Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Pasokan Terbatas, Harga Beras Mahal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
  • print Cetak


SIPIROK- Harga berbagai jenis di Pasar Sipirok, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel, mahal. Dalam sebulan terakhir harga beras bertahan sekitar Rp160 ribu per kaleng (16 kg). Padahal, akhir Desember harga beras masih Rp140 ribu per kaleng.
Menurut sejumlah pedagang, harga beras yang mahal dipicu pasokan gabah dari petani di wilayah Sipirok terbatas. Pasokan terbatas disebabkan petani menyimpan gabah dan menjual beras pada pengumpul ketika belum masuk masa panen. Salahsatu penampung dan pengecer berbagai jenis beras di Pasar Sipirok, UD Irpan, kepada METRO, Jumat (4/2), mengatakan, kenaikan harga sudah beberapa kali terjadi dan bertahan dalam sebulan terakhir.
“Sebenarnya sudah beberapa kali mengalami kenaikan. Namun, harga lebih tinggi sudah berlangsung dalam sebulan terakhir,” sebutnya.
“Biasanya, seminggu kita bisa mengumpul 500 kaleng. Tapi, kali ini hanya 100 kaleng, terkadang tak sampai,” tambahnya.
Ia menambahkan, beras yang dikumpul sebagian akan dijual kepada toke atau pedagang dari wilayah lain, seperti Psp. Namun, dengan berkurangnya pasokan beras dari warga, beras tersebut hanya untuk diecer pada warga (pembeli) eceran di Sipirok saja.
“Kita tak bisa lagi mengoper ke daerah lain. Untuk kebutuhan di sini saja sudah kurang,” sebutnya.
Adapun harga beras yang berhasil dicatut METRO adalah, beras Silatihan Rp160 ribu per kaleng sebelumnya Rp140 ribu per kaleng. Siporang Rp150 ribu per kaleng dari Rp130 ribu per kaleng. Ciherang, 64, Siramos, Sipulo Pandan dan jenis lainya Rp140 ribu per kaleng dari Rp120 ribu per kaleng.
Sementara itu, Kepala Badan Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Sipirok, Porkas Harahap, kepada METRO, Jumat (4/2), mengatakan, kenaikan harga bukan lah semata-mata disebabkan berkurangnya pendapatan petani pada tahun ini, tetapi memang secara nasional harga beras melambung tinggi.
“Belum tentu pendapatan (produksi) petani menurun. Sebab, belum kita evaluasi. Nanti lah kita evaluasi dulu apakah memang menurun. Tetapi kenaikan harga tidak terlalu berpengaruh dengan menurunnya hasil petani di wilayah kita. Tapi, memang kondisi harga beras secara umum naik,” terangnya. (ran)
Harga Beras di Pasar Sipirok
Nama Satuan Sekarang Sebelum
Silatihan per kaleng Rp160 ribu Rp140 ribu
Siporang per kaleng Rp150 ribu Rp130 ribu
Ciherang per kaleng Rp140 ribu Rp120 ribu
Jenis 64 per kaleng Rp140 ribu Rp120 ribu
Siramos per kaleng Rp140 ribu Rp120 ribu
Sipulo Pandan per kaleng Rp140 ribu Rp120 ribu
Sumber: Sejumlah Pedagang
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terpidana Kasus Tambang Ilegal di Madina Tak Kunjung Dieksekusi

    Terpidana Kasus Tambang Ilegal di Madina Tak Kunjung Dieksekusi

    • calendar_month Jumat, 26 Mei 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN( Mandailing Online) : Terdakwa Zulkipli alias Jaopuk berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Mandailing Natal (Madina), Sumut, nomor 210/ PID.SUS/2022/PNMDL, dovonis 1 bulan 15 hari karena terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penambangan tanpa izin, namun terpidana tak kunjung dieksekusi jaksa dengan alasan terpidana keadaan sakit. Kasipidum Kejaksaan Negeri Madina Riamor Bangun […]

  • Satpol PP Tendangi Massa PP

    Satpol PP Tendangi Massa PP

    • calendar_month Jumat, 6 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Terjadi Saat Unjuk Rasa di Dinkes dan Kantor Bupati Unjuk rasa massa Pemuda Pancasila di Dinas Kesehatan Madina dan kantor bupati, Kamis (5/1) pagi, berlangsung ricuh. Massa dan Satpol PP terlibat bentrok. Mereka saling dorong. Seorang pendemo dipukul dengan pentungan. Pendemo lainnya, ditendangi. Ratusan pengunjuk rasa tiba di kantor Dinkes sekitar pukul 11.15 WIB dengan […]

  • MUI Langkat Minta Sikap Konkrit Atasi Kemaksiatan

    MUI Langkat Minta Sikap Konkrit Atasi Kemaksiatan

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Langkat : Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Langkat meminta pihak berwenang dan terkait untuk merumuskan sikap konkrit berupa kebijakan mengatasi berbagai bentuk kemaksiatan yang semakin memprihatinkan di daerah setempat. “Perlu sikap konkrit atas kemaksiatan yang selain telah melanggar norma agama, juga menciderai Langkat sebagai bumi religius,” kata H Saleh Hamid, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Langkat […]

  • Pemkab Madina Safari Ramadhan

    Pemkab Madina Safari Ramadhan

    • calendar_month Minggu, 7 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Untuk menjalin tali silaturahim dan ukhuwah sesama umat muslim selama bulan puasa, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melakuan Safari Ramadhan diawali dengan mengunjungi Kecamatan Siabu sebagai pintu gerbang Madina di Balai Desa Kecamatan Siabu, Rabu (03/08/2011). Tim Safari Ramadhan dibagi dalam 8 tim. Masing-masing tim diketuai Bupati Madina Hidayat Batubara, Wakil Bupati Dahlan Hasan […]

  • Dinalai Pemda Tidak Tegas, Pedagang Pasar Bioskop Datangi Kantor Bupati Madina

    Dinalai Pemda Tidak Tegas, Pedagang Pasar Bioskop Datangi Kantor Bupati Madina

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pedagang pasar lama yang dipindahkan ke lokasi bangunan pasar exs bioskop jum’at 01/8/2025  sambangi Kantor Bupati Madina di komplek perkantoran bukit payaloting aek godang parbangunan. Mereka hendak menyampaikan keluhan pada bupati terkait kondisi pasar yang baru mereka tempati Rata rata mereka yang datang kaum ibu. Mereka menilai Pemkab Madina tidak tegas […]

  • Jangan Harap Kota Panyabungan Bisa Bersih

    Jangan Harap Kota Panyabungan Bisa Bersih

    • calendar_month Senin, 10 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Selama ini warga Panyabungan selalu mengeluh soal sampah. Dari tahun ke tahun, kota ini tetap sulit untuk bersih. Sampah masih banyak berserak di sudut-sudut kota penyebab ibukota Kabupaten Mandailing Natal ini relatif kumuh. Bahkan, sudah banyak warga Panyabungan yang merasa pesimis terhadap kemampuan pemerintah daerah menjadikan kota Kipang ini bebas dari […]

expand_less