Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

Pembunuh Hj Sakinah & Anaknya Berkeliaran

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
  • print Cetak


MADINA-Sudah hampir lima bulan peristiwa pembunuhan ibu dan anaknya, yakni Hj Sakinah Rangkuti (81) dan Halimahannum Lubis (55). Namun, hingga Kamis (3/2), Polres Madina masih belum menangkap pembunuh sadis tersebut.
Peristiwa pembunuhan itu terjadi di Kelurahan Dalan Lidang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Madina, Minggu (19/9) lalu. Polisi mengaku, ada sedikit kesulitan untuk mengungkap pelaku pembunuhan, yakni rusaknya tempat kejadian perkara (TKP) saat polisi tiba.
Kapolres Madina AKBP Hirbak Wahyu Setiawan SIK saat dikonfirmasi METRO melalui Kasubbag Humas AKP E Banjarnahor, Kamis (3/2) menyebutkan, hingga Kamis (3/2), Polres Madina belum menetapkan siapa tersangka di balik pembunuhan ibu dan anak yang terjadi bulan September lalu atau sekira sepekan usai lebaran. Namun, Banjarnahor menegaskan, pihaknya akan terus melakukan penyelidikan kasus tersebut.
Kendala yang dihadapi polisi dalam mengungkap pelaku pembunuhan itu, sebut Banjarnahor, adalah kondisi TKP yang telah rusak. Artinya, saat didatangi polisi dan hendak dilakukan olah TKP, kondisi TKP sudah tak sediakala.
“Seperti barang-barang yang ada di rumah sudah berubah tempat, dan juga telah banyak orang yang masuk sebelum polisi tiba di tempat. Sehingga kita kesulitan dalam mengungkap siapa pelakunya. Hingga saat ini belum ada tersangkanya,” terangnya.
Perwira dengan pangkat tiga balok kuning di pundaknya itu berharap kepada seluruh masyarakat, baik yang berdomisili di Kabupaten Madina ataupun di luar Madina yang mengetahui kasus pembunuhan tersebut, agar melaporkannya ke Polres Madina. Setidaknya, ada bahan atau petunjuk untuk kelanjutan kasus tersebut bagi polisi.
Ditambahkannya, kasus itu tidak akan pernah ditutup atau kedaluwarsa. Siapa dan dimanapun pelakunya berada, polisi akan menangkap dan melanjutkannya asal ada petunjuk yang jelas.
“Tak ada kata kasus ditutup karena kita masih terus proses. Hanya saja sesuai peraturan, waktu pengusutannya sekitar 18 tahun,” bebernya lagi.
Seperti diberitakan sebelumnya, keterangan yang diperoleh METRO di TKP serta sejumlah saksi, kedua mayat korban ditemukan pada Minggu sore (19/9) sekira pukul 18.00 WIB. Awalnya, keluarga memperoleh kabar dari Romi (34), seorang pegawai di Pemkab Madina, warga Medan dan mengekos di rumah korban.
Romi saat itu mengaku kalau dirinya baru pulang mudik dari Medan dan tiba di rumah korban atau lokasi kejadian pada Minggu pagi sekira pukul 10.00 WIB. Setibanya di rumah korban, kondisi pintu dan jendela rumah terkunci, sedangkan lampu yang ada di luar rumah tetap menyala. Saat itu dirinya memanggil ibu kosnya dari pintu depan dan belakang rumah, namun tak ada yang menyahut.
Ditambahkan Romi, ketika dalam perjalanan dari Medan ke Panyabungan, dirinya sempat beberapa kali menelepon ke ponsel milik korban, namun tidak aktif. Pesan singkat juga telah dikirimkannya untuk memberitahukan jika dirinya sudah di jalan menuju rumah, namun tidak dibalas.
Erwin (33), yang masih memiliki hubungan keluarga dengan korban bersama tetangganya, Adek (20), tiba di TKP sekitar pukul 17.00 WIB. Di mana Erwin, Adek dan warga lain berusaha untuk masuk ke dalam rumah, karena kondisi rumah terkunci dan lampu masih hidup. Saat itu juga mereka mendobrak pintu samping dengan merusak badan pintu dan membukanya dengan anak kunci yang masih ada. Alangkah terkejutnya warga, saat pintu berhasil dibuka atau tepatnya di depan pintu, warga melihat Halimah dalam kondisi tak bernyawa lagi dengan berlumuran darah, dan jenazah ibunya Hj Sakinah Rangkuti di kamar tidur. (wan)
Sumber : Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Nonton Debat, Fahrizal Sebut Saipullah Calon Bupati Kelas Menteri

    Usai Nonton Debat, Fahrizal Sebut Saipullah Calon Bupati Kelas Menteri

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALUTA (Mandailing Online) – Ketua DPD Partai Hanura Mandailing Natal (Madina) Fahrizal Efendi Nasution menilai wawasan dan pengalaman birokrasi calon bupati Madina nomor urut 2, H. Saipullah Nasution, boleh dibilang sudah sekelas menteri. Dia menyampaikan penilaian itu usai menonton debat publik Pilkada Madina 2024. “Wawasan dan pengalaman Saipullah itu boleh kita bilang sudah sekelas menteri,” […]

  • Pelaksanaan Pilkades 2022 Dimajukan

    Pelaksanaan Pilkades 2022 Dimajukan

    • calendar_month Selasa, 13 Des 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gonjang-ganjing terkait jadwal Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tahun 2022 terjawab sudah. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Mukhsin Nasution mengatakan sesuai hasil rapat dengan Forkopimda, Pilkades 2022 dipercepat satu hari. Dengan demikian, jadwal yang sebelumnya disepakati tanggal 20 Desember bergeser menjadi 19 Desember 2022. “Untuk jadwal Pilkades 2022 sesuai hasil […]

  • Kadis PU Dituding Ingkar Janji, Realisasi PAPBD Makin Mengkhawatirkan

    Kadis PU Dituding Ingkar Janji, Realisasi PAPBD Makin Mengkhawatirkan

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kerumitan pelaksanaan PAPBD 2-14 Mandailing Natal (Madina) di sektor fisik makin parah. Selain waktu pelaksanaan diperkirakan tak mencukupi sampai 20 Desember 2014, kasus dugaan pengutipan uang pun mulai mengemuka. Kondisi ini dikhawatirkan akan memacetkan realisasi PAPBD (Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) di sektor konstruksi, sebab ditengah banyaknya masalah, timbul […]

  • SD 126 Gunung Baringin Tak Berkualitas, Warga Surati Bupati

    SD 126 Gunung Baringin Tak Berkualitas, Warga Surati Bupati

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) : Masyarakat Kelurahan Gunung Baringin menyurati Bupati Mandailing Natal (Madina) mengeluhkan manajemen di SD Negeri 126 Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur, yang dinilai tak meningkatkan kualitas pendidikan. Surat masyarakat itu tertanggal 15 September 2015 yang ditandantangani 124 orang dan 11 tokoh masyarakat dan lembaga masyarakat. “Sesuai dengan pengamatan dan penilaian serta penemuan […]

  • B A B I A T (Episode 1)

    B A B I A T (Episode 1)

    • calendar_month Kamis, 14 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Karya: Halak Kotanopan Sudah hampir sebulan ini masyarakat di beberapa kampung di Mandailing dicekam ketakutan. Tidak ada anak anak yang berkeliaran diluar rumah. Apalagi anak anak yang bermain di pinggiran sawah. Lambaian padi yang menguning justru seolah menyimpan ancaman untuk mereka. Bunyi gesekan dedaunan yang ditiup angin bisa mebuat mereka merinding. Begitu matahari mulai tenggelam, […]

  • Bupati Madina Diminta Tertibkan Kendaraan Dinas

    Bupati Madina Diminta Tertibkan Kendaraan Dinas

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Penjabat (Pj) Bupati Mandailing Natal (Madina) Ir Aspan Sofyan diminta menertibkan penggunaan kendaraan dinas. Pasalnya, kendaraan dinas itu,baik roda dua maupun roda empat beroperasi di luar jam kantor, bahkan dipakai bukan orang yang berhak menggunakannya. Demikian dikatakan Wakil Ketua DPC PKB Madina Abdul Waris Ray kepada MedanBisnis, Senin (25/10), di Panyabungan. “Kita berharap agar […]

expand_less