Selasa, 17 Feb 2026
light_mode

Pemkab Madina Memihak PT. ALN?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 6 Mei 2014
  • print Cetak

MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Warga Desa Tabuyung, Singkuang II dan Desa Suka Makmur Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina) Senin (5/5/2014) dalam siaran pers menuntut agar sengketa lahan Koperasi Pengembangan USU (KP USU) dengan PT. Agro Lintas Nusantara (ALN) segera diselesaikan oleh Pemkab Madina.

Ketua Pengawas Koperasi Produsen Maju Bersama Jaya, Desa Tabuyung, Leo David Siregar, S.Sos selaku juru bicara 3 desa itu mengatakan Pemkab Madina terkesan lemah dan lamban dalam menyelesaikan sengketa lahan KP. USU dengan PT. ALN.

Lambannya proses penyelesaian itu disinyalir karena Pemkab Madina diduga lebih memihak kepada PT. ALN.

“Sudah berulang kali kami meminta kepada Bupati Madina baik langsung atau melalui surat maupun media massa agar segera selesaikan sengketa lahan lahan di tempat kami, namun sampai detik ini tidak pernah menemukan hasil, kami mengecam keras bahwa terkait persolan itu Pemkab Madina lemah dalam bertindak untuk rakyat.” kecamnya lantang.

Dia meminta agar penyelesaian sengketa lahan KP. USU dan PT. ALN diselesaikan dengan seadil-adilnya. Hukum ditegakkan agar semua pihak tidak ada yang merasa dirugikan. Jika KP. USU bersalah dan melanggar hukum, tindak dan tegakkan hukum terhadap KP. USU. Jika PT. ALN yang salah juga harus ditindak sesuai hukum, jangan ada pilih kasih.

“Pemkab Madina jangan munafik, mari tegakkan hukum dan utamakan kesejahteraan rakyat. Lihatlah penderitaan rakyat kami yang selalu jadi objek masalah dan termarginalkan, kami tidak bisa terima,” katanya.

Leo mengungkapkan persoalan ini sudah berlarut larut, jika dibiarkan masyarakat yang menjadi korbannya. Di kalangan masyarakat timbul pro dan kontra, telah terjadi tindakan pengrusakan, pemukulan dan pembukaan lahan yang diduga tanpa izin. Masyarakat yang bekerja di KP. USU merintih tak tahu kemana tempat mengadukan nasibnya, dimana aparat penegak hukum, Pemkab Madina yang harusnya mengemban amanah rakyat.

“Bagaimana rakyat mau tentram kalau selama ini PT. ALN masih melakukan cara-cara premanisme dilokasi lahan berperkara. Selama ini masyarakat diam, tapi jika Pemkab Madina tidak dapat menyelesaikan permasalahan ini, kami masyarakat tidak bisa berdiam diri, hari ini kami berjanji harga diri, hak, dan martabat akan kami perjuangkan terus demi tegaknya hukum,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Parwis Batubara, tokoh pemuda Desa Tabuyung mengatakan merasa bingung atas sikap Pemkab Madina yang terkesan bermuka dua, padahal penyelesaian antara KP. USU dan PT. ALN tidaklah serumit yang dibayangkan.

“Saat kunjungan Muspida ke Desa Tabuyung, Bupati berjanji akan menyelesaikan dengan cara penegakan hukum dan seadil-adilnya, namun kenyataannya Bupati Madina justru menandatangani memori banding terkait putusan PTUN atas izin lokasi PT. ALN yang digugat KP. USU, hal ini jelas kontraproduktif dengan pernyataannya yang akan menyelesaikan masalah ini usai pemilu legislative,” ungkapnya.

Menurut Darwis, sikap yang ditunjukkan Pemkab Madina dan aparat penegak hukum selama ini terkait sengketa lahan KP. USU dengan PT. ALN sangat jauh dari prinsif-prinsif pemerintahan yang adil. Misalnya KP. USU dilarang melakukan kegiatan, sementara PT. ALN dibiarkan. Surat bupati tak diindahkan PT. ALN namun tidak ada tindakan tegas Pemkab Madina atas pembangkangan itu.

