Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Produksi Karet Menurun Dratis di Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
  • print Cetak

Panyabungan. Tingginya curah hujan dalam beberapa waktu belakangan ini, membuat produksi karet petani di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalami penurunan. Bahkan, penurunan sangat drastis terjadi sejak seminggu terakhir sehingga sangat berdampak pada perekonomian petani. “Satu minggu terakhir kita tidak bisa menderes (menyadap karet -red) akibat tingginya curah hujan, hal ini sudah mulai berdampak pada stok bahan pokok yang harus dicukupi setiap hari, karena dalam seminggu ini tidak ada pendapatan dari hasil karet. Sementara penghasilan kita dari yang lain juga tak ada,” sebut Wildan Lubis, salah seorang petani karet di Desa Tarlola, Kecamatan Batang Natal, kepada MedanBisnis, Selasa (27/9).

Dikatakannya, wilayahnya merupakan daerah pegunungan dan curah hujannya akhir-akhir ini begitu tinggi. “Hampir setiap hari terjadi hujan dan cukup panjang, atau bisa sekitar 6 jam lamanya. Ini membuat kalangan petani tak dapat menderes, sebab batang karet selalu basah,” ujarnya.

Akibat tidak adanya penghasilan selama seminggu terakhir ini, sebut Wildan, keuangan keluarganya pun semakin menipis sementara persediaan bahan pokok di rumah juga semakin habis. “Jika kondisi ini masih terjadi hingga beberapa waktu kedepan, kita tidak tahu lagi mau makan apa. Sebab persediaan di rumah pasti sudah habis. Mungkin terpaksa harus mencari hutangan, menunggu kita bias menderes lagi,” keluhnya.

Sahlan Nasution, salah seorang penampung getah karet di Kecamatan Batang Natal mengatakan, sebelum curah hujan tinggi dalam seminggu terakhir, biasanya dirinya bisa mengirim 3 – 4 truk getah karet ke pabrik getah di wilayah Tapsel. “Tapi dalam seminggu ini, untuk bias mengirim 1 truk getah saja sulit karena minimnya produksi karet yang dihasilkan petani,” katanya sembari menyatakan jika harga karet saat ini masih relative stabil di kisaran Rp 15.000 sampai Rp 16.000 per kilogramnya.

Kadis Perindag, Pasar dan UKM Kabupaten Natal, Ansyari Nasution, meminta kepada seluruh penampung karet yang ada di daerah itu agar tidak memanfaatkan situasi ekonomi para petani karet untuk menekan harga serta berdalih pada kualitas karet di saat musim hujan, karena ada standar harga melalui kualitasnya.

“Pinjaman para petani karet juga jangan nantinya menjadi monopoli pembelian sehingga mempengaruhi pendapatan petani juga, sebab kondisi para petani karet saat ini sudah sangat sulit, apalagi mayoritas petani karet tersebut adalah buruh train bukan pemilik kebun karet,” sebutnya. (henri)

Sumber : medanbisnis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014. Ruang I. (Sesi II) Hari : Rabu, Pukul : 10.15 s/d 12.45 wib Tanggal : 10 desember 2014   NO.   RUANG UJIAN   NO. PESERTA   NAMA PESERTA 1 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 52132000041 DEDI MISWAR 2 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB […]

  • Pemkab Madina Diminta Kendalikan Harga

    Pemkab Madina Diminta Kendalikan Harga

    • calendar_month Rabu, 19 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah daerah diminta melakukan antisipasi terkait harga kebutuhan pokok yang mulai merangkak naik dua hari terakhir di Mandailing Natal (Madina). Arman Tanjung, konsumen yang ditemui di pasar lama Panyabungan, Rabu (19/6/2013) mengatakan dua hari ini harga kebutuhan pokok terus merangkak. (berita terkait di http://mandailingonline.com/harga-naik-di-panyabungan/) Asiah, seorang pedagang, mengungkapkan ada dua faktor […]

  • Gaji Tenaga Ahli DPRD Madina Diduga Jadi Temuan BPK.Segini Besaran Anggaran nya

    Gaji Tenaga Ahli DPRD Madina Diduga Jadi Temuan BPK.Segini Besaran Anggaran nya

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ): rasa was was menyelimuti tenaga ahli di DPRD Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ). Pasalnya gaji tenaga ahli DPRD tahun anggaran 2024 dikabarkan jadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi ( BPK-P ). Para staf ahli itu kabarnya diwajibkan melakukan pengembalian ke kas daerah. Isyu temuan BPK-P itu juga jadi bahan perbincangan […]

  • Demi Citra, PM Malaysia Suap Stasiun TV

    Demi Citra, PM Malaysia Suap Stasiun TV

    • calendar_month Minggu, 7 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KUALA LUMPUR – Stasiun TV internasional CNBC membatalkan siaran program utama mereka World Business yang diduga menerima suap dari Perdana Menteri Malaysia Najib Razak untuk wawancara khusus dan pencitraan pemerintah Malaysia. Situs themalaysianinsider.com pada Kamis malam (4/8/2011) merilis laporan FBC Media sebuah perusahaan jasa humas di Inggris menerima uang jutaan Ringgit Malaysia untuk merekayasa pemberitaan. […]

  • Istana merasa terhina

    Istana merasa terhina

    • calendar_month Sabtu, 10 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Pihak Istana meradang mendengar ucapan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD. Pria asal Madura itu menuding mafia narkoba telah masuk lingkaran Istana menyusul diberikannya grasi kepada gembong narkoba Meirika Franola alias Ola. “Saya sangat keberatan dan terhina dengan kata-kata Mahfud MD, Ketua MK yang menuduh mafia narkoba sudah masuk ke lingkaran Istana. Suatu […]

  • Jumlah Tertimbun Sekitar 10 Orang

    Jumlah Tertimbun Sekitar 10 Orang

    • calendar_month Rabu, 6 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pengakuan Salah SEorang yang Selamat PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jumlah orang yang terperangkap dalam timbunan reruntuhan tanah pada peristiwa lobang runtuh di bukit Sarahan, Desa Huta Bargot Julu, Kecamatan Huta Bargot, Mandailing Natal, diperkirakan 10 orang. Kejadiannya, sekitar pukul 11.15 WIB, Senin malam (4/2). Para penambang yang tertimbun ini adalah penduduk dari berbagai desa di […]

expand_less