Selasa, 17 Mar 2026
light_mode

Penambang Emas Liar Marak di Nagajuang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 10 Jan 2012
  • print Cetak

Penambangan liar (ilegal mining) semakin menggila maraknya di Madina. Setelah beberapa tahun ini dilakoni ribuan orang di Kecamatan Hutabargot, penambangan emas tanpa izin ini juga marak di Nagajuang.
Informasi yang didapat Metro, banyak dari penambang di Hutabargot yang pindah ke Nagajuang, tepatnya di Sambung Desa Humbang 1, Nagajuang. Tapi, penambang yang pindah ini banyak dari tenaga terlatih yang datang dari pula Jawa, padahal sebagaimana diketahui wilayah atau lokasi yang digunakan itu merupakan izin wilayah kontrak karya yang dimiliki PT Sorikmas Mining (PT SM).
Pantauan METRO, Senin (9/1) di Nagajuang, para penambang liar ini setelah mengambil batu-batuan yang mengandung emas, lalu dibawa ke berbagai tempat semisal di Panyabungan, Hutabargot dan Malintang untuk diolah agar mendapatkan butiran-butiran emas halus dengan menggunakan galundung, yang berguna sebagai kilang emas kecil.
Dan dari penuturan sejumlah warga yang ditemui METRO di Desa Tambiski, Nagajuang Senin (9/1) kemarin, galundung ini awalnya didatangkan dari Pulau Jawa oleh para penambang yang berasal Jawa Barat dan Banten semisal dari Bogor, Pandeglang, Sukabumi dan Tasik Malaya. Dua daerah ini memang banyak yang melakukan kegiatan tambang emas tradisional.
Dalam kegiatan tambang ini, cerita warga, ratusan warga Nagajuang meskipun belum memiliki kemampuan untuk menambang, namun mereka dilibatkan oleh penambang yang datang dari Pulau Jawa. Misalnya, membawa karung berisi bebatuan yang mengandung emas seberat sekitar 30-40 kilogram batu per karung dari bukit Sambung ke Desa Humbang 1 yang berjarak sekitar 10 kilometer dengan upah angkut Rp150.000. Yang lain membawanya dari Desa Humbang 1 ke tempat pengolahan atau galundung dengan upah sebesar Rp50.000 per karung.
Besaran nominal inilah yang membuat warga tertarik untuk membantu penambang. Dan dikatakan warga, di Nagajuang itu sendiri ada beberapa orang yang menampung batu biji emas.
Salahseorang warga sekitar, S Nainggolan kepada METRO membenarkan, penambang liar bukan hanya warga setempat, tetapi banyak dari warga luar. Bahkan, penambang itu diduga ada dibakingi oknum aparat.
”Kegiatan tambang ini sudah berjalan sekitar sebulan terakhir ini. Bukan hanya warga Nagajuang saja, tetapi banyak warga dari luar Nagajuang, bahkan polisi juga sering masuk,” katanya.
Kapolres Madina, AKBP Achmad Fauzi Daliumunthe SIK saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, senin (9/1) membantah Polres membackingi penambangan liar di Nagajuang dan Hutabargot. Hanya saja Kapolres mengaku, mungkin ada beberapa yang membandel ikut naik ke atas.
”Tidak ada personel Polres yang membacking kegiatan tambang liar di Hutabargot atau di Nagajuang, yang naik memang mungkin saja ada, itupun personil yang bandel,” ujarnya.
Dilanjutkannya, pihaknya sendiri sebenarnya terkendala dalam penertiban tambang liar ini akibat tidak adanya tanggapan dari Pemkab Madina. Karena, selama ini Pemkab belum terlihat serius menangani tambang liar ini, sementara masyarakat bebas melakukan kegiatan tambang tersebut.
”Tak mungkinlah kita bertindak tegas bagi penambang yang jumlahnya sangat besar itu, sementara pemerintah sendiri terlihat tidak serius menanggapi kondisi ini. Dan sore ini (Senin 9/1, red) rencananya seluruh muspida akan mengadakan rapat dengan Bupati atas kondisi ini,” jelasnya. (wan/mer.metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • STOP TAMBANG RAKYAT

