Minggu, 15 Feb 2026
light_mode

Pemkab dan DPRD Madina Akan Bahas Perubahan Sewa Pasar Baru Panyabungan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
  • print Cetak

Bupati Madina Saipullah Nasution saat berdialog dengan pedagang di Pasar Baru Panyabungan, Selasa (30/9/2025). (Foto: Mandailing Online/Dahlan Batubara)

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) dan DPRD akan duduk bersama mengevaluasi peraturan daerah tentang Pasar Baru Panyabungan terutama poin peluang penurunan besaran sewa kios.

Itu dikatakan bupati Madina Saipullah Nasution menjawab wartawan usai melakukan dialog dengan pedagang di Pasar Baru Panyabungan, Selasa (30/9/2025).

Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis serta wakil ketua Miftahulfalah dan anggota DPRD lainnya hadir di acara dialog itu.

Rencana duduk bersama itu akan membahas celah bagi perubahan besaran sewa kios dan los. Juga poin tentang rentang waktu cicilan pembayaran.

Dalam dialog itu para pedagang berharap pemerintah daerah menurunkan besaran sewa kios dan los. Permintaan pedagang itu berdasar kesulitan yang dihadapi pedagang akibat tren melemahnya daya beli masyarakat akibat kelesuan perekonomian.

Biaya sewa selama ini diatur oleh peraturan daerah (perda). Oleh karena itu, perubahan besaran sewa juga harus dengan perda.

“Sebagian dari yang menyewa kios di dalam pasar baru ini mengharapkan adanya penurunan sewa, ya. Itu wajar karena merasakan mungkin saat ini daya beli masyarakat turun,” ujar bupati.

“Nah, untuk menurunkan itu, tentu saya harus bersama dengan pak ketua dewan dan anggota dewan untuk membahas itu karena ada perda-nya, ya,” imbuh bupati.

​”Apakah ada ruangnya kita untuk menurunkan atau tadi kita bisa ringankan, bagaimana bisa dicicil, bisa dibayar secara per termin, sehingga nanti bisa mengurangi beban mereka,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis menyatakan bahwa perubahan perda adalah sebuah solusi.

“Kita akan meminta pemerintah daerah secepat mungkin mengajukan usulan (perubahan perda) ke DPRD”, katanya.

“​Itu kan menjadi satu solusi bahwa kalau ada permintaan dari pemerintah untuk mengevaluasi kembali tentang  kebijakan yang telah ditetapkan, ya, itu harus kita lakukan,” imbuhnya.

“​Selama itu tidak menabrak aturan yang ada dan tidak menimbulkan permasalahan yang baru, ya, tidak ada ceritanya bahwa itu tidak bisa dilakukan. Itu pasti akan kami lakukan,” ujar Erwin.

Karena, menurutnya, perda yang berhubungan dengan Pasar Baru Panyabungan dulunya usulan dari pemerintah daerah.

Erwin menyatakan bahwa tidak etis DPRD mengajukan inisiatif perubahan perda Pasar Baru Panyabungan, karena perda itu dulunya diusulkan pemerintah daerah.

“Ya, kita harus tetap menghargai itu, dan tidak boleh kita membuat perbedaan antara perda yang diusulkan oleh pemerintah atau inisiatif DPRD,” lanjut Erwin.

“Ini kan untuk kepentingan masyarakat, maka kita akan duduk bersama dan insyaallah dalam waktu yang tidak terlalu lama itu akan kami lakukan,” kata Erwin.

Di sisi lain, bupati juga menegaskan bahwa akan mengupayakan dalam dua bulan ke depan para pedagang yang berada di lokasi relokasi (belakang komplek Pasar Baru Panyabungan) akan pindah ke komplek pasar baru Panyabungan.

