Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

Pimpinan Sorikmas Mining Bingung Melihat Penambangan Liar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
  • print Cetak

10/02/2012

Panyabungan (MO) – Presiden direktur PT Sorikmas Mining (PT SM) Mr Paul Willis merasa bingung dan geram atas semakin maraknya kegiatan penambangan emas ilegal.

Orang nomor satu di perusahaan tambang emas yang beroperasi di Kabupaten Mandailing Natal ini juga mengesalkan atas tidak adanya tindakan tegas dari pemerintah begitu juga penegak hukum.

Paul Willis didampingi Goverment and Media relations superintendent, Nurul Fazrie kepada wartawan di Panyabungan, Kamis (9/2), menyatakan kegiatan penambangan liar yang berlangsung di prospek sambung wilayah Kecamatan Nagajuang sudah merugikan pihak perusahaan, apalagi disebutkannya perusahaan telah mengeluarkan berjuta-juta dollar untuk melakukan eksplorasi. Karena sebelumnmya kawasan Huta bargot juga sudah terlebih dahulu ditambangi penambang illegal.

“Saya bingung dan geram sekali.  Bagaimana Tidak? Melalui kontrak karya (KK) yang ditandatangani pada 19 Februari 1998, Pemerintah Republik Indonesia sudah menetapkan PT SM sebagai satu-satunya kontraktor pertambangan di wilayah KK kami, namun ketika wilayah KK kami dirambah oleh para penambang liar, penegakan hukum oleh aparat pemerintah tidak berjalan” sebut Paul Willis

Diibaratkannya, mereka saat ini bagai seorang petani yang sudah melakukan penanaman karet sampai usia produktif, setelah bertahun-tahun memelihara kebun karet dengan harapan memberikan hasil yang baik, malah ketika masa panen hampir tiba, orang lain yang mengambil hasilnya alias mencuri hasil tersebut.

Dan saat yang bersamaan para aparat penegak hukum tidak melakukan tindakan.” Saya benar-benar tidak mengerti, bingung dan geram sekali, dimana letak kepastian hukum bagi investor?” kesalnya

Lebih lanjut disampaikannya bahwa perusahaan membayar sewa tetap (dead rent) atas 66.200 hektar tanah wilayah Kontrak karya yang diekplorasi, dan perusahaan  juga membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB),”Namun yang mengambil manfaatnya adalah para penambang liar yang jelas-jelas tidak mempunyai izin dari Pemerintah” tambahnya lebih lanjut.

Dia lebih jauh mengatakan bahwa tidak hanya PT SM yang rugi dengan adanya penambangan illegal ini. Namun Pemerintah bahkan masyarakat akan merasakan kerugian, antara lain tidak mendapatkan setoran pajak dan royalti dari para penambang liar, bahkan lingkungan pun terkena dampak negatifnya sehingga akan mengancam warga sekitar karena seperti diketahui tidak ada satupun peraturan yang mengikat para penambang yang justru sangat merugikan alam sekitar.

”Kita lihat bahwa para penambang liar beserta para portirnya (pengangkut batuan yang mengandung emas) dengan santainya membuang sampah sembarangan di hutan dan di sungai.  “Mereka pun membuang tinja sembarangan, baik di sungai sekitar (seperti Aek Gajah) juga di ladang-ladang dan hutan, apakah ini bukan pencemaran lingkungan, padahal kita ketahui ribuan masyarakat akan menjadi korban atas kejadian ini” tutur Paul Willis.

Seperti sudah banyak diketahui umum, di prospek Sambung yang merupakan wilayah Kontrak Karya PT SM sedang terjadi kegiatan penambangan liar yang dilakukan oleh ratusan bahkan hampir ribuan orang termasuk warga dari Jawa Barat (Tasikmalaya, Leuwiliang, dan Pongkor), Jawa Timur (Banyuwangi), Banten (Malingping dan Cikotok), Jawa Timur (Banyuwangi), serta dari Bengkulu.

Bupati Madina HM Hidayat Batubara SE yang dimintai keterangan atas persoalan ini mengatakan bahwa pihaknya sudah menyurati Camat dan kepala desa agar melakukan sosialisasi atau pengarahan kepada masyarakat mengenai dampak lingkungan yang akan terjadi apabila tambang liar ini terus berlanjut.

