesuka hati yang memasak jadi tidak sehat untuk di badan,” katanya, saat ditemui Tribun, Rabu (25/1/2011) malam.

Ia mengaku bekerja di tempat itu sekitar dua tahun bersama adik kandungnya.
”Hasilnya lumayanlah untuk memenuhi kehidupan sehari-hari,” ujar warga Medan ini.
Dia menyebut di setiap kamar sudah ada wanita yang menunggu pelanggan. Tarifnya tergantung negoisasi, ada Rp 350 ribu, dan paling rendah Rp 100 ribu.

Rekannya, Rd (22), mengaku pernah dikejar-kejar polisi saat razia bulan puasa lalu. Dia tertangkap, tapi kemudian dibebaskan.

“Saat razia saya lari lewat jendela dan dalam kondisi tanpa busana,” katanya.
Ia mengatakan semua PSK yang ada di lokasi ini selalu disuntik anti HIV/AIDS setiap bulan.
Sekali suntik Rp 50 ribu dan bagi yang tidak disuntik akan dikenakan denda Rp 300 ribu. Dokter yang menyuntik datang kemari dua kali dalam sebulan.

Rd mengaku menjadi PSK karena sudah cerai dari suami sekitar 2008 lalu.
Pantauan Tribun, losmen Kafe Nasional tidak terlihat seperti tempat prostitusi umumnya. Pagarnya juga tinggi.

Untuk masuk ke losmen tersebut tidak dipungut biaya hanya saja harus minum bir minimal sepasang.
Di lantai bawah disediakan musik yang berdentang keras dan lampu kelap-kelip.
Untuk urusan melepas syahwat, pelanggan harus ke lantai atas. (bey/rif)
Sumber : Tribun

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Acara Buka Puasa Bersama KNPI Madina Butuh Gedung Pemuda

    Gelar Acara Buka Puasa Bersama KNPI Madina Butuh Gedung Pemuda

    • calendar_month Minggu, 21 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengadakan buka puasa bersama dengan sejumlah OKP dan Ormas, sekaligus memberikan santunan anak yatim dalam rangka memperingati Harlah ke-48 KNPI dan HUT ke-66 RI, di Kantor DPD KNPI Madina, Jalan Lidang, Panyabungan, Kamis (18/8). “Menjalin hubungan silaturrahmi antara pengurus DPD KNPI dengan sejumlah OKP dan […]

  • 3.000 Massa Demo ke DPRD Minta Bupati Turun

    3.000 Massa Demo ke DPRD Minta Bupati Turun

    • calendar_month Kamis, 17 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 3.000 massa yang dipimpin Aliansi Ulama-Masyarakat-Pemuda-Mahasiswa melakukan unjukrasa ke DPRD Madina, Kamis (17/1) meminta agar Bupati Madina Hidayat Batubara diturunkan dari jabatannya. Massa tiba di gedung dewan sekira pukul 11.00 WIB dengan mengendarai angkutan kota, sepeda motor dan mobil pribadi. Dihalaman gedung mereka memampangkan spanduk dan poster yang umumnya bertulis […]

  • Pembebasan Lahan Jalan Akses Bandara Kualanamu Capai 98%

    Pembebasan Lahan Jalan Akses Bandara Kualanamu Capai 98%

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Pembebasan lahan di jalan akses Bandara Kualanamu sudah mencapai 98 persen. Namun, pekerjaan jalan akses Bandara Kualanamu masih menemui hambatan dalam pengerjaannya. Hal tersebut dikarenakan beberapa bidang tanah yang totalnya 1,5 km, masih diminta ganti rugi tanahnya oleh penduduk, padahal tanah tersebut milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN). “Beberapa bidang tanah sejumlah 1,5 km […]

  • Bilal Mayit Akan Disantuni Tahun Depan

    Bilal Mayit Akan Disantuni Tahun Depan

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANTAI BARAT (Mandailing Online) – Bilal mayit di desa-desa akan memperoleh santunan berupa dana insentif dari Pemkab Madina, dimulai tahun 2022. Itu diutarakan Bupati Madina, Ja’far Sukhairi Nasution, Jum’at (10/12/2021) di sela menyalurkan santunan uang dari pemerintah daerah kepada kenaziran masjid dan anak yatim di kawasan Pantai Barat Mandailing Natal (Madina). Dia menyatakan, selama ini […]

  • Penduduk Miskin di Tapsel Bertambah

    Penduduk Miskin di Tapsel Bertambah

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Tapsel –  Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Tapanuli Selatan (Tapsel), jumlah penduduk miskin di Kabupaten Tapsel tahun 2013 bertambah 0,23 persen bila dibandingkan tahun 2012 sebesar 11,10 persen. "Jika dibandingkan dengan 4 wilayah kabupaten/kota di kawasan Tabagsel, yaitu Kabupaten Paluta, Palas, Madina dan Kota Padangsidimpuan, jumlah penduduk miskin di Tapsel jauh lebih tinggi," […]

  • SOLUSI ISLAM MENGATASI KRISIS PANGAN

    SOLUSI ISLAM MENGATASI KRISIS PANGAN

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sudah berpekan-pekan krisis minyak goreng melanda Tanah Air sehingga memukul rumah tangga dan para pengusaha kecil menengah. Banyak yang mengantri dan berebut mendapatkan minyak goreng. Harganya pun melambung tinggi. Antrian ini juga sudah menelan korban. Seorang ibu rumah tangga meninggal saat mengantri minyak goreng. Warga bukan saja menghadapi krisis kelangkaan minyak goreng. Sejumlah harga kebutuhan […]

expand_less