Home / Berita Nasional / Pasaman Barat Akan Jadi Sentra Produksi Ikan Laut

Pasaman Barat Akan Jadi Sentra Produksi Ikan Laut

SIMPANG AMPEK : Pasaman Barat, satu wilayah berada di kawasan pantai barat Sumatera Barat memiliki potensi besar bidang perikanan, dan optimis punya prospek cerah untuk dikembangkan menjadi sentra produksi ikan laut terbesar di provinsi itu.

Bupati Pasaman Barat Baharuddin di Simpang Ampek berjarak 200 km dari Kota Padang, mengatakan, ada lima kecamatan berada di kawasan pantai yang selama ini sentra produksi perikanan laut, ke depan menjadi sasaran untuk dikembangkan.

Lima kecamatan itu, yakni kawasan pesisir Jorong Mandiangin Kecamatan Kinali, Kecamatan Sasak, Kecamatan Sungai Aur, Kecamatan Koto Balingka, dan Aia Bangih Kec Sungai Beremas.

“Sudah menjadi tekad, kawasan pesisir pantai itu dikembangkan lebih optimal, yang diharapkan mampu memberikan kontribusi cukup besar bagi peningkatan kesejahteraan nelayan setempat,” katanya di Simpang Ampek, Minggu 29 Januari 2012.

Tercatat sepanjang 152 kilometer kawasan pesisir pantai di Pasaman Barat, satu kabupaten terpanjang wilayah pantai di Sumatera Barat.

Pasaman Barat, satu sentra produksi ikan laut itu, memiliki potensi 100 ribu ton, dan tiap tahunnya menghasilkan ikan 80.971 ton.

Tujuan pasar produksi ikan lautnya, selain memenuhi pasaran lokal (Sumatera Barat) juga ditujukan ke sejumah kota di Sumatera, yakni provinsi tetangga Sumatera Utara, Jambi, Riau dan Sumatera Selatan.

“Dalam tahun ini (2012–red) kita akan bangun pangkalan pendaratan ikan (PPI) di Sasak dan Aia Bangih, guna membantu dan memperlancar proses jual beli ikan hasil tangkapan nelayan serta kebutuhan bibit ikan,” katanya.

Hasil tangkapan nelayan langsung ditawarkan kepada konsumen, satu cara agar harga jual lebih bersaingan dan mengikuti perkembangan harga pasar yang terus berfluktuasi itu.

“Saya optimis keberadaan pasar lelang akan mampu memperbaiki posisi harga jual hasil tangkapan nelayan,” katanya dan menambahkan, pendapatan nelayan secara bertahap akan membaik.

Tak kalah pentingnya, kata bupati, keberadaan tempat pelelangan ikan, akan memberikan kontribusi bagi pendapatan daerah, guna pembiayaan pembangunan sektor perikanan di wilayah pesisir pantai itu.

Dalam kawasan tempat pelelangan ikan nantinya, optimis akan hadir sejumlah pedagang besar termasuk berasal dari sejumlah kota di Sumatera, khususnya pedagang dari kota dan kabupaten provinsi tetangga Sumatera Utara, Jambi, Riau dan Sumatera Selatan.

Selain itu, juga ikut serta bertransaski pedagang besar dari kota-kota di Sumatera Barat.(antara)

Comments

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: