Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

PGRI Keluhkan Belum Meratanya Penyebaran Guru

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
  • print Cetak


MEDAN
Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia Dr Sulistyo M.Pd mengatakan, penyebaran guru sampai saat ini masih belum merata terutama di daerah pedalaman, sehingga berdampak pada pemerataan kualitas pendidikan.

“Memang kalau di perkotaan ataupun daerah padat, hal itu tidak terjadi. Tapi di pedesaan, pedalaman, daerah pinggiran hutan, dan pegunungan kenyataan kekurangan guru itu sangat terasa,” katanya di Medan, Jumat, 25 Maret 2011.

Bahkan, lanjutnya, temuan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) secara langsung di beberapa daerah, masih dijumpai sekolah yang hanya memiliki tiga guru di satu sekolah. Dengan demikian praktis kegiatan belajar mengajar tidak dapat berjalan seperti yang diharapkan.

Berbicara pada seminar nasional “Pengembangan Profesionalisme Guru” yang dilaksanakan Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Swasta Indonesia (ALPTKSI) Wilayah I Sumut-NAD, ia mengatakan, oleh karena itu pemerintah harus bersinergi dan melibatkan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dalam mengupayakan pemerataan guru.

Terutama PTS yang memiliki program studi pendidikan keguruan maupun lembaga pelatihan guru, agar persoalan itu dapat segera dientaskan. Saat ini jumlah PTN yang memiliki prodi pendidikan sekitar 33 unit, sedangkan jumlah PTS sebanyak 342 unit.

“Kehadiran ALPTKSI Wilayah I ini, diharapkan dapat melahirkan guru-guru berkualitas, sehingga akan menjawab persoalan sebaran guru yang masih belum merata itu,” kata Sulistyo yang juga Ketua Umum ALPTKSI Pusat ini.

Ia mengatakan, Mendiknas juga pernah mengungkapkan bahwa terjadi kelebihan guru sebanyak 500 ribu orang. Tapi kondisi itu hanya terjadi di daerah perkotaan saja, sedangkan di daerah terpencil, pedalaman, pegunungan, pedesaan justru sebaliknya.

Sekretaris ALPTKSI, Drs Sofyan Anif, dalam kesempatan yang sama mengatakan, meski jumlah guru sangat besar yakni 2.791.204 orang tapi penyebarannya kurang merata. Selain itu sampai saat ini masih banyak guru dengan berkompetensi rendah.

“Salah satu penyebabnya adalah belum semua guru yang mendapatkan peningkatan kompetensi dan desentralisasi pengelolaan guru. Oleh karena itu pembinaan dan pengembangan profesi guru menjadi pilihan terbaik, sehingga akan meningkatkan kualifikasi akademik, meningkatkan kompetensi serta peningkatan kesejahteraan guru,” katanya.(an)
Sumber : Eksposnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala Desa Tidak Tau Siapa Pendor Pengadaan Bibit Kelapa Proyek APBDes 2024 Madina

    Kepala Desa Tidak Tau Siapa Pendor Pengadaan Bibit Kelapa Proyek APBDes 2024 Madina

    • calendar_month Kamis, 16 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online): Pengadaan bibit kelapa jenis pandan wangi sumber dana APBDes tahun 2024 di Kabupaten Mandailing Natal( Madina ) terus menjadi sorotan. Pasalnya pengadaan bibit itu dianggap hanya proyek mubazzir desa. Dari data alokasi APBDes tahun 2024 ini, nilai anggaran pengadaan bibit kelapa jenis pandan wangi berpariasi, tergantung besaran pagu anggaran desa tersebut. […]

  • Dahlan Hasan : Aswin Parinduri Selalu Dampingi Saya ke Jakarta

    Dahlan Hasan : Aswin Parinduri Selalu Dampingi Saya ke Jakarta

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dahlan Hasan Nasution menyatakan bahwa Aswin Parinduri merupakan tokoh yang memiliki perhatian kuat dalam pembangunan Mandailing Natal. Aswin Parinduri selama ini sangat banyak meluangkan waktu membantunya di Jakarta untuk meyakinkan pemerintah Indonesia dalam memperoleh dukungan pembangunan daerah. “Pak Aswin lah yang selama ini selalu mendampingi saya ke Jakarta,” ungkap […]

  • Warga Desa Hayuraja Dukung Harun Mustafa jadi Bupati Madina

    Warga Desa Hayuraja Dukung Harun Mustafa jadi Bupati Madina

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan Selatan ( Mandailing Online ): Jemput aspirasi tanpa batas terus dilakukan oleh calon Bupati Madina Harun Mustafa Nasution. kali ini ia dan rombongan mendatangi warung kopi Yusuf yang terletak di desa Hayuraja Pagaran Tonga, Kecamatan Panyabungan Selatan. Melihat rombongan Cabup nonor 1 masuk warung kopi, warga pun berbondong bondong datang sekedar bersalaman karenan selain […]

  • Kapolda Sumut Sertijab di Jakarta

    Kapolda Sumut Sertijab di Jakarta

    • calendar_month Kamis, 10 Mar 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Setelah dikeluarkannya surat telegram Kapolri, Jenderal Badrodin Haiti, Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara akan segera diganti. Kapolda Sumut Irjen Pol Ngadino akan digantikan oleh Irjen Pol Raden Budi Winarso. Secara resmi Kapolda Sumut Irjen Ngadino akan menyerahterimakan jabatannya kepada Budi Winarso  setelah serah terima jabatan (sertijab). Rencananya sertijab berlangsung, Kamis (10/3) pagi ini. “Sertijab […]

  • Muspida Madina Tinjau Lokasi Banjir

    Muspida Madina Tinjau Lokasi Banjir

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Bupati Mandailing Natal Aspan Sofian Batubara didampingi Ketua DPRD As Imran Khaitami Daulay dan sejumlah Anggota DPRD, meninjau lokasi banjir di dua desa Kecamatan Ranto Baek, Selasa (30/11/2010) malam. Selain meninjau, Bupati dan DPRD juga menyerahkan bantuan kepada warga yang terkena bencana banjir. Bupati Madina melalui Kabag Humas Taufik Lubis, mengatakan rumah yang rusak […]

  • DCS Dapil 2 PAN Madina

    DCS Dapil 2 PAN Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 2 PAN Madina

expand_less