Senin, 16 Mar 2026
light_mode

Penangkapan Kapal Pembom Ikan oleh Lanal Sibolga Diapresiasi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
  • print Cetak

Sibolga. Kelompok Pemuda Peduli Pantai dan Laut Tapteng memberi apresiasi dan dukungan moral kepada Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Sibolga atas penangkapan satu unit kapal pembom ikan KM Maju Bersama asal Sibolga, Selasa (7/2).
Bentuk dukungan itu melalui aksi damai Kelompok Pemuda Peduli Pantai dan Laut Tapteng di laut menggunakan sejumlah kapal di sekitaran dermaga Markas Komando (Mako) Lanal Sibolga, Jumat (10/2).

“Kami memberikan dukungan moral dan apresiasi kepada Danlanal Sibolga serta jajarannya karena sudah menindak pelaku pemboman ikan. Kami berharap, agar pemilik dan pengusahanya juga ikut ditindak tegas sebagai aktor intelektualnya, yang berinisal H,” seru orator aksi, Winsa Eko Syahputra dan Ilham Hutabarat dari atas kapal milik Dinas Kelautan Perikanan Tapteng yang mereka gunakan.

Sebagian kelompok lainnya menggunakan perahu temple milik nelayan.
Mereka juga mengatakan, tindakan tegas yang dilakukan Lanal Sibolga merupakan penghargaan bagi pahlawan nasional Komodor Yos Sudarso. Karena itu, mereka meminta agar tim penyidik Lanal Sibolga tetap konsisten dan tegas menegakkan supremasi hukum sesuai Pasal 84 UU RI Nomor 31/2004 tentang Perikanan, dengan menjerat nahkoda, ABK, pemilik kapal.

Setelah menyampaikan orasi, Kelompok Pemuda Peduli Pantai dan Laut Tapteng kemudian bergerak ke Markas Satpol Air Polres Sibolga Kota di Pondok Batu, Sarudik, Tapteng guna menyampaikan aspirasinya.

Danlanal Sibolga Letkol Laut (P) Riduwan Purnomo ST MM mengatakan, dukungan dan apresiasi yang mereka terima ini merupakan penyemangat bagi jajarannya untuk terus meningkatkan operasi, khususnya dalam proses pengawasan dan pengamanan di laut.

“Saya pikir, dukungan masyarakat akan lebih baik jika ikut berpartisipasi memberikan informasi tentang kegiatan di laut yang sifatnya pelanggaran hukum. Itu yang kami butuhkan, jadi bukan sekadar memberi apresiasi,” tandas Riduwan.

Hasil tangkapan tersebut, diakui Riduwan menandakan bahwa masih ada kegiatan ilegal di laut. Karena itu, pihaknya akan memperbaharui strategi operasi agar lebih efektif dan lebih tepat sasaran.

Sementara, proses pengembangan penyelidikan terhadap para pelaku yang ditangkap kemarin masih terus dilakukan.

“Kita bukan hanya mau mengembangkan siapa aktor intelektualnya, tapi lebih jauh lagi, bagaimana jaringan operasional mereka. Mudah-mudahan masyarakat bisa membantu memberikan informasi,” pungkas Riduwan. (juniwan.medanbisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempa 5,1 SR Guncang Madina

    Gempa 5,1 SR Guncang Madina

    • calendar_month Minggu, 30 Apr 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gempa berkekuatan sekitar 5.1 skala richter mengguncang Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut, Minggu dini hari (30/4/2017) sekira pukul 00:52 WIB. Berdasar laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui website resmi http://www.bmkg.go.id/gempabumi/gempabumi-terkini.bmkg, pusat gempa berada di 0.77 Lintang Utara – 99.56 Bujur Timur atau 21 km arah Timur Laut Mandailing Natal. BMKG […]

  • Atika: Pembangunan Madina Terkendala Data Mengambang

    Atika: Pembangunan Madina Terkendala Data Mengambang

    • calendar_month Sabtu, 7 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Salah satu penyakit di Pemkab Madina selama ini adalah persolalan data yang tidak akurat. Padahal data harus akurat agar kebijakan yang ditetapkan pemerintah daerah tepat sasaran. Data yang tidak akurat sangat berbahaya karena berdampak pada kekeliruan kebijakan daerah. Contohnya, data sektor pertanian. Jika data produksi, kendala dan kelemahan sektor pertanian amburadul maka kebijakan yang akan […]

  • Tim Cek Covid-19 di Perbatasan Madina Tak Dikasih Makan

    Tim Cek Covid-19 di Perbatasan Madina Tak Dikasih Makan

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Nasib petugas di Pos Pemeriksaan Covid-19 perbatasan Mandailing Natal menyedihkan. Tidak ada biaya makan diterima mereka dari Pemkab Mandailing Natal (Madina). Jika lapar mereka harus beli dan bayar sendiri. Kondisi itu sangat kontras dengan risiko nyawa yang harus mereka tanggung sebagai garda terdepan mengawal kabupaten Madina dari sebaran virus Corona […]

  • Gubuk Terpal, Saksi Kemiskinan yang Terlupakan

    Gubuk Terpal, Saksi Kemiskinan yang Terlupakan

    • calendar_month Rabu, 16 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Alfisyah Ummu Arifah Guru dan Pegiat Literasi Islam Menyedihkan dan membuat gerimis hati siapa saja yang melihatnya. Potret kemiskinan di negeri ini memang seperti fenomena gunung es. Data dan fakta yang tersembunyi lebih banyak lagi. Pendataan tak rapih menjadi pangkal persoalan dari kasus kemiskinan serupa. Jika di ibukota ada yang tinggal di bawah jembatan, […]

  • Pemerintah Diharap Tetapkan Willem Iskander dan Syeikh Musthofa Jadi Pahlawan Nasional

    Pemerintah Diharap Tetapkan Willem Iskander dan Syeikh Musthofa Jadi Pahlawan Nasional

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Indonesia diharap menetapkan Syeikh Mustafa Husein Nasution dan Willem Iskander (Sutan Sati Nasution) menjadi pahlawan nasional di bidang pendidikan. Harapan itu dicuatkan Ketua Umum Ikatan Pemuda Mandailing, Tan Gozali dalam rilis pers diterima Mandailing Online, Kamis (2/9/2021). Kedua tokoh itu memiliki peran besar sebagai pelopor pendidikan Bumi Poetra sebelum kemerdekaan. […]

  • Bulung Gadung Naiduda Goreng dari Mandailing Malaysia (bagian 2 – selesai)

    Bulung Gadung Naiduda Goreng dari Mandailing Malaysia (bagian 2 – selesai)

    • calendar_month Jumat, 23 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Dahlan Batubara   Bicara cita rasa dan aroma, bulung gadung naiduda goreng ini ternyata sangat berbeda dengan bulung gadung naiduda gulai. Ada semacam rasa orisinil dari kaldu daun ubi di dalam bulung gadung naiduda goreng tersebut. Saya bukan ahli kuliner, tetapi saya bisa merasakan zat-zat ekstraktif yang terdapat di dalam bulung gadung naiduda […]

expand_less