Kamis, 19 Mar 2026
light_mode

PKS Sorot Kelangkaan Gas 3Kg Subsidi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
  • print Cetak

Mulyanto

JAKARTA (Mandailing Online) – Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS, Mulyanto, menyebut Pemerintah super tega pada masyarakat yang kesulitan mendapatkan gas LPG 3 kg bersubsidi.

Pemerintah bukan mengatasi kelangkaan gas LPG bersubsidi itu malah meluncurkan produk LPG 3kg nonsubsidi bermerek Bright dengan harga yang lebih mahal.

Kebijakan itu, kata Mulyanto, akan membuat pengadaan dan pendistribusian LPG 3kg bersubsidi semakin terbatas dan sulit. Ujung-ujungnya masyarakat dipaksa membeli LPG 3kg nonsubsidi.

Mulyanto juga memperkirakan hadirnya LPG 3kg nonsubsidi akan meningkatkan tindak penyalahgunaan LPG 3kg bersubsidi oleh pihak tertentu. Mengingat selisih harga jualnya sangat besar.

“Pertamina saat ini menjual LPG 3kg merek Bright seharga Rp56.000 terbatas di Jakarta dan Surabaya, jauh kebih mahal dari gas melon 3 kilogram bersubsidi yang sekitar Rp20.000. Produksi gas pink 3kg ini rawan penyimpangan,” kata Mulyanto, di Jakarta, Jum’at (28/7/2023) sebagaimana dilansir PKS.Id.

Mulyanto menambahkan, selama ini salah satu modus penyimpangan gas melon bersubsidi yang ditemukan aparat adalah pengoplosan, yang memindahkan isi gas elpiji dari tabung melon 3 kilogram bersubsidi ke dalam tabung 12 kilogram non subsidi.

“Modus ini tidak lain mengubah dari barang bersubsidi dijual menjadi barang non-subsidi yang berharga mahal,” ungkapnya.

Menurut Mulyanto produk gas elpiji pink berukuran 3 kilogram ini, yang berukuran sama persis dengan gas melon 3 kilogram bersubsidi, akan makin memudahkan pengoplosan. Apalagi marjinnya besar, mencapai Rp 36.000 per tabung. Pengoplosan bisa semakin marak.

“Dari ukuran yang berbeda saja terjadi pengoplosan gas elpiji, apalagi kalau barang dan ukurannya serupa. Kasarnya, tinggal cat ulang saja dari tabung berwarna melon menjadi pink, maka berubah dari barang bersubsidi menjadi barang non-subsidi. Ini kan semakin rawan. Inikan sebentuk dualitas produk. Dimana komoditas yang sama, dijual dengan harga yang berbeda. Yang satu bersubsidi dan yang lain non-subsidi,” jelas Mulyanto.

Sebagai informasi, di tengah harga gas LPG dunia yang terus merosot hampir setengahnya sejak puncaknya di awal tahun 2022, harga LPG di Indonesia tetap bertahan.

Yang terjadi justru sebaliknya, muncul kelangkaan gas LPG 3 kilogram dan harganya juga melejit. Demikian dilaporkan dari berbagai daerah seperti Balikpapan, Makasar, Bali, Banyuwangi, sumbar, dll.

Ada penumbuhan demand pasca pandemi Covid-19. Namun diperkirakan oleh Pertamina, over kuota tersebut tidak lebih dari 2,7 persen atau kekurangan sebesar 0.3 juta ton LPG 3 kg. (pks.id/dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yusuf-Imron Akan Perjuangkan Pengembangan Industri Kecil

    Yusuf-Imron Akan Perjuangkan Pengembangan Industri Kecil

    • calendar_month Sabtu, 5 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    HUTABARGOT (Mandailing Online) –  Bahwa keterpurukan ekonomi yang melanda masyarakat harus menjadi perhatian yang serius. Karena itu pasangan calon bupati Mandailing Natal nomor urut 1 Yusuf Nasution-Imron Lubis akan gigih memperjuangkan anggaran bagi tumbuh kembangnya kelompok-kelompok usaha bersama (kube) di dalam masyarakat dalam rangka mendongkrak pertumbuhan ekonomi sehingga kesejahteraan dapat semakin meningkat. Itu yang dikatakan […]

  • Atika: KIM Sangat Strategis Bantu Warga Tentang Informasi

    Atika: KIM Sangat Strategis Bantu Warga Tentang Informasi

    • calendar_month Kamis, 14 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution menyatakan keberadaan KIM memiliki fungsi sebagai penghubung dalam proses diseminasi dan aspirasi antara pemerintah dengan masyarakat maupun antar masyarakat. “Keberadaan KIM sangat strategis, untuk membantu pengelolaan informasi di masyarakat di dalam mendukung pembangunan daerah, oleh karena itu, pemerintah Kabupaten Mandailing Natal berupaya untuk menguatkan […]

  • Penjualan di Pasar Baru Turun Gara-gara Lumpur

    Penjualan di Pasar Baru Turun Gara-gara Lumpur

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Infrastruktur relokasi Pasar Baru Panyabungan menjadi faktor utama penurunan jumlah pembeli. Gang pasar yang becek dan banyak titik berlumpur penyebab konsumen malas datang ke relokasi Pasar Baru Panyabungan. Itu diutarakan sejumlah pedagang kepada Mandailing Online, Selasa (13/10/2020). “Menurun. Dagangan sepi sejak hujan yang selalu turun. Orang malas datang karna pasar ini […]

  • BANJIR BANDANG KEMBALI TERJADI DI MADINA
    Tak Berkategori

    BANJIR BANDANG KEMBALI TERJADI DI MADINA

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    Belasan Luka, 180 Penduduk Mengungsi, Sejumlah Rumah Hanyut PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Banjir bandang kembali menerjang Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Minggu (28/4/2013) pukul 18.30 WIB. Banjir bandang akibat meluapnya Sungai Aek Mata dan Aek Rantopuran, menyebabkan tiga belas desa berdampak langsung. Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasioanal Penaganggulangann Bencana (BNPB), […]

  • Penemuan Ladang Ganja Terus Berulang, MPC PP: Seluruh Stakeholder Harus Duduk Bersama

    Penemuan Ladang Ganja Terus Berulang, MPC PP: Seluruh Stakeholder Harus Duduk Bersama

    • calendar_month Senin, 21 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menanggapi penemuan ladang ganja yang terus berulang di Mandailing Natal (Madina), Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) meminta agar stakeholder duduk bersama mencari solusi terbaik. Demikian disampaikan Ketua Bidang (Kabid) Keagamaan dan Kerohanian Syamsul Hidayat Borotan, S.Pd.I kepada Mandailing Online, Senin (21/2). “Penemuan 2 hektare berisi 10.000 ribu batang ganja […]

  • AMMPBB: APBD Sidimpuan 2011 Untuk Siapa?

    AMMPBB: APBD Sidimpuan 2011 Untuk Siapa?

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bukan untuk membiayai urusan birokrasi semata. Kebijakan-kebijakan yang menyentuh langsung pada kemaslahatan masyarakat harus dikedepankan. Elemen masyarakat merasa dikebiri akan alokasi APBD Sidimpuan yang 75% nya dialokasikan untuk birokrasi. Dana APBD Sidimpuan Tahun 2011 sebesar Rp435 miliar telah disahkan. Namun APBD itu dinilai sama sekali tidak menyentuh […]

expand_less