Kamis, 12 Mar 2026
light_mode

Parkir di Panyabungan Semrawut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 20 Sep 2011
  • print Cetak

MADINA-Lokasi parkir kendaraan di sekitar Parkir di Panyabungan Semrawut semrawut terutama di Pasar Lama dan Pasar Baru Panyabungan. Kenderaan baik roda 2, 3 dan roda empat parkir di sembarang tempat dan sejauh ini pemerintah belum mampu menertibkannya.
Amatan METRO, Senin (19/9) banyak warga khususnya warga Panyabungan mengeluhkan kondisi lokasi parkir yang tak jelas di Panyabungan. Misalnya di Pasar Lama, di sepanjang jalan protokol dijadikan sebagai lokasi parkir.

Bahkan satu-satunya bangunan megah yakni Madina Square tertutup akibat kendaraan yang parkir di badan jalan nasional. Bukan itu saja, kurangnya ketegasan dari pemerintah, para pedagang juga terlihat bebas berjualan di sepanjang jalan protokol sehingga merusak keindahan kota.
Sudirman, warga Kayu Jati, Kecamatan Panyabungan kepada METRO mengesalkan tidak adanya lokasi parkir yang jelas di Panyabungan. Setiap kendaraan bebas parkir dimana saja. Ironisnya, ada juga tukang parkir yang memunguti pengendara yang parkir di jalan protokol.
”Kita tak tahu dimana sebenarnya parkir yang jelas, dan tak adanya parkir ini sangat mengganggu tatanan dan keindahan Panyabungan karena di sepanjang pinggir badan jalan nasional ini setiap kendaraan bebas parkir bahkan menjadi foel bagi angkutan umum. Akibatnya sering terjadi kemacetan lalu lintas,” sebut Dirman, Senin (19/9).
Kondisi serupa juga terlihat di Pasar Baru Panyabungan, pinggir jalan keliling pasar yang hanya memiliki lebar sekitar 3 meter itu dipadati semua jenis kendaraan. Bukan itu saja, para pedagang kaki lima di sepanjang parkir itu hingga kini masih tetap beroperasi. Akibatnya badan jalan yang hanya dipakai melintas tak sampai lagi 2 meter tersebut menimbulkan macet setiap waktu dan terjadi desak-desakan, melewati jalan keliling yang hanya sekitar 100 meter butuh waktu setengah jam.
Harapan masyarakat, Pemkab Madina segera mengatasi kondisi ini dengan mengalokasikan anggaran pembangunan lokasi parkir di Panyabungan baik parkir angkutan maupun parkir di lokasi pasar terutama di pasar baru Panyabungan. Karena, sejak pasar baru Panyabungan dibangun pada tahun 2004 lalu hingga kini belum tertata dan masih semrawut.
Kepala Dinas Perhubungan Madina, Harlan Batubara SH saat dikonfirmasi menjelaskan pihaknya telah berulang kali mengupayakan mengatasi hal ini namun pihaknya sangat kesulitan, mengingat belum adanya lokasi parkir yang dimiliki Pemkab Madina. Alasan yang lain disebutkan Harlan mengenai parkir di pasar baru Panyabungan karena para pedagang kaki lima tidak mau pindah ke lokasi berjualan yang telah disediakan.
”Bukan kita biarkan kondisi ini, tetapi telah sering kita upayakan untuk ketertiban kota Panyabungan, namun pemerintah kita belum memiliki lahan untuk dijadikan lokasi parkir. Dan kalaupun membeli lahan kita harapkan untuk anggaran 2012 akan bisa tertampung, dan mengenai pasar baru Panyabungan itu sudah kita lakukan upaya penertiban dan sampai saat ini tak akan bisa ditertibkan. Hanya satu caranya yaitu dengan memindahkan pedagang yang jualan di pinggir jalan agar pindah ke pasar belakang,” pungkas kadis. (wan/mer)

