Senin, 16 Mar 2026
light_mode

Pengurusan KTP Gratis

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Minggu, 15 Feb 2015
  • print Cetak

PALUTA – Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk segera mengurus dokumen kependudukan, khususnya Kartu Tanda Pendududk (KTP), untuk ketertiban administasi. Saat ini, mengurus dokumen kependudukan tidak dibebankan biaya atau gratis.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Paluta Susanna Hannum Daulay mengatakan, saat ini masih banyak masyarakat yang belum mengetahui perkembangan mengenai tata cara dan beban biaya yang dikeluarkan untuk mengurus dokumen kependudukan, khususnya KTP.

Begitu juga dengan kegunaan tertib administrasi, masyarakat masih banyak yang tidak mengerti mengenai fungsi dan kegunaan tertib administrasi, sehingga pelaksanaannya untuk tingkat daerah belum rampung secara keseluruhan.

“Banyak masyarakat yang belum tahu tata cara pengurusan dokduk terutama KTP. Padahal ngurus KTP itu gratis dan tidak dipungut biaya sepeser pun,” ujar Susanna Hannum Daulay kepada wartawan.

Hal tersebut sesuai dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri nomor 470/327/SJ sebagai aturan turunan dari Undang-undang nomor 24 tahun 2013 dan Peraturan Presiden nomor 112 tahun 2013. Dalam surat edaran itu, ditegaskan adanya beberapa perubahan yang cukup mendasar dalam penyelenggaraan administrasi kependudukan dan perlu diimplementasikan oleh pemerintah daerah.

Selain itu, Susanna juga mengatakan, Pemkab Paluta melalui dinas kependudukan dan catatan sipil akan melaksanakan door to door atau jemput bola ke setiap desa dan kelurahan untuk melengkapi tertib administrasi. Hal ini sudah pernah dilaksanakan namun sepertinya animo masyarakat dalam mengurus dokduk terutama KTP masih kurang. Akibatnya, masih banyak masyarakat di daerah Paluta yang belum melengkapi administrasi kependudukan, terutama KTP.

Oleh karena itu, diimbau kepada masyarakat Paluta agar dapat mengurus dokumen kependudukannya secara langsung pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Tentu, persyaratan harus dilengkapi. Jika nanti sistem door to door atau jemput bola diterapkan, diharapkan masyarakat untuk datang secara langsung ke tempat yang telah ditetapkan.

“Kemauan dan kepedulian masyarakat masih kurang dalam mengurus dokduk, makanya kita melakukan sistem jemput bola langsung dengan mendatangi masyarakat ke setiap kecamatan dan kalau bisa kita akan langsung mendatangi setiap desa,” tutupnya. (metrosiantar)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkiraan Perolehan Kursi di Dapil IV

    Perkiraan Perolehan Kursi di Dapil IV

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Berdasar penelusuran Mandailing Online di beberapa posko partai politik, Minggu hingga Senin (13-14/4/2014) perkiraan sementara perolehan kursi legislatif DPRD Mandailing Natal (Madina) untuk Dapil IV (Daerah Pemilihan IV) sebanyak 7 parpol rata-rata menyabet 1 kursi. Dapil IV meliputi Kecamatan Natal, Sinunukan, Batahan dan Kecamatan Muara Batang Gadis. Dari kuota 7 kursi […]

  • Atika Nyanyi di Acara Boby-Surya

    Atika Nyanyi di Acara Boby-Surya

    • calendar_month Minggu, 3 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor 2 Atika Azmi Utammi Nasution datang menghadiri acara hiburan rakyat yang diselenggarakan Tim Kampanye Daerah (TKD) Bobby-Surya Madina di Jalan ABRI, Kelurahan Panyabungan II, Kecamatan Panyabungan, Minggu (3/11/2024). Kedatangan Atika memantik perhatian masyarakat. Terlebih saat calon wakil bupati yang berpasangan dengan Saipullah Nasution itu […]

  • Pencipta Lagu Mandailing : Ini Pasal Bagi Pelanggar Hak Cipta

    Pencipta Lagu Mandailing : Ini Pasal Bagi Pelanggar Hak Cipta

    • calendar_month Selasa, 14 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pencipta lagu Mandailing, Ahmad Nasyari Nasution sejauh ini belum menyatakan  akan membawa perusahaan rekaman inisial NP ke jalur hukum terkait dugaan pembajakan lagu. Meski begitu, seniman sepuh pencipta lagu-lagu Mandailing itu kepada wartawan di Panyabungan, kemarin menyatakan bahwa pihak NP patutnya menyadari konsekwensi hukum dari pelanggaran hak cipta. Baca : http://www.mandailingonline.com/pencipta-lagu-ahmad-nasyari-nasution-ditelikung-produser/ […]

  • Calon Wakil Bupati, Binsar Nasution Mendaftar di Partai Demokrat

    Calon Wakil Bupati, Binsar Nasution Mendaftar di Partai Demokrat

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – H. Binsar Nasution mendaftar di Partai Demokrat sebagai calon kepala daerah untuk Pilkada Madina 2020. Penyerahan formulir diterima oleh Sekretaris Tim Penjaringan DPC Partai Demokrat Madina, Mahyuddin Nasution, SH di sekretariat DPC Demokrat Madina, Panyabungan, Jum’at (31/1/2020). Pendaftaran Binsar Nasution ini menandai munculnnya kader Partai Demokrat yang akan maju […]

  • Antisipasi Penyebaran Virus Flu Burung Dinstan Madina Aktifkan Kembali Pos Pengawasan Hewan

    Antisipasi Penyebaran Virus Flu Burung Dinstan Madina Aktifkan Kembali Pos Pengawasan Hewan

    • calendar_month Jumat, 3 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO)- Dengan mewabahnya virus Avian Influenza (AI) atau flu burung di Padang Sidimpuang yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal (Distan Madina) mengatifkan kembali pos pengawasan hewan ternak unggas di Perbatasan Madina-Tapsel dan Madina-Sumbar (Sumatera Barat), hal tersebut dilakukan oleh Distan Madina demi melakukan pencegahan penularan virus Flu […]

  • Penyuluh Pertanian Harus Punya Jaringan Pasar

    Penyuluh Pertanian Harus Punya Jaringan Pasar

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Penyuluh pertanian di era milenial harus fasih teknologi dan melek IT. Bahkan, penyuluh yang mendampingi petani juga diharapkan punya jaringan dengan pengusaha dan pasar, yang akan memudahkan petani untuk menjual hasil panennya. Saat ini bukan era atau zaman Bimas seperti dulu. Artinya, zamanya sudah modern, pasarnya sudah global. Karena itu, untuk mempercepat dan memudahkan pembangunan […]

expand_less