Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

PT SMGP Harus Beberkan Dampak Negatif Geothermal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
  • print Cetak


Panyabungan,
PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) yang akan melaksanakan eksplorasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diminta melaksanakan sosialisasi secara terbuka terhadap masyarakat.

Permintaan itu disampaikan Ketua Pimpinan Pusat Keluarga Besar Mahasiswa Mandailing Natal (PP Gabema Madina) Agussalam Nasution kepada Tim Sosialisasi Pembangunan Sorik Marapi Geothermal saat pelaksanaan sosialisasi geothermal oleh PT SMGP terhadap masyarakat Sibanggor Julu di Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Jumat (25/03/2011).

Mahasiswa Pasca Sarjana Jurusan Hukum ini mengaku sangat kecewa dengan pelaksanaan sosialisasi sebelumnya, dimana pada saat itu berdasarkan informasi dari masyarakat peserta sosialisasi dibatasi oleh oknum Camat dengan cara mengundang beberapa orang saja dari setiap desa.

“Pelaksanaan sosialisasi seperti itu tentunya sangat tidak efektif dan terkesan ada yang ditutup-tutupi. Kita sangat mengapresiasi sosialisasi yang dilaksanakan hari ini, dimana pesertanya bebas datang siapa saja tanpa ada pembatasan, sosialisasi seperti ini kita harapkan terus dilanjutkan ke setiap desa yang bersentuhan langsung dengan proyek geothermal yang akan dibangun,” ujar Agussalam.

Agussalam juga meminta supaya dalam materi sosialisasi yang disampaikan jangan hanya yang baik-baiknya saja, dampak negatif dari kehadiran geothermal itu juga harus disampaikan kepada masyarakat.

“Saya melihat bahwa dalam sosialisasi ini pihak SMGP hanya menyampaikan hal-hal yang tidak begitu urgen dan kurang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seyogianya materi yang disampaikan itu adalah hal-hal yang menyangkut dan bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat dan alam sekitar, seperti bagaimana dampak lingkungannya, dampak sosial dan ekonominya, bagaimana nantinya proses ganti rugi lahan, rekrutmen ketengakerjaan, dampak ekologinya dan dampak-dampak lain yang ditimbulkan oleh geothermal tersebut,” ujarnya.

Ini yang perlu disampaikan kepada masyarakat. Karena masyarakat masih awam, jadi harus dijelaskan kepada mereka oleh pihak SMGP. Agussalam melihat penyampaian mengenai materi dampak ekologi dan lingkunagn ini terkesan dihindari oleh tim sosialisator, padahal nanti yang akan merasakan dampak dari semua ini adalah masyarakat yang bermukim di sekitar proyek geothermal.

Agussalam yang pernah menjadi penyuluh lingkungan pada Yayasan Hayati Indonesia (YHI) ini juga meminta supaya pihak SMGP jangan hanya beralasan bahwa kajian Amdal mengenai Geothermal Sorik Marapi ini belum usai.

“Ini tahapan sosialisai, dampak negatif dari geothermal pada tahap sosialisai ini juga harus disampaikan,” tegas Agussalam. (BS-028)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Partuturan di Dalam Masyarakat Mandailing

    Partuturan di Dalam Masyarakat Mandailing

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bahasa adalah refleksi dan identitas yang paling kokoh dari sebuah budaya. Bahasa Mandailing merupakan identitas orang Mandailing yang dipelihara dan dikembangkan sebagai pengemban kebudayaan dan tata kemasyarakatan Mandailing. Asal bahasa Mandailing merupakan perkembangan dari Proto- Malayo-Polinesia yang selanjutnya diklasififikasikan ke dalam sub kelompok Malayo Polinesia Barat (Western Malayo-Polynesia) menurut Robert Blust. Fungsi bahasa Mandailing menurut […]

  • AGROBISNIS PEPAYA RUNDING

    AGROBISNIS PEPAYA RUNDING

    • calendar_month Jumat, 3 Mei 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Agrobisnis itu menjanjikan. Bisa bikin kaya. Jadi bos, alias memiliki karyawan, alias pengusaha di sektor pertanian. Kaum milenial pedesaan harus mengarah ke agrobisnis. Bukan menunggu lowongan kerja yang maha sulit itu. Yang bikin putus asa itu. Semua bisa. Yang sarjana. Yang tamat SMA. Atau tamatan SMP atau SD. Bahkan yang tak tamat SD pun. Mari […]

  • APBD Madina 2014 Disahkan Sebesar 847,2 Milyar

    APBD Madina 2014 Disahkan Sebesar 847,2 Milyar

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) menetapkan dan mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2014 sebesar 847, 2 milyar rupiah. Pengesahan dilakukan pada rapat paripurna DPRD Madina, Selasa (18/12/2013) dipimpin Ketua DPRD Madina, As Imran Khaytami, dihadiri Plt. Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution serta pihak muspida. Pagu anggaran pendapatan ditetapkan sebesar […]

  • MAN 3 Langkat Terapkan Berbusana Melayu

    MAN 3 Langkat Terapkan Berbusana Melayu

    • calendar_month Senin, 8 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LANGKAT (Mandailing Online) – Sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Langkat, Sumatera Utara menerapkan berbusana Melayu tiap hari Jum’at. Itu diterapkan kepada guru dan pegawai tata usaha di sekolah itu. Dilansir dari sumut.kemenag.go.id, website Kementerian Agama Kantor Wilayah Sumatera Utara, pemberlakuan berbusana Melayu itu telah berjalan sejak awal September 2021. “Mari kita perlihatkan identitas diri,” […]

  • Badan Keamanan AS Sadap Data Pengguna

    Badan Keamanan AS Sadap Data Pengguna

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Badan K eamanan AS (NSA) terungkap telah melakukan penyadapan secara rahasia terhadap warga AS melalui berbagai jalur komunikasi. Baru-baru ini, Washington Post mengungkapkan empat slide baru yang menunjukkan bagaimana cara program PRISM bekerja menyadap data pengguna Internet warga AS. Dalam catatan di slide itu, surat kabar AS itu menyebutkan penentu informasi dapat disadap NSA tergantung […]

  • Dicurigai Sindikat Penculik Anak

    Dicurigai Sindikat Penculik Anak

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Seorang wanita tak dikenal diamankan saat mau masuk ke rumah warga di Jalan Bakti ABRI, Kelurahan Panyabungan II, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Rabu (24/11/2010). Dicurigai, wanita yang diamankan tersebut merupakan anggota sindikat penculik anak. Saat ini wanita tak dikenal tersebut diamankan di Kantor Polsek Panyabungan Kota. (Ist)] Sumber : Berita sumut

expand_less