Rabu, 18 Feb 2026
light_mode

Pj Bupati Ngaku Tak Paham

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 22 Des 2010
  • print Cetak


Sementara itu, Pj Bupati Mandailing Natal (Madina) Aspan Sopian Batubara MM dalam nota jawaban atas tanggapan fraksi-fraksi DPRD Madina menyebutkan tak memahami tanggapan dan pertanyaan fraksi terkait kualitas pelayanan RSUD Panyabungan yang semakin menurun.
Jawaban ini disampaikan Aspan atas pandangan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPRD Madina menilai pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan menurun dan memprihatinkan.
“Pertanyaan saudara tentang kualitas pelayanan (RSUD, red) yang menurun tidak dapat kami pahami. Sebab, menurut data kunjungan berobat tahun 2010 meningkat dibandingkan dengan tahun 2009,” sebut Aspan Sofian Batubara, di hadapan 24 anggota DPRD Madina, dan seluruh SKPD, LSM, pada sidang paripurna, Selasa (21/12).
Menyangkut kualitas pelayanan, sambung Aspan, pihaknya masih berupaya untuk meningkatkan pelayanan di RSUD Panyabungan. Di antaranya, peningkatan kemampuan tenaga medis, penambahan tenaga dokter spesialis di luar PNS yang ada.
“Untuk itu, telah dilaksanakan kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU), juga Kementerian Kesehatan,” katanya.
Aspan juga menjelaskan, pasien miskin yang selama ini belum juga memeroleh pelayanan kesehatan semestinya, disebabkan RSUD Panyabungan hanya mengenal satu jenis sumber dana untuk pasien miskin, yakni yang berumber dari Jamkesmas.
“Pada kenyataannya kami menerima pasien yang membawa surat keterangan dari Kepdes dan tak terdata pada pelayanan Jamkesmas. Namun, bila yang bersangkutan benar-benar keluarga miskin,” ucap Bupati.
PAD dari RSUD Panyabungan, lanjut Aspan, sebesar Rp1,8 miliar dan kebutuhan dana sebesar Rp12,2 miliar dengan peruntukkan belanja pegawai dan belanja operasional sebesar Rp12.235.469.395 dan belanja modal lainnya sebesar Rp180 juta untuk pengadaan alat laboratorium.
“Komposisi pegawai RSUD Panyabungan terdiri dari PNS dokter spesialis sebanyak 3 orang, dokter umum 12 orang, PNS struktural sebanyak 12 orang dan tenaga paramedis perawatan sebanyak 82 orang. Di samping itu, RSUD masih memiliki tenaga honorer baik paramedis dan Satpam serta cleaning sevice dan lainnya. Dan semua itu membutuhkan biaya,” bebernya lagi. (wan)
Sumber : Metro tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atika Rekom Pelarangan Tambang Ilegal Kotanopan

    Atika Rekom Pelarangan Tambang Ilegal Kotanopan

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tambang emas ilegal di pinggiran sungai Batang Gadis kawasan Kotanopan bakal terhenti. Pertemuan banyak pihak di aula kantor bupati Mandailing Natal (Madina), Kamis (4/4/2024) membahas tambang itu yang mencuatkan kesimpulan melarang aktivitas tambang. Pertemuan itu dipimpin Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution; Kapolres Madina, AKBP Arie Sofandi Paloh; Dandim […]

  • Polsek Batang Natal Tutup Mata, Aktifitas Tambang Emas Ilegal di Desa Rantobi Terus Beroperasi

    Polsek Batang Natal Tutup Mata, Aktifitas Tambang Emas Ilegal di Desa Rantobi Terus Beroperasi

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal -Mandailing Online: Polsek Batang Natal di Kecamatan Batang Natal, Kabupaten.Mandailing Natal ( Madina ) terkesan tutup mata terhadap aktifitas tambang emas ilegal di Desa Rantobi tepatnya di Dusun Batumarsaong. Aktifitas tambang ilegal itu sendiri dilakukan mafia tambang bernama Fajaruddin. Dari pengakuan Fajaruddin sendiri bahwa aktifitas tambang emas ilegal nya itu merupakan kerjasama dengan masyarakat […]

  • Jangka Dekat, Jalan Tabuyung – Manuncang Akan Dikerjakan

    Jangka Dekat, Jalan Tabuyung – Manuncang Akan Dikerjakan

    • calendar_month Jumat, 11 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) sesuai Inpres Nomor 3 Tahun 2023 Pemerintah Pusat kucurkan dana Rp. 50 Milyar untuk pembangunan jalan sepanjang 11 Km di Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal ( Madina ). Hal ini dikatakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 33 Balai Jalan Nasional Kementerian PUPR Sumatra II M.Fauzan Azima Lubis saat melaporkan kegiatan itu […]

  • Aneh! Direktur RSUD Panyabungan Mengaku Tak Tau Jumlah Pegawainyan yang Lolos PPPK Formasi 2023

    Aneh! Direktur RSUD Panyabungan Mengaku Tak Tau Jumlah Pegawainyan yang Lolos PPPK Formasi 2023

    • calendar_month Rabu, 17 Jan 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )-Aneh, Direktur RSUD Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) dr. Rusly Pulungan tidak tau berapa jumlah tenaga honor di RSUD yang lulus seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja ( PPPK ) formasi Tahun 2023 lalu. ” sampai saat ini belum ada yang melapor siapa yang lulus dan tidak perihal […]

  • Benarkah Orang Indonesia Harus Bayar Suap untuk Layanan Publik?

    Benarkah Orang Indonesia Harus Bayar Suap untuk Layanan Publik?

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Apa kabar pelayanan publik di Indonesia? Masihkan harus mengeluarkan uang suap untuk mendapatkan kemudahan dan proses cepat? Data Transparency International dalam global corruption barometer 2013 menyebutkan 4 dari 10 orang Indonesia harus mengeluarkan suap untuk layanan publik. Dalam data TI yang sudah dirilis tahun ini dan dikutip detikcom, Selasa (17/9/2013), disebutkan bahwa responden Indonesia yang […]

  • Harimau Terperangkap Jerat Babi Hutan

    Harimau Terperangkap Jerat Babi Hutan

    • calendar_month Jumat, 27 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATANG NATAL (Mandailing Online) – Seekor harimau terjerat perangkap babi hutan. Itu terjadi di Desa Batu Madinding Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Tali jerat itu dipasang petani untuk menangkap hama babi yang sering merusak tanaman kebun. Panogu, pemilik perangkap terperangah melihat perangkapnya sudah menjerat seekor harimau, Kamis (26/11). Belum diketahui pasti umur dan […]

expand_less