Kamis, 12 Mar 2026
light_mode

Pengerukan Irigasi Batang Gadis

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 31 Jul 2012
  • print Cetak

Petani Merasa Terbantu Pengerukan Irigasi Batang Gadis Madina Sepanjang 20 KM
Ket Fhoto : Nampak alat berat sedang melakukan pembersihan saluran Irigasi Batang Gadis Madina dari lumpur untuk memperlancar pengairan pada persawahan masyarakat.
Panyabungan MO-Adanya pengerukan irigasi Batang Gadis oleh Pemerintah dengan tujuan untuk memperlancar pengairan pada persawahan disambut gembira oleh para petani yang ada di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terutama lahan pertanian yang mengharapkan pengairan dari irigasi raksasa ini, demikian pengakuan Muklan Nasution (54) petani sawah di Desa Gunungtua Iparbondar Kecamatan Panyabungan kepada Mandailing Online, Minggu (29/7) usai melihat pengerjaan pengerukan oleh alat berat.
Katanya, sejek selesainya pembangunan proyek raksasa puluhan tahun yang lewat ini ribuan hektar lahan persawahan masyarakat bisa terbantu pengairannya, sehingga kehadirannya sangat membantu khususnya masyarakat petani sawah.
“ Kita ketahui pembangunan Irigasi Batang Gadis ini banyak masyarakat yang merasa di untungkan bukan saja kita para petani akan tetepi dari berbagai kalangan masyarakat juga terbantu, misalnya jalan menuju pertanian, terbukanya pemukiman baru, yang intinya ini benar-benar membantu perekonomian masyarakat. Apalagi dengan dilaksanakannya pengerukan pada saluran skunder yang sudah mulai mepet tentu juga akan sangat membantu,” ujarnya.
Hal senada juga disampikan Darwis (42) petani lainnya bahwa pengerukan ini adalah yang ditunggu-tunggu karena sebelum ini debit air untuk mengairi persawahannya berkurang akibat banyaknya lumpur berada pada saluran irigasi.
“ Karena itulah kita sangat berharap usai pengerukan dikerjakan pasokan air baik itu untuk lahan pertanian maupun untuk kolam ikan masyarakat tidak terkendala lagi, sehingga tidak lagi menjadi perebutan air antara sesama petani,” harapnya.
Pantauan Mandailing Online, pengerukan galian saluran yang sedang dikerjakan itu sepanjang 20 KM diamana dalam pengerjaannya dampak banyak sekali lumpur yang diangkat dari dalam saluran yang diperkirakan sebagi penghambat pensupleian air terhadap lahan-lahan pertanian warga.
“ Kita dalam pengerjaan pembersihan saluran irigasi dari lumpur untuk memperlancar pasokan air kepada masyarakat,” ujar pekerja tanpa mau ditulis namanya itu. mar

Mandailing Online Maradotang Pulungan

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bawa Gadis Desa, Polisi Airud  Dihajar Pemuda

    Bawa Gadis Desa, Polisi Airud Dihajar Pemuda

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Gara-gara membawa anak gadis hingga malam, seorang oknum Polairud (polisi air dan udara) dihajar sejumlah pemuda. Ini terjadi di Desa Tabuyung Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina), Selasa (13/10). Informasi yang dihimpun dari warga yang tidak mau dituliskan namanya mengatakan, oknum polairud yang berinisial D yang bertugas di […]

  • 33 Usul Pemekaran Masuk Prioritas

    33 Usul Pemekaran Masuk Prioritas

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Mandailing Online) – Wakil Ketua Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Kamaruddin menyebutkan, dari 65 usulan pemekaran yang sudah masuk Badan Legislasi (Baleg) DPR, sudah disepakati ada 33 usulan yang masuk prioritas. Usulan 33 pemekaran itu masuk gelombang pertama untuk segera dibahas. “Rinciannya, 17 usulan pemekaran dari Papua dan Papua Barat, dan 16 dari […]

  • Madina Harus Seriusi Sektor Pendidikan Agama

    Madina Harus Seriusi Sektor Pendidikan Agama

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) harus mendorong semakin berkembangnya pondok pesantren dan MDA (Madrasah Diniyah Awaliyah), pendidikan keagamaan dan kejuruan terkait dalam upaya lebih membumikan religiusitas dalam sendi-sendi kehidupan di Madina. Itu dikatakan Sekretaris DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Madina, Irwansyah Lubis SH yang juga anggota DPRD Madina, Kamis (2/1/2014. PPP sendiri […]

  • 2,5 hektar ladang ganja ditemukan

    2,5 hektar ladang ganja ditemukan

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Operasi Antik Toba 2010 yang digelar Satuan Narkoba Kepolisian Daerah Sumatera Utara dan Polres Mandailing Natal menemukan 2,5 hektar ladang ganja siap panen di Pegunungan Tor Sihite, Kabupaten Mandailing Natal. Sedikitnya 10 ribu batang ganja berhasil diamankan polisi dalam operasi itu dan selanjutnya dijadikan barang bukti. Ladang ganja seluas sekitar 2,5 hektare itu […]

  • Gawat! Kadis Pertamanan Berani ‘Marahi’ Sekda Medan

    Gawat! Kadis Pertamanan Berani ‘Marahi’ Sekda Medan

    • calendar_month Sabtu, 30 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Walikota Medan Rahudman Harahap memimpin rapat koordinasi persiapan Kelurahan Percontohan Kota Medan untuk ikut Lomba Kelurahan/Desa Percontohan Tingkat Provinsi Sumatera Utara, Senin (25/04/2011) malam di pendopo rumah dinas Walikota Medan, Jalan Sudirman, Medan. Tiga kelurahan yang ditetapkan menjadi percontohan adalah Kelurahan Besar Medan Labuhan sebagai Percontohan Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluaraga sehat […]

  • Hadiri Halalbihalal PC NU, Bupati: Ini Momen Saling Memaafkan

    Hadiri Halalbihalal PC NU, Bupati: Ini Momen Saling Memaafkan

    • calendar_month Rabu, 18 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution mengatakan halalbihalal merupakan momentum untuk saling memaafkan antar sesama. Hal itu disampaikan Sukhairi saat menghadiri acara halalbihalal Badan Otonom PC NU Madina pada Rabu (18/5) di kantor PC NU Madina, Desa Parbangunan, Panyabungan. “Kita harus memberikan maaf kepada orang yang berbuat salah […]

expand_less