Sumber : metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Naik Darah Tinggiku Ngurus Kartu Keluarga di Pemkab Madina Ini”

    “Naik Darah Tinggiku Ngurus Kartu Keluarga di Pemkab Madina Ini”

    • calendar_month Senin, 15 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    “Katanya bupati sekarang berjanji pelayanan ngurus KTP sama Kartu Keluarga mudah untuk rakyat Madina. Apanya yang mudah. Susahnya bikin darah tinggi saya naik,” kata Sarimuddin, warga Desa Gunung Tua Lumban Pasir, Kecamatan panyabungan, Sabtu (13/8) lalu di warung tak jauh dari Dinas Dukcapilsosnakertrans Madina. Betapa tidak naik pitam, sejak hari Rabu (10/8/2016) dia mengurus Kartu […]

  • Merasa Dirugikan, Tiga Cakades Lubuk Samboa Akan Laporkan Panitia Pilkades ke Polisi

    Merasa Dirugikan, Tiga Cakades Lubuk Samboa Akan Laporkan Panitia Pilkades ke Polisi

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online ) – Merasa dirugikan, 3 Calon Kepala Desa di Lubuk Samboa Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal ( Madina ) berencana laporkan Ketua Panitia Pilkades ke Polisi, pasalnya, Calon Kades atas nama Sulpahri Lubis yang juga sebagai pemenang pada Pilkades 21 Agustus lewat diduga telah melakukan pembohongan publik terkait Berkas nya sebagai Cakades. Arisman […]

  • Anggaran Makan Minum Acara Rapat di Disdikbud Madina naik 2 Miliar dari Tahun 2024

    Anggaran Makan Minum Acara Rapat di Disdikbud Madina naik 2 Miliar dari Tahun 2024

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Fantastis, anggaran makanan dan minuman kegiatan rapat di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) tahun anggaran 2025 Senilai Rp. 2.435.883.300. Angka ini naik dibanding tahun 2024 lewat yang dialokasikan hanya senilai Rp.428.506.000. Data yang didapat menyebutkan tahun 2025 ini ada 26 item mata anggaran untuk kegiatan belanja […]

  • Batang Angkola Surplus Beras 70,14 Ton

    Batang Angkola Surplus Beras 70,14 Ton

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bupati : Mari Tanam Serentak TAPSEL-Bupati Tapsel, H Syahrul M Pasaribu mengajak seluruh petani sawah untuk kembali menerapkan pola tanam serentak. Dengan sistem ini dapat meningkatkan hasil panen dan menghindarkan tanaman padi dari serangan hama. “Musuh utama petani di Batang Angkola ini adalah hama tikus. Minimal sekali dua minggu masyarakat bergotong-royong memburu tikus. Tapi yakinlah, […]

  • Hari Pertama Puasa, Pasar Pabukoan Masih Sepi

    Hari Pertama Puasa, Pasar Pabukoan Masih Sepi

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hari pertama pasar parbukoan yang digelar di Kota Psp tepatnya di areal City Walk, Senin (1/8) belum terlalu ramai, baik itu pedagang maupun pembeli yang datang. Bahkan sebagian lapak masih belum juga diisi oleh pedagang. Borneo-Tapsel “Masih hari pertama, pedagang juga masih banyak yang belum mengisi lapaknya, makanya hari pertama ini masih agak sunyi,” kata […]

  • Bareng Franda, Norman Jadi Polisi Lagi

    Bareng Franda, Norman Jadi Polisi Lagi

    • calendar_month Senin, 9 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NORMAN memang diberhentikan dengan tidak hormat oleh kepolisian, tempatnya mengabdi sebelum terjun ke dunia hiburan. Namun, itu tidak berarti bahwa dia tidak bisa lagi menjadi bagian dari institusi tersebut. Tentu hal itu tidak terjadi dalam kehidupan nyata. Dia hanya bisa melakukannya dalam film. Hal tersebut terlihat di film Xia Aimei yang diperankan Franda. Dalam film […]

expand_less