    STOP TAMBANG RAKYAT

    • calendar_month Rabu, 6 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPC Peradi Tabagsel Padangsidimpuan, Ridwan Rangkuti SH MH menyatakan bahwa tambang rakyat di Huta bargot dan Naga Juang harus ditutup untuk menghindari korban nyawa yang lebih banyak di kemudian hari. Hal itu dikatakannya kepada Mandailing Online, Rabu (6/2) menyikapi peristiwa runtuhnya tambang batu emas di perbukitan Sarahan, Huta Bargot Julu, […]

  • Bupati Madina Dahlan Hasan Tinjau Perkebunan Percontohan

    Bupati Madina Dahlan Hasan Tinjau Perkebunan Percontohan

    • calendar_month Jumat, 4 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PAKANTAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan Nasution didampingi beberapa pimpinan SKPD serta tokoh masyarakat meninjau lokasi kebun percontohan di Kecamatan Pakantan. “Adapun tujuan dibuatnya kebun percontohan tidak lain untuk kepentingan Kecamatan Pakantan pada khususnya, bukan untuk kepentingan maupun keuntungan saya sendiri,” kata Dahlan Hasan di Pakantan, Kamis. “Untuk pemerintah pusat agar dapat […]

  • STAIN P. Sidimpuan Gelar Halalbihalal 1433 H

    STAIN P. Sidimpuan Gelar Halalbihalal 1433 H

    • calendar_month Senin, 17 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan (MO)- Civitas Akademika Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Padangsidimpuan menggelar halalbihalal 1433 H di gedung Auditorium kampus setempat, Jalan T. Rizal Nurdin Kota P. Sidimpuan, Kamis (13/9). Acara halalbihalal itu, dirangkai dengan penepungtawaran calon jamaah haji, pelantikan pejabat eselon dan pemberian kenang-kenangan kepada purna bhakti dilingkungan kerja STAIN P. Sidimpuan. Dalam sambutannya Ketua […]

  • PT.Rendi Salurkan SHP pada 164 Anggota Koperasi SPI

    PT.Rendi Salurkan SHP pada 164 Anggota Koperasi SPI

    • calendar_month Sabtu, 12 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) : 165 Anggota Petani Plasma Koperasi Siriom Permata Indah (SPI) Desa Singkuang I Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terima Sisa Hasil Penjualan (SHP) dari Perusahaan Perkebunan PT.Rendi Permata Raya. penerimaan SHP ini menindak lanjuti MoU kemitraan plasma 165 anggota Koperasi SPI. Pj. Desa Singkuang I Ahmad Saleh […]

  • 5.712 PNS Tapsel Terima Tunjangan Beras

    5.712 PNS Tapsel Terima Tunjangan Beras

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    TAPSEL – Hari Ini, Selasa (12/5), Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan mencairkan tunjangan beras Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dirapel per 1 Januari 2014 hingga April 2015. Hal tersebut sesuai dengan tindaklanjut dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor per-3/PB/2015 tentang perubahan atas kelima atas Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor Per-67/PB/2010 tentang tunjangan […]

  • Madina Kejar Target Vaksinasi, Kepala Desa Punya Peran Besar

    Madina Kejar Target Vaksinasi, Kepala Desa Punya Peran Besar

    • calendar_month Senin, 20 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Camat dan kepala desa memiliki peran besar dalam penanggulangan pandemi covid-19. Oleh karena itu, para camat dan kepala desa diharapkan meningkatkan upaya-upaya edukasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang covid-19 dan vaksinasi. Itu ditekankan Bupati Mandailing Natal (Madina), Jakfar Sukhairi Nasution di acara Evaluasi Pelaksanaan Vaksin Dalam Rangka Penanggulangan Covid-19, Senin (20/9/2021) […]

expand_less