Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Produksi dan Harga Karet di Madina Turun

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 20 Des 2010
  • print Cetak


MADINA : Hujan yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam satu pekan terakhir mengakibatkan produksi dan harga getah karet di pasar-pasar lelang karet menurun.

Seperti di Kelurahan Kota Siantar, harga getah karet turun dari semula Rp15.000 menjadi Rp13.500 per kilogramnya. Begitu juga di Desa Gunungtua Kecamatan Panyabungan, harganya hanya Rp13.000 per kg, dan di Kecamatan Batang Natal dari sebelumnya Rp16.000 turun menjadi Rp14.000 per kg,Selain harga, produksi getah karet masyarakat kini juga mengalami penurunan drastis hingga 50 – 70%.

“Hujan dalam sepekan terakhir ini benar-benar telah membuat produksi petani karet di daerah ini menurun drastis, karena para petani karet kebanyakan tidak bias menderes dengan cuaca seperti ini” ujar Sahruddin, salah seorang pedagang pengumpul kepada Berita, di Kelurahan Kota Siantar.

Dijelaskannya, karena musim penghujan saat ini, kadar air getah karet yang dijual petani menjadi lebih tinggi, dan inilah yang menyebabkan harganya menjadi turun.

Soleh Nasution (43), petani karet mengakui satu minggu ini hanya dua kali saja menderes karetnya, itu pun banyak getah hasil deresan yang terbawa oleh air hujan sehingga menurunkan produksinya.

“Biasa kalau musim penghujan, apalagi curah hujan dalam sepekan terakhir cukup tinggi terpaksa saya tidak menderes, kalaupun kita deres bisa mengakibatkan rusaknya pohon karet. Jadi mau tidak mau ditunggu pas waktu tidak hujan, itupun selesai di deres harus langsung disimpan menghindari agar tidak terbawa air hujan. Tidak seperti selama ini dibiarkan dalam beberapa hari baru kita simpan seterusnya dijual,” ujarnya yang mengakui hasil produksinya turun hingga 70%.

Sementara dari pantauan Berita di pasar lelang karet di Gunungtua, biasa dalam satu minggu bisa mengeluarkan 2 – 3 ton karet, namun saat ini hanya berkisar 1 ton saja.

“Kalau kita kalkulasikan dari seluruh pengumpul hasil getah karet pada minggu ini hanya berkisar 1 ton saja, padahal kalau cuaca lagi bagus bisa mencapai 3 ton. Ini karena musim hujan, banyak petani karet tidak menderes,” ujar Oji Nasution salah seorang pedagang penampung di sana .(isk/mfr)
Sumber : Beritasore

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Madina “Warning” PT Rendy

    DPRD Madina “Warning” PT Rendy

    • calendar_month Kamis, 19 Jan 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina), Sumut akan memilih dua opsi terhadap PT Rendy Permata Raya yang dinilai bandel merealisasi kebun plasma. Rapat Gabungan Komisi DPRD Madina di gedung dewan, Kamis (19/1/2023) membahas dan mengumpulkan data-data valid terkait masalah kebun plasma yang puluhan tahun belum direalisasi PT Randy kepada warga Singkuang I, […]

  • Round Bikes Transport Hadir di Madina

    Round Bikes Transport Hadir di Madina

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Round Bikes Transport (RBT) hadir di Mandailing Natal untuk menyahuti kebutuhan masyarakat dalam hal efektivitas waktu dengan pelayanan prima. Perusahaan yang bergerak di bisang jasa pengantaran ini mengedepankan pelayanan prima dengan biaya terjangkau. Perusahaan jasa yang dibidani Mulyadi Rizky ini pada Selasa (5/4) telah launching dan sosialisasi kepada masyarakat lewat konvoi […]

  • Bupati Tinjau Pemotongan Qurban Pemkab

    Bupati Tinjau Pemotongan Qurban Pemkab

    • calendar_month Minggu, 10 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah menunaikan Salat Iduladha 1443 H/2022 di Masjid Agung Nur Ala Nur, Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution meninjau pemotongan hewan kurban yang diberikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madina. Peninjauan tersebut dimulai dari Masjid Agung Nur Ala Nur dilanjutkan ke Desa Gunungtua dan berakhir di Panyabungan Julu. Pada peninjauan pertama […]

  • Seri HUT Madina : Mandailing Melahirkan Banyak Ulama Kharismatik (4-Selesai)

    Seri HUT Madina : Mandailing Melahirkan Banyak Ulama Kharismatik (4-Selesai)

    • calendar_month Jumat, 10 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : BASYRAL HAMIDI HARAHAP (In Memorial) Sejarahwan Mandailing     Haji Muhammad Siddiq Nasution (1925-1982) lahir pada tanggal 11 Februari 1925 d Gunung Tua, ia adalah putera tertua Sutan Parimpunan dari Gunung Tua, Mandailing. Ibunya Rukiyah Dalimunthe dari Sigalangan. Belum lagi menamatkan HIS ia berangkat bersama kakek dan neneknya, Syekh Haji  Hasan dan Ramlah […]

  • Video: Perayaan HUTRI di Siabu Diisi Berbagai Perlombaan

    Video: Perayaan HUTRI di Siabu Diisi Berbagai Perlombaan

    • calendar_month Selasa, 9 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-77 Republik Indonesia, forum koordinasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam) Siabu menggelar beberapa perlombaan seperti tari kreasi, lomba lari, kaligrafi, dan lainnya. Ragam perlombaan itu mulai diselenggarakan sejak 29 Juli sampai dengan 17 Agustus 2020. Perlombaan ini menyasar siswa berbagai tingkatan dan masyarakat.  

  • Willem Iskander “belajar dari sejarah masa lalu”

    Willem Iskander “belajar dari sejarah masa lalu”

    • calendar_month Jumat, 3 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Resensi buku Di negeri penjajah: orang Indonesia di negeri Belanda sejarah Willem Iskander dinegeri orang yang di bukukan semoga menjadi pelajaran terbaik bagi putra mandailing di negeri orang.

expand_less