Bupati sudah memerintahkan Disperindag Madina mempercepat penyediaan lapak di komplek pasar Baru Panyabungan bagi pemindahan pedagang itu. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Madina Dukung Pemekaran Sumatera Tenggara

    Warga Madina Dukung Pemekaran Sumatera Tenggara

    • calendar_month Kamis, 5 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendukung sepenuhnya pemekaran Provinsi Sumatera Tenggara. Provinsi Sumatera Tenggara yang terdiri atas Kota Padang Sidimpuan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Madina, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, sangat diidam-idamkan khususnya masyarakat Madina. Demikian disampaikan Anggota DPRD Madina dari PDI Perjuangan Iskandar Hasibuan di Panyabungan, Selasa (03/05/2011). Dikatakannya, pihaknya sangat mendukung rencana pemekaran […]

  • Rakyat Diminta Tabayyun Saat Penista Agama Makin Tumbuh Berkembang

    Rakyat Diminta Tabayyun Saat Penista Agama Makin Tumbuh Berkembang

    • calendar_month Senin, 17 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nonny Handayani Ibu Peduli Generasi Politikus Kapitra Ampera meminta pihak yang melaporkan Ferdinand Hutahaean ke Bareskrim Polri segera mencabut laporannya. Ferdinand Hutahaean sebelumnya dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh DPP KNPI karena cuitan di Twitter yang diduga bermuatan ujaran kebencian mengandung unsur SARA. (jpnn.com,10/01/2021) Bahkan Menag Gus Yaqut pun mendadak membela Ferdinand Hutahaean. Menag […]

  • Pemkab Madina Dihimbau Sediakan Bibit Tanaman Tumpang sari Menyelamatkan Petani Karet

    Pemkab Madina Dihimbau Sediakan Bibit Tanaman Tumpang sari Menyelamatkan Petani Karet

    • calendar_month Kamis, 22 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Madina dihimbau menyediakan bibit tanaman tumpang sari diantara tanaman karet, agar petani karet keluar dari kemiskinan. “Tanaman tumpang sari diantara tanaman karet menjadi solusi agar rakyat Madina yang mayoritas penyadap karet keluar dari kemiskinan akibat harga karet yang senantiasa anjlok,” kata pamerhati perkebunan, Anwar Sadat di Panyabungan, Kamis (22/9). Dikatakannya, […]

  • PUSAT STUDI KEBENCANAAN (bagian 1)

    PUSAT STUDI KEBENCANAAN (bagian 1)

    • calendar_month Selasa, 19 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Moechtar Nasution PENDAHULUAN Dalam berbagai kesempatan diskusi dengan Kasubbag Program BPBD Madina, Raja Nasution-bisa disebut kami tidak lupa membicarakan gagasan untuk melakukan kajian tentang urgensi pendirian pusat studi kebencanaan di Panyabungan sebagai jantung urat nadi pemerintahan dan juga sosial kemasyarakatan. Saya selalu menekankan bahwa persoalan ini bukan terletak pada soal kelayakan atau tidak, […]

  • Hentikan!! Jangan Gadaikan Aqidahmu dengan Perayaan Umat Lain

    Hentikan!! Jangan Gadaikan Aqidahmu dengan Perayaan Umat Lain

    • calendar_month Rabu, 23 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Novida Sari Ketua Forum Muslimah Peduli Mandailing Natal   Warga Nahdlatul Ulama (NU) di Surabaya, Jawa Timur ikut terlibat mempersiapkan kebutuhan perayaan Natal di Gereja Katolik Kristus Raja, Surabaya. Salah satu warga NU yang kerap disapa Ustaz Nur Kholis Saleh, ikut merangkai pohon Natal yang terbuat dari masker dan hand sanitizer. Ustaz yang […]

  • Formasi Guru PAI Hanya Satu, Komisi I Minta Penjelasan Disdik dan BKD

    Formasi Guru PAI Hanya Satu, Komisi I Minta Penjelasan Disdik dan BKD

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi I DPRD Mandailing Natal (Madina) melalui RDP meminta penjelasan dari Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) terkait hanya ada satu formasi guru PAI pada PPPK tahun 2021. Hal ini juga untuk menyahuti kerisauan yang disampaikan Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam (AGPAI) Madina terhadap 73 anggotanya yang lulus […]

expand_less