Home / Seputar Madina / Panitia: Tournamen Mobile Legends Sudah Mengglobal dan Dilombakan di PON XX Papua

Panitia: Tournamen Mobile Legends Sudah Mengglobal dan Dilombakan di PON XX Papua

Andika Ibrahim Nasution

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Panitia Turnamen Mobile Legends Bupati Cup 1 menyatakan e-sport layak disebut sebagai sport (olahraga).

Panitia merujuk pada sisi ketekunan, unsur pelatih dan fasilitas.

“E-sports ini layak disebut sebagai sport juga karena ini membutuhkan latihan yang tekun, pelatih, dan dukungan semacam fasilitas”, ujar Katua Panitia Tournament Mobile Legends, Andika Ibrahim Nasution dalam rilis pers diterima Mandailing Online, Sabtu (23/4/2022).

Dia menyatakan bahwa Mobile Legends merupakan game MOBA seluler terpopuler di dunia.

Mobile Legends: Bang Bang merupakan game bergenre MOBA besutan Moonton yang bisa dibilang cukup sukses di dunia.

Pasalnya, game tersebut kini telah berkembang cukup pesat terbukti dengan menjamurnya skena kompetitif Mobile Legends yang ada di berbagai belahan dunia.

Bahkan, berkat Mobile Legends, Indonesia jadi trendsetter e-sport atau eSports dunia.

Dominasi tim-tim Indonesia di ajang eSports internasional secara mengejutkan, Indonesia telah berhasil mencatatkan diri sebagai salah satu tim eSports tangguh di gelaran MLBB World Championship (M1) 2019 beberapa waktu lalu.

Pada gelaran yang berlangsung di Malaysia, dua tim eSports tanah air, yakni EVOS dan Rex Regum Qeon (RRQ), mampu tampil gemilang.

Pada gelaran kompetisi Mobile Legends tingkat dunia untuk pertama kalinya itu, kedua tim eSports itu mampu mengalahkan berbagai pesaing dari seluruh dunia.

Tidak hanya itu, EVOS pun dengan mudah menyabet predikat juara.

Ini membuktikan bahwa gamers Mobile Legends memiliki kecerdasan lebih tinggi!

Hasil penelitian mengungkap bahwa game seperti League of Legends, Dota dan Mobile Legends berpengaruh pada IQ seseorang.

Dari sisi ekonomi digital, lanjut Andika, e-sport merupakan salah satu sektor yang berkembang pada digital ekonomi. Ke depan, katanya, pada sektor ini Indonesia harus banyak menciptakan peluang untuk menciptakan produk untuk menguasai pasar dunia.

“Anak muda Indonesia yang sangat hebat juga selalu menanamkan optimisme. Generasi POP ini sangat optimis untuk mengembangkan sektor ini,” katanya.

Pengembangan ekonomi digital, khususnya e-sport Mobile Legend, katanya, adalah salah satu sektor yang sangat berkembang seiring perkembangan ekonomi digital, karena Mobile Legend salah satu e-sport yang sangat banyak peminatnya.

Di berbagai wilayah Indonesia, anak muda itu POP, yakni positif, optimis dan produktif. Fungsi pemerintah memfasilitasi, meregulasi untuk perkembangan yang sangat cepat.

Andika menyataian, pihak yang menyelenggarakan turnamen ini adalah beberapa anak muda Mandailing Natal.

Sementara belum ada yang menjadi sponsor. Tetapi sudah ada yang menjadi media partner kami yaitu Mandailing Populer dan Supported by Dapoer Nenek,” ujarnya.

Editor: Dahlan Batubara

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: