Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

Pemekaran Pantai Barat Ditagih

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 19 Jan 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masyarakat Pantai Barat kembali menagih realisasi pendirian kabupaten baru pemekaran dari Kabupaten Mandailing Natal.

Masyarakat menilai, dengan pemekaran ini akan mengeluarkan mereka dari keterisoliran.

Sekretaris Gerakan Mahasiswa Pantai Barat Bersatu (Gema PBB) M Fadri Lubis, Minggu (18/1) yang dilansir surat kabar Metro Tabagsel mengatakan, masyarakat Pantai Barat saat ini mulai menagih realisasi pemekaran Kabupaten Pantai Barat Mandailing, mengingat janji wakil rakyat di Senayan dulunya hanya menunda bukan membatalkan.

“Masyarakat sangat berharap pemekaran Pantai Barat bisa diterima pada paripurna DPR RI akhir periode 2009-2014 yang lalu, namun keputusan paripurna itu tidak sesuai dengan yang diharapkan masyarakat, karena keputusannya adalah menunda. Dan saat ini masyarakat mengingatkan kembali supaya DPR RI serta Pemerintah Pusat mengabulkan keinginan masyarakat ini,” ujar Fadri.

Fadri mengatakan, kehidupan masyarakat di Pantai Barat sangat memprihatinkan, meskipun hasil bumi dari sana sangat kaya, terutama di bidang perkebunan dan laut. Namun, kekayaan dan potensi alam yang dimiliki daerah itu tidak bisa mendukung peningkatan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.


“Itu terbukti dari banyaknya desa-desa terisolir dan warga miskin. Di sisi lain, masyarakat juga kesulitan melanjutkan pendidikan, pelayanan kesehatan yang belum maksimal. Karena itulah, masyarakat berharap, pemekaran Pantai Barat diyakini dapat merubah hidup masyarakat lebih sejahtera,” sebutnya.

Menurut Fadri, jika ditinjau dari persyaratan, Pantai Barat sudah memenuhi secara administratif dan persyaratan lainnya. Apalagi jika ditinjau dari jumlah penduduk dan dan hasil bumi di enam kecamatan yaitu Lingga Bayu, Ranto Baek, Sinunukan, Batahan, Natal, dan Muara Batang Gadis.

“Kalau persoalan persyaratan tidak ada lagi yang dipersoalkan, masyarakat saat ini hanya menunggu iktikad baik dari Pemerintah Pusat dan DPR agar mengesankan pemekaran Pantai Barat,” tambahnya.

Seperti diberitakan belum lama ini, Kepala Bidang Data pada Dinas Kependudukan, Capil, Sosial Nakertrans Pemkab Madina, Seri Suasni menyampaikan, jumlah penduduk di enam kecamatan di Pantai Barat ada sebanyak 121.141 jiwa dari 113 desa/kelurahan.

Dengan rincian untuk Kecamatan Lingga Bayu  ada 19 desa/kelurahan dan jumlah penduduknya ada 25.480 orang. Kecamatan Batahan ada 18 desa/kelurahan dengan jumlah penduduk sebanyak 19.982 orang. Kecamatan Natal ada 30 desa/kelurahan dengan jumlah penduduk 28.557 orang. Kemudian Kecamatan Muara Batang Gadis ada 14 desa/kelurahan dengan jumlah penduduk sebanyak 16.865 orang.

Kecamatan Ranto Baek ada 18 desa/kelurahan dengan jumlah penduduk 12.554. Selanjutnya Kecamatan Sinunukan ada 14 desa/kelurahan dengan jumlah penduduk 17.703 orang.

Sementara, sumber penghasilan masyarakat pada dasarnya adalah berkebun seperti kebun karet, kakao, sawit, kelapa, dan banyak juga sebagai nelayan, karena daerah Pantai Barat memiliki laut lepas seluas 170-an kilometer yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia. Dan sebagian masyarakat bekerja sebagai buruh dan karyawan pada sejumlah perusahaan sawit di daerah itu, baik perusahaan milik swasta, perusahaan milik pemerintah seperti PTPN 4, dan PT Perkebunan Sumatera Utara, dan ada sekitar 17 perusahaan perkebunan di daerah Pantai Barat.

Sumber: Metro Tabagsel

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Tangga Patah Karena Ketiadaan Islam Kaffah

    Rumah Tangga Patah Karena Ketiadaan Islam Kaffah

    • calendar_month Sabtu, 3 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Ummu Taqiyya Aktivis, alumni Komunitas Menulis Online, tinggal di Tapanuli Utara Hidup di dalam sistem yang berlandaskan kapitalisme-sekuler semakin menyengsarakan kehidupan manusia. Bagaimana tidak? Sistem ini hanya menerapkan hukum sesuai hawa nafsu berdasarkan akal manusia, memisahkan agama dari kehidupan, mencampakkan hukum dari Tuhan sehingga problematika kehidupan kian hari kian parah, masalah bertambah tanpa ada […]

  • Maret Berdarah di Sumatera Timur

    Maret Berdarah di Sumatera Timur

    • calendar_month Kamis, 24 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tanah itu tak luas. Ukurannya hanya sekitar 2 x 3 meter. Kondisinya tampak tak terurus. Rumput tumbuh sembarang. Lokasinya berada di halaman depan Masjid Raya Tuan Ahmadsyah, Tanjung Balai, sekitar empat meter dari bangunan masjid. Tak banyak orang yang tahu bahwa tanah tersebut adalah sebuah kuburan massal. Sebanyak 73 nama terpahat di nisan tersebut. Mereka […]

  • Pejabat Pemkab Madina Tembak Warga Pakai Pistol

    Pejabat Pemkab Madina Tembak Warga Pakai Pistol

    • calendar_month Senin, 13 Feb 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PUNCAK SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Seorang pejabat di Pemkab Mandailing Natal berinisial G dilaporkan ke polisi atas tuduhan menembak warga Desa Hutanamale menggunakan pistol. G dilaporkan menembak seorang warga Hutanamale, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada Minggu dini hari (12/2/2017) di satu warung kopi di desa itu. Warga yang ditembak bernama […]

  • Bupati Madina Himbau PTPN IV Serahkan Plasma Kepada Warga

    Bupati Madina Himbau PTPN IV Serahkan Plasma Kepada Warga

    • calendar_month Kamis, 19 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATAHAN (Mandailing Online) – Bupati Madina Dahlan Hasan menhimbau agar PTPN IV memberikan areal plasma kebun sawit kepada warga Desa Batu Sondat Kecamatan Batahan. Itu dinyatakan bupati ketika melakukan kunjungan kerja di Batahan, Rabu (18/11) didampingi Mudir Ponpes Mustofawiyah Purba Baru H Mustafa Bakhri dan anggota DPRD Madina Suandi Lubis yang dihadiri beberapa manager PTPN […]

  • Kapoldasu: Polisi Harus Jadi Pengayom Masyarakat

    Kapoldasu: Polisi Harus Jadi Pengayom Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 17 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kapolda Sumut Irjen Polisi Drs.Ngadino, SH.MM menekankan kepada Polres Madina bahwa polisi harus menjadi pengayom bagi masayarakat. “Sebagai polisi, kita harus memahami jati diri kita sebagai polisi yang merupakan pelindung, pengayom masyarakat,” katanya, Senin (16/11) pada pengarahannya dalam kunjungan kerja ke Mandailing Natal. Kedatangan Kapolda didampingi Dir intel Polda Sumut, Kombes […]

  • Saifullah Mangkir,Bawaslu Madina : Semua Masih Berproses

    Saifullah Mangkir,Bawaslu Madina : Semua Masih Berproses

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online) – Informasi yang beredar,Saifullah Nasution Calon Bupati Mandailing Natal ( Madina) mangkir dalam panggilan ‘penyidik’ Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) Madina terkait laporan LHKPN dirinya. Sumber menyebutkan, Saifullah dijadwalkan dimintai keterangan oleh divisi Penindakan Bawaslu Madina Rabu (20/11/2024), namun yang bersangkutan tidak hadir hingga batas waktu yang ditentukan. Terkait hal tersebut,Bawaslu […]

expand_less