Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

Puluhan Desa Di Madina Belum Dialiri Listrik

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 28 Okt 2010
  • print Cetak

PANYABUNGAN, : Puluhan desa di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara belum dialiri listrik, sehingga warga tidak bisa beraktivitas pada malam hari karena perangkat elektronik seperti televisi juga tidak berfungsi.

Syukuran kecil diadakan warga tiga desa di Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal, sebagai luapan kegembiraan setelah puluhan tahun menunggu dan pada HUT PLN ke-65, Rabu (27/10) desa mereka resmi dimasuki jaringan listrik.

Kondisi ini disambut suka cita oleh warga, mulai dari anak-anak, ibu-ibu dan bapak-bapak berkumpul untuk memanjatkan doa sebagai wujud syukur warga atas tersambungnya jaringan listrik tersebut.

Warga mengaku sangat senang dengan masuknya listrik ke desa mereka, bahkan Budiman Fajri, seorang siswa sekolah dasar mengaku sangat gembira karena rumahnya akan terang benderang pada malam hari.

“Sangat berterima kasih kepada pemerintah maupun PLN karena sudah memasukkan listrik ke kampung kami, kami sangat senang dan kami bisa belajar pada malam hari,” terang Budiman Fajri.

Ternyata, kegembiraan warga ini tidak serta merta dirasakan ribuan warga lainnya karena di desa mereka belum terpasang jaringan listrik.

Hingga kini masih terdapat puluhan desa di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara yang belum dimasuki aliran listrin PLN.

Seperti desa UPT I Kampung Kapas, Kecamatan Batahan, sekitar 150 kilometer dari pusat ibu kota Mandailing Natal, perjuangan warga selama 15 tahun terakhir mengajukan permohonan pemasangan jaringan belum pernah terealisasi.

Warga sangat berharap jaringan listrik segera tersambung untuk menunjang kehidupan mereka, seperti untuk anak mereka bisa belajar malam.

“Sudah berulang kali kami mengajukan permohonan supaya listrik dimasukkan ke desa kami, namun hingga kini belum terealisasi. Listrik sekarang sangat dibutuhkan warga karena banyak perangkat elektronik yang bisa mempermudah pekerjaan,” keluh Raja Malim Simbolon, warga UPT I Kampung Kapas.

Jangankan desa di pelosok, sejumlah perkampungan di wilayah kota yang hanya berjarak beberapa kilo dari pusat kota, jaringan listriknya juga belum terpasang seperti Desa Sopo Batu, Kecamatan Panyabungan Kota.

Warga di daerah yang belum terpasang jaringan listrik sangat berharap agar pemerintah atau PLN bisa segera mewujudkan impian warga untuk bisa menikmati listrik.

Salah satu manajer lapangan PT. PLN di Kabupaten Mandailing Natal, Rajo Anas Nasution, saat meresmikan jaringan listrik baru di Kampung Kapas, mengakui masih banyak desa yang belum terpasang listrik.

Hal tersebut, akibat terbatasnya dana PLN untuk memasang jaringan ke pelosok desa karena biayanya mencapai milyaran rupiah.

“Kami berharap masyarakat bersabar karena secara bertahap jaringan listrik akan tersambung hingga pelosok desa tanpa terkecuali. Warga jangan bosan mengajukan permohonan pemasangan jaringan baru hingga jaringan terpasang,” terang Rajo Anas Nasution kepada warga yang belum mendapat jaringan listrik.

Di Kabupaten Mandailing Natal diperkirakan masih terdapat puluhan desa yang belum dialiri listrik, desa-desa tersebut berada dipelosok yang tersebar di 23 kecamatan.(ant)
Sumber : Berita Sore

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMSI Madina Rayakan Maulid Nabi Dengan Cara Bagikan 1 Ton Beras dan Al’quran

    SMSI Madina Rayakan Maulid Nabi Dengan Cara Bagikan 1 Ton Beras dan Al’quran

    • calendar_month Jumat, 29 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online )- Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyalurkan 1 ton beras untuk kaum dhuafa dan masyarakat miskin di sekitaran Panyabungan. Kegiatan ini terlaksana berkat bantuan dari dermawan dan rekan-rekan wartawan SMSI Madina. Pelaksanaan penyaluran beras ini, dilaksanakan usai Sholat Jum’at, (29/9/2023). Ketua SMSI Madina, Jeffry Barata Lubis menjelaskan, kegiatan […]

  • ABG Pilihan Rp2 Juta

    ABG Pilihan Rp2 Juta

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Prostitusi Lewat Facebook JAKARTA- Orangtua tampaknya harus lebih ekstra mengurus anak-anaknya. Situs jejaring facebook kini dimanfaatkan sekelompok orang untuk praktik prostitusi. Hal inilah yang terjadi di RW 6, Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan. Alay (50) pelanggan Dede, mucikari yang menjual tujuh ABG, warga Manggarai, Jakarta Selatan. Alay ditangkap di Apartemen Puri Kemayoran, Jakarta Pusat. […]

  • Gaji Anggota KPPS di Desa Gunung Barani yang Disunat Akhirnya Dikembalikan

    Gaji Anggota KPPS di Desa Gunung Barani yang Disunat Akhirnya Dikembalikan

    • calendar_month Minggu, 25 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gaji anggota KPPS di Desa Gunung Barani, Kecamatan Panyabungan Kota, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) yang terlanjur disunat dsngan alasan pajak akhirnya dikembalikan ketua PPS dan Sekretariat PPS. Pengembalian gaji KPPS itu dilakukan setelah mendapat penolakan dari sejumlah angoota KPPS yang merasa dirugikan. Dijelaskan Arfah Ketua PPS Desa Gunung Barani. […]

  • Guru TKS Minta Kejaksaan Panggil Oknum Dinas Pendidikan

    Guru TKS Minta Kejaksaan Panggil Oknum Dinas Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 1 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN , Ulah yang di lakukan oknum dinas Pendidikan di Kabupaten Mandailing natal, guru Tenaga suka Rela (TKS) cuma mendapat kontrak kerja hanya empat bulan saja dan di berikan honorer Rp.280.000, namun hingga setelah berahirnya perjanjian kontrak kerja belum pernah menerima honorer dari Dinas Pendidikan yang di tangani oleh oknum JML. Ketika hal ini di […]

  • Harga Kakao Turun Lagi

    Harga Kakao Turun Lagi

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam satu pekan terakhir ini harga kakao kering di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalami penurunan sekitar Rp.2.000/ Kg di tingkat petani. Harga pada Senin (17/11) dikisaran Rp.26.000/kg dari sebelumnya Rp.28.000/Kg. Pernurunan ini terus terjadi dimana beberapa bulan lalu masih di atas 30.000 rupiah per kilo gram. Pulen Rangkuti seorang pengumpul […]

  • Ibu-ibu Tantang Bupati

    Ibu-ibu Tantang Bupati

    • calendar_month Minggu, 31 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jika Pasar Pabukoan Dipindahkan Ratusan pedagang pabukoan yang sebagian besar terdiri dari kaum ibu, menyerbu Kantor Dinas Kebersihan, Pertamanan, dan Pemadam Kebakaran, Paluta, Jumat (29/7) pagi. Dalam aksi ini, mereka bersorak-sorak dan bernyanyi lagu batak. Aksi protes pedagang ini dipicu pemindahan lokasi lapak pabokuan dari pelataran depan pusat pasar Gunung Tua ke Lapangan Merdeka Gunung […]

expand_less