Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

PNS protes kebijakan Wabup

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 10 Des 2010
  • print Cetak


LIMAPULUH – Aksi demo PNS di gedung DPRD Kabupaten Batubara memprotes kebijakan Wabup Gong Matua Siregar, berbuntut panjang. Kerana hal itu mengarah penghinaan kepada Wabup sesuai isi poster yang dibawa massa pada aksi tersebut.

”Ini merupakan penghinaan terhadap diri saya,” tukas Wakil Bupati (Wabup), Gong Matua Siregar, pagi ini, seraya mengaku telah memanggil Sekda, sekaligus meminta pertanggungjawaban dalam hal itu.

Kemudian ada korlap meminta SPTP dengan tujuan, apabila terjadi sesuatu penyimpangan. ”Tetapi masalah yang dipertanyakan, kok lari kepada pribadi,” ujarnya.

Soal pengalihan MoU serta tidak maunya Wabub menandatangani P-APBD tahun 2010, Wabub tidak pernah dilibatkan dalam pembahasan anggaran. Tetapi, Wabup tetap meminta petunjuk kepada atasan.

Soal non aktifnya Ahmad Ilham selaku kepala BKD, karena melaksanakan rapat panitia tidak ada koordinasi dan tidak pernah hadir setiap dipanggil. Belum lagi anggota kabur ketika melakukan kunjungan ke kantor BKD dalam kaitan melakukan pemantauan sekaligus mengetahui jumlah pelamar.

Terkait ancaman kepada kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang dilakukan sekelompok orang dengan mendatangi tempat tinggalnya, Wabup mengaku tidak tahu-menahu.

”Malam itu dia sedang di rumah dan tidak ada ke luar. Kok ada bilang diancam. Apa ancamannya. Wajar itu dipertanyakan sebagaimana poster yang ada di antaranya berbunyi bentuk ancaman,” katanya.

Menurut informasi, selain Kadis Pendidikan M Syafi’i didatangi sekelompok orang di lingkungan tempat tinggalnya yang melontarkan kalimat bernada ancaman.

Hal yang sama dialami Kadis Perikanan dan Kelautan, Azuar Hamid. Kelompok itu mendatangi rumah Azuar di Kedai Sianam Desa Guntung Kec Lima Puluh.

”Mereka datang jam 20:15 dengan mengunakan tiga mobil menuduh saya yang tidak-tidak,”ujarnya. Dalam kaitan ini, kata Azuar, dirinya telah mengadu ke Polsek Lima Puluh karena merasa tidak senang atas kedatangan dan perbuatan kelompok orang.

Terpisah Sekwan DPRD Kabupaten Batubara, Hasan Muda, mengaku menerima faxs dari Unpad tentang pembatalan kerjasama dengan Pemkab Batubara sebagaimana surat bernomor 23756/H6.5/TU/2010 tanggal 8 Desember 2010 ditandatangani Pembantu Rektor Bidang Kerjasama Prof dr Td Zul Rizka MSc.

Surat itu, menurut Hasan, ditembuskan kepada Men PAN,BKN RI, Gubsu, Ketua DPRD Batubara, Sekda Batubara, dan Kepala Pusat Penelitian SDM dan Lingkungan Program Pasca Sarjana Universitas Indonesia (UI).
Sumber : Waspada Online

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atika dan PKS Bantu Korban Ledakan Tabung LPG

    Atika dan PKS Bantu Korban Ledakan Tabung LPG

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bersama calon wakil bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution memberikan bantuan kepada keluarga korban ledakan tabung gas LPG. Bantuan jenis uang tunai itu diserahkan di ruang perawatan RSU Panyabungan, Selasa (30/6/2020) oleh Atika Azmi Utammi dan Ketua DPD PKS Madina, Ustad Wahiddin Arjun. Korban ledakan itu satu […]

  • Tukang Rekap Kim Ditangkap Tim Opsnal Polres Madina.

    Tukang Rekap Kim Ditangkap Tim Opsnal Polres Madina.

    • calendar_month Kamis, 10 Mar 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN  ( Mandailing Online ) – Tim Opsnal  Reskrim Polres Mandailing Natal kembali meringkus seorang tukang rekap judi tebak angka  jenis KIM di Desa Bange Kecamatan Siabu, Mandailing Natal, Rabu (9/3) sekitar pukul 22.15 Wib. Demikian dikatakan Kapolres Mandailing Natal AKBP Andry Setiawan  SIK melalui Kasat Reskrim AKP Hendro S, SH kepada Mandailing Online, Rabu, […]

  • Disebut ‘Pak Pos’ Razman Arif akan Laporkan Mantan Calon Wabup Madina

    Disebut ‘Pak Pos’ Razman Arif akan Laporkan Mantan Calon Wabup Madina

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Razman Arif Nasution, Mantan Kuasa Hukum Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho-Evy Susanti, merasa gerah karena disebut sebagai ‘Pak Pos’ oleh mantan calon Wakil Bupati (Wabup) Mandailing Natal (Madina), Shafron. Sebutan ‘Pak Pos’ itu tertulis di laman facebook pribadi milik Shafron, yang diposting Selasa (8/9) dini hari. Dengan memajang foto Razman Arif saat diwawancarai […]

  • Ada Tiang Listrik Milik PLN Ditengah Pembangunan Jalan bernilai 1,5 M di Desa Pagur

    Ada Tiang Listrik Milik PLN Ditengah Pembangunan Jalan bernilai 1,5 M di Desa Pagur

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ditengah gencarnya niat baik Pemda Madina dalam menuntaskan proyek infrastruktur jalan, ada saja yang kurang mendukung. Aneh nya itu dari  perusahaan pemerintah sendiri. Di Kecamatan Panyabungan Timur, tepatnya di Desa Pagur Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) Pemkab lewat dinas PUPR nya sedang melakukan pengaspalan jalan dengan nama pekerjaan paket proyek […]

  • Ketua Kadin Sumut Apresiasi Keberadaan Tenun di Silangitkoi

    Ketua Kadin Sumut Apresiasi Keberadaan Tenun di Silangitkoi

    • calendar_month Jumat, 11 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    KOTASIANTAR (Mandailing Online) – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara (Sumut) H. Ivan Iskandar Batubara mengapresiasi keberadaan Kampung Tenun di wisata Sawah 3 Dimensi Silangitkoi Hutasiantar, Panyabungan. Ivan menyebutkan, keberadaan tenun di Silangitkoi yang pengerajinnya merupakan warga sekitar sangat layak dikembangkan dan didukung untuk mendorong ekonomi masyarakat. “Tenun merupakan salah satu kerajinan yang […]

  • Manuver Politik Murahan Sang Bupati

    Manuver Politik Murahan Sang Bupati

    • calendar_month Rabu, 24 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : M. Amin Nasution,SH.MH Ketua LBH Al-Amin Madina   Hari gini ada Bupati yang tidak tahu prosedur pengunduran diri dari jabatan adalah sungguh sangat ironis mengingat jabatan Bupati adalah jabatan politik yang sangat prestise yang mengemban amanat mayoritas suara rakyat dalam satu kabupaten. Sahdan, tanggal 18 April 2019 (sehari setelah Pilpres/Pileg) Bupati Mandailing Natal […]

expand_less