,”Kami sudah surati camat dan kades agar agar mengarahkan warganya supaya tidak lagi melakukan tambang liar ini, dan menyampaikan kepada warga tentang bahaya penyakit penambangan ini, sejauh ini pemkab Madina sudah berkoordinasi dengan perusahaan di bawah BUMN yaitu Aenka Tambang untuk menentukan sikap selanjutnya, saya berharap semuanya berjalan dengan kondusif ” sebutnya lewat pesan singkat .(idw)

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KEMAUAN MENUNTASKAN POLEMIK

    KEMAUAN MENUNTASKAN POLEMIK

    • calendar_month Minggu, 16 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Di triwulan pertama 2013 dua hal yang yang bisa dicatat di Madina. Pertama penghentian sementara aktivitas PTPN IV. Kedua peristiwa amuk massa di Naga Juang terkait tambang rakyat. Meski tak terkait, benang merahnya ada. Yakni, dilema antara kenyamanan investor dan melindungi rakyat. Pemerintah daerah tentu harus mampu berada di antara kedua kutup ini. PTPN IV […]

  • Ini Untung Rugi Penggunaan Facebook Bagi Kesehatan Mental

    Ini Untung Rugi Penggunaan Facebook Bagi Kesehatan Mental

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Sebuah studi baru menemukan bahwa menggunakan Facebook bisa membantu mengatasi masalah mental seseorang. Namun bagaimanapun juga, platform jaringan sosial ini harus digunakan dengan hati-hati dan strategis karena juga bisa memperburuk kondisi kesehatan seseorang. Keelin Howard dari Buckinghamshire New University melakukan penelitian dengan merekrut 20 orang berusia 23 tahun hingga 68 tahun yang mengalami gangguan kesehatan […]

  • Operasi Patuh Toba, 1.120 Kenderaan Ditilang

    Operasi Patuh Toba, 1.120 Kenderaan Ditilang

    • calendar_month Selasa, 23 Mei 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 1.120 penilangan terhadap pengendara terjadi selama Operasi Patuh Toba 2017 yang dilakukan Polres Mandailing Natal. Operasi itu berlangsung selama 11 hari, sejak tanggal 9 hingga 22 Mei 2017 di berbagai kawasan Mandailing Natal. Selain tindak penilangan, teguran tertulis sebanyak 171. Demikian disampaikan Kasat Lantas Polres Madina, AKP Hendri ND […]

  • Tor Simarsayang Sepi Pengunjung, Pedagang Terancam Gulung Tikar

    Tor Simarsayang Sepi Pengunjung, Pedagang Terancam Gulung Tikar

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN- Razia intens yang dilakukan Polres Padangsidimpuan bersama Pemko, MUI, dan elemen lainnya baru-baru ini ini ternyata berimbas negatif terhadap usaha para pedagang di Tor Simarsayang. Sebanyak 31 pengusaha tenda di lokasi objek wisata itu mengaku sudah dua hari tidak mendapatkan pelanggan. Mereka mengaku terancam gulung tikar. Boru Manalu, salah seorang pedagang di Tor Simarsayang […]

  • Sekolah Pancasila, Siapa Para Muridnya?

    Sekolah Pancasila, Siapa Para Muridnya?

    • calendar_month Senin, 12 Jun 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Hersubeno Arief   HARI Rabu (8/6/2017) seharusnya adalah hari pertama  “sekolah” Pancasila dimulai. Tapi namanya juga sekolah baru buka.  Ruang-ruang kelasnya, guru-gurunya, petugas kebersihan dan petugas keamanannya juga belum tersedia. Yang ada baru kepala sekolahnya bernama Yudi Latief dan dewan pengarah yang diketuai oleh mantan Presiden Megawati. Muridnya? Potensi pasarnya sangat besar. […]

  • Menyongong Idul Fitri dan Aktualisasi Takwa

    Menyongong Idul Fitri dan Aktualisasi Takwa

    • calendar_month Senin, 4 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Muhbib Abdul Wahab Ramadhan merupakan sebuah sistem pendidikan Rabbani yang sangat efektif bagi pembentukan kesadaran diri dan karakter mulia. Pendidikan Ramadhan bersifat holistic integrative dan komprehensif, meliputi: pendidikan spiritual, sosial, intelektual, akhlak (moral), fisik, kesehatan, ekonomi, politik, dan budaya. Tujuan pendidikan Ramadhan adalah mengatualisasikan takwa pada diri mukmin yang berpuasa dalam kehidupan sehari-hari. Ibarat […]

expand_less