Senin, 16 Mar 2026
light_mode

Pemkab Madina Tidak Berwenang Tutup PT Sorikmas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 31 Mei 2011
  • print Cetak


Medan,

Pasca tertembaknya salah seorang warga yang berbuntut pembakaran sejumlah fasilitas perusahaan tambang emas PT Sorikmas Mining, Ahad (29/05/2011) siang kemarin, Pemkab Mandailing Natal (Madina) bertindak cepat. Namun Pemkab Madina tidak berwenang menutup PT Sorikmas Mining.

Hal itu ditegaskan Bupati Madina Aspan Sofian Batubara ketika konfirmasi melalui telepon, Senin (30/05/2011) pagi, mengenai langkah-langkah yang diambil Pemkab Madina pasca terjadinya peristiwa kemarin.

Dijelaskannya, pasca peristiwa tersebut sejumlah tokoh masyarakat langsung dikumpulkan tadi malam. Apalagi pasca peristiwa kemarin, beredar isu polisi akan menyerang masyarakat, sebaliknya masyarakat akan menyerang kantor polsek setempat.

“Pasca kejadian kemarin, kita langsung mengumpulkan tokoh masyarakat tadi malam. Kita minta kepada masyarakat agar tidak mudah termakan isu serta senantiasa menjaga kondusifitas,” ujar Aspan.

Aspan juga menjelaskan, salah seorang warga yang sempat mendapat perawatan di RSUD Panyabungan akibat tertembak aparat telah dibawa pulang orang tuanya. Tindakan tersebut diambil karena korban maupun orang tuanya terlalu banyak ditanyai pihak-pihak tertentu.

Namun ditegaskannya, Pemkab Madina tidak ada rencana menutup PT Sorikmas Mining. Hal itu dikarenakan Pemkab Madina tidak memiliki kewenangan menutup perusahaan tambang, sebab yang mengeluarkan izinnya adalah Presiden.

Diberitakan sebelumnya, aksi damai warga Desa Godang, Kecamatan Siabu, Kabupaten Madina di barak PT SM, Ahad (29/05/2011) siang berakhir rusuh. Seorang ibu rumah tangga, Solopia (17) tertembak di bagian punggungnya, sehingga harus mendapat perawatan medis di RSUD Panyabungan.

Aksi warga yang menolak keberadaan perusahaan tambang emas PT SM, berawal saat sekitar 500 lebih orang warga Desa Godang mendekati areal PT SM, yang berjarak sekitar 3 jam berjalan kaki dari desa mereka.

“Belum sampai kami di lokasi pertambangan, puluhan aparat keamanan sudah melakukan penghadangan. Mereka melakukan penembakan ke udara secara beruntun sehingga kami ketakutan dan lari kocar kacir,” ujar Muhmmad Nuh dari LSM Lembaga Perlawanan Rakyat (LPR) Madina, yang turut ke lokasi pertambangan mendampingi warga.

Dari aksi aparat keamanan ini, seorang ibu rumah tangga bernama Solopia, terkena tembakan di bagian punggungnya, sehingga memancing kemarahan warga. Warga melakukan perlawanan secara beramai-ramai dengan membakar fasilitas milik PT SM seperti ruang pertemuan, kantor serta 10 barak buruh.

“Hanya masjid yang tidak dibakar warga, semuanya hancur, kantor perusahaan, serta sekitar sepuluh barak pekerja, habis dibakar warga,” ujar Nuh. (BS-002)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pokok Pikiran Penguatan Kebudayaan Madina

    Pokok Pikiran Penguatan Kebudayaan Madina

    • calendar_month Kamis, 17 Jan 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabarnya Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal mulai menyusun kerangka pedoman pembangunan kebudayaan. Kerangka itu selaras dengan Kabupaten Mandailing Natal yang dikenal sebagai “Bumi Gordang Sambilan”, kabupaten yang bersemboyan Negeri Beradat Taat Beribadat menuju masyarakat Madina Yang Madani sebagai motto. Dan pedoman ini juga menyahuti Undang- Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang […]

  • Saatnya Golkar Sikapi Mosi Tidak Percaya

    Saatnya Golkar Sikapi Mosi Tidak Percaya

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Sudah waktunya DPD Partai Golkar Sumut, Golkar Kabupaten Madina mengeluarkan sikap sekaligus memberikan klarifikasi atas mosi tidak percaya yang dilayangkan oleh mayoritas anggota dewan terhadap ketua DPRD Madina AS Imran Khaitami Daulay SH. Sekretaris Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) Cabang Kabupaten Madina, Muhammad Ridwan Lubis, SPd.I kepada MO, Sabtu sore, (11/2) di […]

  • Judi togel ‘menggurita’ di Madina

    Judi togel ‘menggurita’ di Madina

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Penyakit masyarakat, seperti judi toto gelap (togel) dan kim mulai menggurita di wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Malah untuk mendapatkan permainan haram itu sangat mudah diakses dalam dunia maya ataupun internet. “Saat ini keberadaan judi itu menjadi buah bibir masyarakat di Madina. Dan, apabila ini tidak segera diantisipasi pemerintah, maka dikhawatirkan akan merusak […]

  • “Mambayu” di HUT RI

    “Mambayu” di HUT RI

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Sejumlah gadis cilik Mandailing memperagakan aktivitas mambayu (mengayam tikar) dan marmasak (memasak) dalam kegiatan parade memperingati HUT RI di pasar Panyabungan, Mandailing Natal, tahun lalu.   Foto : Takesi

  • Rahudman Ragukan Survei Perawan

    Rahudman Ragukan Survei Perawan

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Wali Kota Medan, Rahudman Harahap, meragukan validitas hasil survei BKKBN yang menunjukkan 52 persen remaja wanita Medan tidak perawan. “Waduh, lihat-lihat dulu survei-nya, valid tidak datanya. Jangan sembarangan ungkapkan hasil seperti itu,” katanya seusai rapat pembahasan RAPBD 2011, di DPRD Medan, Senin (29/11). Senada Kabag Humas Pemko Medan, Hanas Hasibuan, mengatakan hasil survei tersebut […]

  • Organda Madina Rencanakan Kenaikan Ongkos Angkutan 30 %

    Organda Madina Rencanakan Kenaikan Ongkos Angkutan 30 %

    • calendar_month Senin, 17 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Organda Kabupaten Mandailing Natal (Madina) telah merencanakan kenaikan ongkos angkutan antara 28 hingga 30 persen. Kebijakan tingkat kenaikan yang dirancang Organda (Organisasi Angkutan Daerah) Madina ini sesuai surat yang diterima dari Organda pusat yang memberi opsi kenaikan sebesar 30 persen, dengan catatan jika harga BBM sudah naik. “Rencana ongkos angkutan, baik […]

expand_less