Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

Produksi Padi Sumut 2012 Ditargetkan 4,02 Juta Ton

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 21 Jan 2012
  • print Cetak

Medan. Propinsi Sumatera Utara (Sumut) menargetkan produksi padi tahun 2012 mencapai 4.027.301 ton atau naik dibandingkan tahun 2011 yang hanya mencapai 3.659.683 ton.
Kepala Dinas Pertanian Sumut, Muhammad Roem mengatakan, kebutuhan beras dari tahun ke tahun meningkat seiring dengan banyaknya jumlah penduduk. Untuk itu, target produksi padi ditingkatkan menjadi 4.027.301 ton. “Kita optimis dapat mencapainya. Karena banyak kebijakan yang sudah disiapkan. Karena di tahun 2011 saja, produksi yang diperoleh melebihi dari target,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (20/1) di Medan.

Dikatakannya, pencapaian produski tersebut didukung dengan pembuatan lahan sawah baru di daerah Nias Selatan, dan Mandailing Natal (Madina). Sedangkan untuk daerah pantai Timur seperti Kabupaten Langkat, Deliserdang, Serdang Bedagai (Sergai), Batu Bara sudah tidak memiliki lahan. “Kita menjurus ke daerah lain, sedangkan untuk pantai timur sudah tidak ada lagi lahan yang tersedia,” ucapnya.

Selain itu, program irigasi dari Sungai Ular yang mampu mengairi sekitar 18.500 hektare di daerah Sergai dan sekitarnya, dapat menambah produksi dari beras dari lahan tersebut. “Rencana proyek irigasi dari sungai ular akan terealisasi pada 2012, jadi kita harap dapat mendongkrat target tersebut,” tambahnya.

Sedangkan untuk lahan aktif yang saat ini sekitar 750 hektare dan produktivitas tanaman juga ditingkatkan dari 477 ton per hektare menjadi 550 ton per hektare. Program lain yang diharapkan untuk mencapai program ini adalah membangun infrastruktur, distribusi pupuk bersubsidi lancar, bantuan pupuk cepat terealisasi, dan program pemerintah untuk sekolah terealisasi. “Pertanian akan menyerap tenaga kerja, jadi sebuah program yang dicanangkan tersebut cepat untuk terealisasi, sehingga target juga tercapai,” tambah Roem.

Saat ini, para petani di Sumut sedang memanfaatkan musim yang tidak stabil ini, dengan menanam padi secara bersama. Sehingga di prediksi, panen raya terjadi pada Februari, Maret, dan April mendatang. “Kita optimis, panen ini akan berhasil. Inisiatif kita melalui pemantauan di daerah selalu memperhatikan perkembangan, begitu ada hama datang, kita langsung bertindak,” jelasnya.

Meski memang, dengan perubahan iklim saat ini sangat mencolok dengan panas pada pagi dan siang hari, dingin pada malam hari, tidak bagus karena hama wereng akan cepat datang. Untuk itu, pemerintah, swasta dan petani diminta mendukung peningkatan produksi tanaman padi. Ini perlu dilakukan agar bisa bekerjasama untuk menjaga tren positif yang terjadi sekarang ini. Dengan begitu, Sumut bisa menjadi salah satu daerah penyumbang gabah untuk ketahanan pangan nasional.

Petani juga harus cermat memilih benih yang unggul, pola tanam yang teratur dan proses budidaya yang baik sehingga produktivitas padi lebih tinggi lagi.

Sementara produksi padi di Sumut hingga Desember 2011 berdasarkan Angka Ramalan (Aram) III telah mencapai 3.610.941 ton. “Angka ini bukanlah angka tetap (Atap), angka ini bisa berubah dan kemungkinan bisa mencapai target,” tuturnya.

Pencapaian target produksi padi tahun ini, selain didukung dengan kondisi iklim, juga berhasilnya program Sekolah Lapang Pengelola Tanaman Terpadu (SL-PTT) yang telah diterapkan sejak 2006 lalu, sehingga menambah produktivitas tanaman pangan di Sumut.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Suharno mengatakan Atap produksi padi tahun 2010 di Sumut yang mencapai sebesar 3.582.302 ton, meningkat sebesar 54.403 ton dibandingkan Atap produksi padi tahun 2009. Peningkatan tersebut disebabkan meningkatnya hasil per hektare sebesar 1,56 kwintal per hektare atau 3,40%, meski luas panen mengalami penurunan sebesar 13.733 hektare atau 1,79%.

