Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

Pemkab Madina Diminta Serius Gali PAD

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 22 Jan 2013
  • print Cetak



Panyabungan, (MO) –
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal diminta untuk lebih maksimal dan serius menggali potensi pendapatan asli daerah (PAD) untuk pemerataan pembangunan di daerah tersebut. Permintaan itu disampaikan Ketua Fraksi Perjuangan Repormasi DPRD Madina, Binsar Nasution Amd kepada wartawan kemarin di Panyabungan terkait dengan ditetapkan PAD untuk Tahun 2013 sebesar Rp 45 miliar.
Padahal, kata Binsar jika saja pemerintah mau bekerja keras, PAD tahun ini bisa ditetapkan sekitar Rp 60 miliar, mengingat dari berbagai potensi yang ada.

“Kalau kita cermati dari perjalanan pemerintahan ini sejak dimekarkan dari Kabupaten Tapanuli Selatan komponen PAD kita dalam APBD sangatlah rendah. Kita baru mampu menetapkan PAD untuk Tahun 2012 sebesar Rp 40 miliar dengan realisasi rata – rata akhir tahun hanya 20%, walaupun secara keseluruhan tertutupi oleh pendapatan di Dinas Keuangan Daerah,” katanya.

Binsar mengatakan ada beberapa sumber PAD yang bisa dimaksimalkan seperti sumber pendapatan izin mendirikan bangunan (IMB), Galian C, Pertambangan, Retribusi Pasar, Pajak Bumi Bangunan dan BPHTB. “Bila kita melakukan perhitungan potensi yang cermat antara pemerintah dan DPRD maka perlu kita mintakan pihak ke tiga atau konsultan independen dalam penghitungan dan penetapan terget optimal PAD dari potensi yang tersedia,” ujarnya.

Secara riil di lapangan, kata Binsar, harga jual tanah mengalami peningktan secara drastis dari sebelum kabupaten ini terbentuk. Dicontohkan, harga jual tanah di Kecamatan Panyabungan meningkat hingga mencapai 500%. Hal ini bisa dilihat tanah sepanjang jalan Lintas Sumatra dari Desa Gunungtua sampai perkantoran Bupati Madina.

“Saat kita masih tergabung dengan Tapanuli Selatan harga tanah hanya berkisar Rp 5.000 /meter, dan saat ini harga di jalan yang sama sudah ada mencapai Rp 2.500.000 /meter dan paling rendah pada posisi Rp 150.000 /meter. Akan tetapi PBB yang dibebankan masih pada nilai harga tanah Rp 5.000/meter,” jelasnya.(M.Bisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PILKADES TAHUN INI BAKAL PANAS

    PILKADES TAHUN INI BAKAL PANAS

    • calendar_month Selasa, 18 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pilkades serentak di Mandailing Natal tahun ini diperkirakan bakal panas dan jumlah calon kepala desa meningkat drastis. “Itu karena Dana Desa. Kucuran Dana Desa tiap tahun ke setiap desa telah menjadikan jabatan kepala desa menjadi rebutan. Makanya jumlah calon kepala desa bakal naik,” kata Jamal Rangkuti warga Panyabungan kepada mandailing Online, […]

  • Ilegal, Polisi Harus Tutup Tong Pengolahan Limbah Tambang Emas

    Ilegal, Polisi Harus Tutup Tong Pengolahan Limbah Tambang Emas

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA-Mandailing Online: Ternyata tak satupun keluar izin operasional tong raksasa pengolah batuan mengandung emas yang beroperasi di daerah Mandailing Natal ( Madina ). Tercatat salah satu tong raksasa yang menggunakan bahan kimia berbahaya itu adalah milik ND yang beralamat di desa panyabungan jae, kecamatan panyabungan. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( DPMPSTP […]

  • Guru Honorer Dapat Insentif

    Guru Honorer Dapat Insentif

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG : Guru honorer yang mengajar pada sekolah negeri di Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung diberi insentif sebesar Rp400.000/bulan untuk meningkatkan kesejahteraannya. “Guru honor yang mengajar di sekolah negeri diberi insentif Rp400.000 per bulan, namun insentif bisa dikurangi jika kehadirannya juga kurang,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang, Edison Taher di Pangkalpinang, Jumat 26 November […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 35)

    MARSIDAO-DAO (episode 35)

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara Sidung tingon bagas ni Ompung Rosma, na tu bagas ni Muklan parkahanggion ni alai ma Si Siti mangalao, ompa daganakna nanipaiut Si Pikek. Ngada tolap Ompung Rosma be parorot Si Rahim, angke arunna na laing milas situtu dope. I bagas ni Muklan i, iobarkon Si Siti tu dadaboru Si […]

  • Gender: Racun Kapitalisme!!

    Gender: Racun Kapitalisme!!

    • calendar_month Rabu, 31 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Sri Handayani, ST  Guru tinggal di Padangsidempuan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa APBN sebagai instrumen keuangan negara juga mengenali pentingnya kesetaraan gender. Salah satu inisiatif baru pada tahun 2021 adalah mengenalkan sebuah dana alokasi khusus nonfisik yang didedikasikan untuk dana pelayanan perlindungan perempuan dan anak.(16/12/2020 Kemenkeu) Salah satu upaya yang bisa […]

  • Dugaan Rekayasa Penyerahaan Lahan ke PT.ALN Mulai Terbongkar

    Dugaan Rekayasa Penyerahaan Lahan ke PT.ALN Mulai Terbongkar

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dugaan pemalsuan dan rekayasa penyerahan lahan perkebunan kepada PT. ALN mulai terbongkar, dan sejumlah oknum patut diduga terlibat sebagai aktor intelektual dibalik pemalsuan itu. “Kuat dugaan surat dasar lahan yang diserahkan kepada PT. ALN dipalsukan dan direkayasa oleh oknum Kades Tabuyung, oknum Pj. Kades Suka Makmur dan oknum Kades Singkuang II, […]

expand_less