Rabu, 18 Mar 2026
light_mode

Pengumuman Tenaga Honorer K2 Batal

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Kamis, 6 Feb 2014
  • print Cetak

JAKARTA – Rencana pengumuman kelulusan tes CPNS dari tenaga honorer kategori dua (K2) batal diumumkan kemarin (5/2).

Skema pengumuman dengan menggunakan format PDF di website Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) ternyata tidak bisa diakses.

Hingga pukul 19.00 WIB kemarin, situs yang seharusnya memuat nomor peserta lolos ujian tulis beberapa bulan lalu itu hanya memunculkan “502 Bad Gateway”. Diduga, hal itu disebabkan oleh banyaknya permintaan masuk yang tidak bisa dihandle oleh server sehingga terjadi time out.

Dugaan tersebut dibenarkan oleh Kepala Humas Kemenpan RB, Suwardi saat dikonfirmasi kemarin. “Web Menpan down, mungkin karena banyaknya yang akses,” tutur Wardi  di Jakarta, kemarin.

Dalam kesempatan itu, Suwardi juga menepis dugaan bahwa pihaknya belum siap mengumumkan hasil ujian tersebut, sehingga website ditutup sementara. Ia menegaskan, jika hal tersebut disebabkan oleh kendala teknis.

Akibatnya, pengumuman untuk honorer K2 ini harus kembali diundur. Sebab, pemerintah tidak memiliki media partner atau web lain sebagai wadah untuk melakukan pengumuman ini.

Suwardi mengatakan, pihaknya masih belum memiliki rencana lain untuk melanjutkan pengumuman hasil tes tulis tenaga honorer K2 ini. “Belum ada keputusan, masih nunggu hasil nanti malam,” ungkapnya.

Rencananya memang, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Azwar Abubakar akan melakukan pertemuan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atau Wakil Presiden, Boediono untuk membahas masalah ini. Setelah pertemuan tersebut, baru akan diputuskan bagaimana langkah selanjutnya yang akan ditempuh.

Buruknya kesiapan yang dilakukan pemerintah ini sangat disayangkan. Pasalnya pihak pemerintah mengklaim telah menggandeng Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) untuk menjaga keamanan hasil ujian ini. Namun sayangnya, hal itu tidak dilengkapi dengan antisispasi banyaknya pengunjung web yang sangat banyak.

Tak bisa diaksesnya web Kemenpan RB ini pun sukses membuat banyak tenaga honorer di daerah panik. Sebab sebelumnya, pemerintah dengan tegas mengatakan pengumuman CPNS honorer K2 ini akan dilakukan pada tanggal 5 Februari. Meski tidak serentak seluruh kementerian lembaga dan seluruh pemda di Indonesia.  (jpnn)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasokan Sulit Jadi Penyebab Harga Cabai dan Bawang di Madina Naik

    Pasokan Sulit Jadi Penyebab Harga Cabai dan Bawang di Madina Naik

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sulitnya pasokan bawang dan cabai menjadi penyebab naiknya harga 2 bahan poko ini di Mandailing Natal( Madina ). Pantauan pasar sendiri, harga cabai merah naik hingga Rp.25.000 / kg nya. Sedangkan harga bawang merah naik Rp.8000/ kg. ” cabai merah Rp. 70.000 /kg, sebelumnya hanya Ro.45.000 saja. Untuk harga bawang merah […]

  • Nelayan bakal punya rumah

    Nelayan bakal punya rumah

    • calendar_month Minggu, 8 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah melalui Keputusan Presiden Nomor 10/2001 tentang Program Peningkatan Kehidupan Nelayan (PKN) akan menyiapkan rumah murah untuk nelayan mulai tahun 2012. “Sebagai nakhoda program PKN, pemerintah telah menyiapkan Rp3 triliun pada tahun ini,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif C. Sutardjo, dalam siaran persnya, hari ini. Menurut dia, anggaran sebesar itu untuk pembangunan […]

  • Pemuda 1928 Hingga Pemuda Masa Kini

    Pemuda 1928 Hingga Pemuda Masa Kini

    • calendar_month Sabtu, 28 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Askolani Nasution Dimensi Sumpah Pemuda adalah cara pandang pemuda melihat Indonesia sebagai satu uniti totalitas yang visioner, zonder kepentingan personal atau kelompok. Itu yang dilakukan para generasi terdahulu dari Angkatan 1928 dan 45. Soekarno, Hatta, dan lain-lain bisa hidup senang dan kaya kalau mereka mau berdamai dengan kekuasaan, karena mereka memiliki pendidikan […]

  • Polisi Masih Usut Motif Pembunuhan Abdullah

    Polisi Masih Usut Motif Pembunuhan Abdullah

    • calendar_month Selasa, 2 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA SIPONGI (Mandailing Online) : Pihak polisi masih melakukan penyelidikan motif pembunuhan terhadap Abdullah, warga perumahan relokasi Afgas, Kecamatan Muarasipongi, Mandailing Natal. Jenazah Abdullah (21) ditemukan di dalam jurang jalan Lintas Sumatera sedalam 30 meter di kawasan Ai Molili, Bukit Dua Belas, Dusun Pinyongek, Desa Ranjo Batu, Kecamatan Muarasipongi, Senin (1/2) sekira pukul 06.30 Wib. […]

  • E-Voting salah satu alat Pemilu yang syah

    E-Voting salah satu alat Pemilu yang syah

    • calendar_month Selasa, 21 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kepala Badan Pengkajian danPenerapan Teknologi (BPPT), Dr Marzan A. Iskandar mengatakan,pemilihan umum secara elektronik atau e-voting menjadi alternatif,karena berdasarkan hasil Yudisial Review dari Mahkamah Konstitusi,bahwa e-voting merupakan salah satu alat pemilihan yang syah. Oleh karena itu, mulai saat ini metodologinya akan disusun,karena pada Mei 2010 yang lalu sudah diadakan dialog nasionalmengenai e-voting, dan salah satu […]

  • Jamin Netralitas PNS di Pilkada, Satgas Dibentuk

    Jamin Netralitas PNS di Pilkada, Satgas Dibentuk

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      Jakarta – Pemerintah sangat serius untuk menciptakan birokrasi yang netral dalam pilkada serentak pada tanggal 9 Desember 2015 mendatang. Dalam waktu dekat, pemerintah dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan meneken Memorandum of Understanding (MoU). Bahkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) untuk menjamin terciptanya netralitas ASN dalam pilkada […]

expand_less