“Kami ingin hukum ditegakkan seadil-adilnya, masyarakat kami selalu menjadi objek dari setiap permasalahan perkebunan yang ada di Muara Batang Gadis. Cukup sudah penderitaan rakyat akibat kebijakan pemerintahan Madina di masa lalu yang sangat tidak bijak dalam mengemban amanah rakyat. Rakyat selalu jadi korban, untuk itu kami meminta kepada Bupati Madina agar bersikap tegas dan adil sehingga permasalahan ini dapat diselesaikan secepatnya agar masyarakat tidak bingung dan mudah terprovokasi yang pada akhirnya dapat menimbulkan konflik horizontal,” pungkas Parwis.

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Minibus Hantam Rumah Warga di Pidoli

    Minibus Hantam Rumah Warga di Pidoli

    • calendar_month Rabu, 24 Apr 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mobil minibus pengangkut keluarga dengan nomor polisi BH 1748 FS ringsek setelah menghantam rumah warga di jalan Willem Iskandar, Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Rabu (24/04/2024). Informasi yang dihimpun wartawan dilapangan. Roda empat yang dikendarai oleh rombongan keluarga itu beranjak dari Simpang Gambir Kecamatan Lingga Bayu menuju Desa […]

  • Pemkab Madina Optimis Target PAD 700 Juta Sektor Perizinan Terpenuhi

    Pemkab Madina Optimis Target PAD 700 Juta Sektor Perizinan Terpenuhi

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tahun 2016 ini Bagian Perekonomian Pemkab Mandailing Natal memiliki target PAD sebesar 700 juta rupiah dari sektor perizinan HO. Pihak Bagian Perekonomian optimis mampu memenuhi target itu. Sebab, berdasar pengalamannya tahun 2015,  Bagian Perekonomian justru merealisasikannya sebesar 109 % dari target Rp.700 juta. Meski begitu, Pihak Bagian Perekonomian tetap secara rutin […]

  • Janda Miskin Diserang Tumor, Butuh Dermawan

    Janda Miskin Diserang Tumor, Butuh Dermawan

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Nur Hamidah (38) janda miskin menderita serangan tumor ganas di perut. Apa daya, uang tak punya. Warga Desa Gunung Manaon, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut ini hanya berdoa semoga ada dermawan yang datang membantu biaya operasi. Menjawab wartawan di rumah orangtuanya, Selasa (30/6/2020) Nurhamidah menuturkan gejala tumor itu dirasakannya sejak 2 […]

  • Saipullah-Atika Prioritaskan Pembangunan Ekonomi Inklusif Berkelanjutan

    Saipullah-Atika Prioritaskan Pembangunan Ekonomi Inklusif Berkelanjutan

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2 Saipullah Nasution – Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) berkomitmen melanjutkan keberhasilan Pemkab Madina dalam pembangunan ekonomi dan infrastruktur yang inklusif dan berkelanjutan. Pembangunan ekonomi dan infrastruktur yang inklusif dan berkelanjutan ini menjadi program prioritas seperti tertuang dalam poin […]

  • Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah “Mengamuk”

    Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah “Mengamuk”

    • calendar_month Senin, 22 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SINGGUNG KADER PNS YANG NON JOB PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah DR. Saleh Partanonan Daulay dalam pidato pelantikan Pemuda Muhammadiyah (PM) Madina, Sabtu (20/4) bersuara keras soal kader PM yang PNS non job di pemkab. Dia menyatakan bahwa banyak kader-kader Muhammadiyah yang bekerja di berbagai jenis profesi, baik PNS, partai politik […]

  • Sekilas Sejarah Persatuan Perawat Nasional Indonesia

    Sekilas Sejarah Persatuan Perawat Nasional Indonesia

    • calendar_month Rabu, 3 Mei 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) lahir pada tanggal 17 Maret 1974. Kebulatan tekad spirit yang sama dicetuskan oleh perintis perawat bahwa tenaga keperawatan harus berada pada wadah /organisasi profesi perawat Indonesia. Pada masa itu sebelum tahun 1974 organisasi perawat di Indonesia sudah berkembang pesat sesuai dengan zamannya. Sejak zaman penjajahan, perawat Indonesia sudah ada seiring […]

expand_less