Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

Puluhan Tanaman Kelapa Sawit Ditumbang Warga

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 6 Feb 2012
  • print Cetak

Labuhanbatu. Puluhan batang tanaman kelapa sawit milik PT Smart Tbk Padang Halaban berlokasi di Desa Kampung Baru Sidomukti, Kecamatan Aek Kuo, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) ditebang ratusan warga yang tergabung dalam Kelompok Tani Padang Halaban Sekitarnya (KTPHS), Minggu (5/2).
Aksi penebangan pohon kelapa sawit ini merupakan bentuk protes warga terhadap pemerintah yang dinilai tidak mampu menyelesaikan kasus sengketa tanah dan tidak berpihak kepada petani.

“Kita telah berjuang merebut kembali lahan petani yang telah dirampas PT Smart sejak tahun 1998. Namun hingga kini pemerintah tidak juga mampu mengembalikan hak rakyat tersebut dan lebih berpihak kepada perusahaan. Makanya kita tidak lagi percaya kepada pemerintah dan melakukan aksi pendudukan lahan yang selama ini dikuasai perusahaan,” ujar Sekretaris KTPHS M Safii, Minggu (5/2).

Dijelaskan, pada tahun 1969, pihak perusahaan perkebunan PT Smart Tbk Padang Halaban bersama pemerintah telah merampas lahan seluas 3.000 hektare yang sebelumnya telah dikuasai oleh petani Padang Halaban sekitarnya. Ketika itu pemerintah dan pihak perusahaan menggunakan berbagai cara untuk menggusur para petani dari tanahnya yang kini kembali mereka perjuangkan.

“Pada tahun 1969, polisi dan tentara telah menggusur para petani dari lahannya dengan tuduhan sebagai petani penggarap dan sebagai anggota partai komunis. Padahal kepentingannya untuk menerbitkan HGU perusahaan di lahan yang lebih dahulu dikuasai oleh para petani Padang Halaban,” jelasnya.

Bahkan, lanjutnya, menurut pengakuan sejumlah saksi hidup, proses penggusuran para petani tersebut tak terlepas dari tindakan kekerasan yang dilakukan oleh aparatur pemerintah tersebut.

“Jadi saat itu, para petani sama sekali tidak mampu berbuat apa-apa. Karena jika melawan dan menolak meninggalkan lahannya, para polisi dan tentara tak segan-segan mengacungkan senjata kepada para petani,” ungkapnya.

Ditambahkannya, para petani juga telah mendirikan sejumlah rumah papan dan telah menanami tanaman palawija di areal lahan sengketa tersebut. Bahkan, petani juga telah mendirikan sebuah mushollah berdinding papan di lahan bersengketa itu.

“Sejak Maret 2009, petani mulai menduduki lahan dan mendirikan rumah di lahan yang selama ini dikuasai perusahaan. Tujuan agar di lahan seluas 3.000 hektare itu dapat kembali menjadi perkampungan warga,” ujarnya.

Di lokasi, tak satupun anggota kepolisian yang tampak mengamankan aksi ratusan petani yang telah menebang hampir 50 batang pokok kelapa sawit di areal lahan perkebunan perusahaan tersebut dengan menggunakan mesin sinso.

Sementara pihak perusahaan belum berhasil dikomfirmasi wartawan terkait aksi petani tersebut. “Ini hari minggu mas, kantor perusahaan tutup,” ujar salah seorang security di kantor Manajemen PT Smart Tbk, Padang Halaban. (n fajar dame harahap.medanbisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Tapsel: Pembajak Akun Facebook Toni Darius Sitorus Sedang Diusut Polda

    Kapolres Tapsel: Pembajak Akun Facebook Toni Darius Sitorus Sedang Diusut Polda

    • calendar_month Kamis, 22 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      TAPANULI SELATAN (Mandailing Online) – Kapolres Tapsel, AKBP Roni Santana menyatakan Polda Sumut sedang mengusut oknum pembajak akun facebook Toni Darius Sitorus. Itu diutarakan Kapolres Tapsel di hadapan perwakilan Desa Pardomuan (Aek badak Siture) Sayur Matinggi, Tapanuli Selatan dan perwakilan Desa Sihepeng, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal di di Ranto Natas, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten […]

  • DPRD Sumut : SKPD Jangan Taunya Minta Tambahan Anggaran Saja

    DPRD Sumut : SKPD Jangan Taunya Minta Tambahan Anggaran Saja

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Aduhot Simamora, meminta para pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Pemerintahan Daerah Provinsi Sumut jangan hanya meminta penambahan anggaran di Perubahan APBD 2011. Lebih dari itu, penyerapan anggaran memasuki semester II tahun ini, harus diprioritaskan. “Jangan hanya minta penambahan anggaran saja taunya SKPD. Tetapi yang jauh lebih […]

  • Nuh Laporkan Dugaan Korupsi Anak Buahnya ke KPK

    • calendar_month Kamis, 30 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhammad Nuh malam ini tiba-tiba terlihat menyambangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Rabu (29/05). Ia datang dengan menumpang mobil Toyota Camry berwarna Hitam dengan Nomor Polisi B 1138 RFS. Begitu turun dari mobil, Nuh bergegas masuk ke dalam Gedung KPK tanpa menjelaskan maksud kedatangannya dan mencoba […]

  • DCS Dapil 1 PAN Madina

    DCS Dapil 1 PAN Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 1 PAN

  • Resmikan Panti Jompo, Bupati Madina: Pemda Akan Bantu Kelanjutan Pembangunannya

    Resmikan Panti Jompo, Bupati Madina: Pemda Akan Bantu Kelanjutan Pembangunannya

    • calendar_month Minggu, 17 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    LONGAT (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution meresmikan panti jompo Imam An Nasai di Longat, Kecamatan Panyabungan Barat pada Minggu (17/10). Dalam sambutannya, Bupati mengapresiasi Pengajian Baitul Bukhori yang telah membangun panti jompo. Ke depan, tambah Sukhairi, Pemda Madina akan ikut serta membantu kelanjutan pembangunan panti tersebut. “Kita akan […]

  • Gatot: Sengketa Tapal Batas Sumut-Riau Tunggu Mendagri

    Gatot: Sengketa Tapal Batas Sumut-Riau Tunggu Mendagri

    • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTAPINANG : Permasalahan sengketa tapal batas antara Propinsi Sumatera Utara (Sumut) dan Propinsi Riau masih menunggu kepastian dari Kementrian Dalam Negeri RI. Perbatasan tersebut melibatkan tiga Kabupaten di Sumut dan dua Kabupaten di Riau. Yakni, Kabupaten Padang Lawas, Labuhanbatu Selatan (Labusel) dan Labuhabatu, Sumut. Sementara di Propinsi Riau di antaranya Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dan […]

expand_less