Untuk Aram III produksi padi pada tahun 2011 diperkirakan sebesar 3.611.244 ton atau naik sebesar 28.942 ton dibanding produksi Atap tahun 2010. Peningkatan produksi disebabkan peningkatan luas panen sebesar 2.520 hektare atau 0,33%. “Sedangkan hasil per hektare mengalami kenaikan sebesar 0,22 kwintal per hektare atau 0,46%,” tandasnya. (yuni naibaho.mrdan bisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penderita Hernia yang Dibawa Atika ke Rumah Sakit Sudah Boleh Pulang

    Penderita Hernia yang Dibawa Atika ke Rumah Sakit Sudah Boleh Pulang

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Alhamdulillah, dua pasien yang diantar calon wakil bupati Mandailing Natal (Cawabup Madina) Atika Azmi Utammi Nasution ke RSU Panyabungan untuk mendapatkan perawatan ternyata sudah diperbolehkan pulang ke rumah. Satu di antaranya bahkan dinyatakan sembuh oleh dokter yang menangani. Demikian disampaikan Kepala Bidang Pelayanan Rumah Sakit Umum (RSU) Panyabungan dr. Ridha Fauziah […]

  • Terdakwa Kasus Penipuan CPNS Dituntut 30 Bulan Penjara

    Terdakwa Kasus Penipuan CPNS Dituntut 30 Bulan Penjara

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Sidang kasus penipuan 51 orang pelamar CPNS Pemkab Deli Serdang Formasi Tahun 2007/2008 dengan terdakwa Ermaida Tambunan di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (15/03/2011), kembali memanas. Dewi, anak salah seorang terpidana yang sudah diputus dalam kasus yang sama pada persidangan sebelumnya, mengamuk ketika mendengarkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Irma Hasibuan menuntut Ermaida Tambunan, pegawai […]

  • Polisi Usut Proyek DAS Batang Angkola

    Polisi Usut Proyek DAS Batang Angkola

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    SIDIMPUAN, – Diduga dikerjakan asal jadi, Pengaman tebing Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Angkola di Desa Huta Lombang, Psp Tenggara ambruk beberapa hari lalu. Kini polisi masih mengusut proyek dari Balai Benih Ikan dengan pagu Rp749 juta tersebut. Menurut beberapa warga sekitar, kejadian pasti ambruknya pengaman tebing DAS itu tidak diketahui oleh mereka. “Tidak ada […]

  • Generasi Muda, Jadilah Penyebar Tauhid

    Generasi Muda, Jadilah Penyebar Tauhid

    • calendar_month Rabu, 9 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Alfi Ummuarifah Pegiat Literasi Islam Kota Medan Tragedi di Itaewon dan beberapa tragedi lain dengan hilangnya ratusan nyawa dalam acara-acara hiburan yang melibatkan generasi muda semakin mengkhawatirkan. Hilangnya ratusan nyawa itu tak dianggap masalah oleh negara. Kasusnya pun tidak terlalu diseriusi untuk diselesaikan. Peluang untuk terjadi lagi selalu ada. Masyarakat tak punya kepastian akan […]

  • Ilusi Kemerdekaan Kurdi

    Ilusi Kemerdekaan Kurdi

    • calendar_month Jumat, 6 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: M. Ma’ruf Direktur-Religious Democracy Institute …….Kurdi sudah pasti tidak akan mendapatkan kemerdekaan sebagai negara normal, tapi kemungkinan besar malah akan menjadi daerah jajahan baru sebagai tempat pangkalan militer AS dan Israel untuk bermimpi menyerang Iran melalui tangan suku Kurdi…….   Eforia berita hasil referendum kemerdekaan Kurdi terus menghiasi media lokal dan Internasional. Komisi […]

  • Minum Kopi Mandailing 2.500 Gelas Akan Meriahkan HUT Madina

    Minum Kopi Mandailing 2.500 Gelas Akan Meriahkan HUT Madina

    • calendar_month Selasa, 28 Feb 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aksi minum kopi mandailing secara missal akan memeriahkan peringatan HUT Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ke 18. Pihak panitia menarget aksi minum missal itu akan menghabiskan sebanyak 2.500 gelas, dilangsungkan di Tapian Sirisiri, Panyabungan tanggal 6 Maret 2017. Demikian rilis pers pihak Humas Pemkab Madina, HUT Madina sendiri jatuh pada tanggal 9 […]

expand_less