Senin, 16 Mar 2026
light_mode

Puting Beliung Sapu 7 Rumah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 18 Mar 2011
  • print Cetak


TAPSEL;
Angin puting beliung melanda Dusun Siregar Matogu dan Dusun Tor Godang, Desa Pal XI dan Desa Marisi, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kamis (17/3) sekira pukul 17.00 WIB. Akibatnya, tujuh rumah rusak karena ditimpa pohon dan diterpa angin kencang.
Camat Angkola Timur Darwin Dalimunthe SPd kepada METRO, Kamis (17/3) menuturkan, ketujuh rumah yang rusak itu milik Sainuddin Siregar (70), Hapal Siagian (48), Elvi Harahap, Tiro Harahap, Kartini (60), Nikmat Nauli, Rodiah dan satu rumah lagi yang belum diketahui nama pemiliknya.
Diutarakan camat, dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa. Hanya saja kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Dikatakan Darwin, dari hasil pendataan yang dilakukan pihaknya, ada beberapa rumah yang dinding dan atapnya rusak. Ada juga rumah yang rusak berat karena tertimpa pohon dan juga ada yang rusak karena atapnya diterbangkan angin.
Selain kerusakan rumah, ujar Darwin, warga juga mengalami kerugian dengan kerusakan barang-barang elektronik dan juga alat-alat rumah tangga lainnya seperti kursi, meja, lemari dan lain sebagainya.
Pihaknya, sebut Darwin, sudah melaporkan kejadian ini kepada Bupati Tapsel Syahrul Pasaribu untuk penanganan selanjutnya atas kejadian tersebut.
Sahruddin Siregar dan Amangtua Pakpahan warga Desa Pal XI, dan warga lainnya kepada METRO, Kamis (17/3) menceritakan, saat itu hujan turun deras sejak pukul 16.00 WIB yang dibarengi angin kencang.
Tiba-tiba, tampak pusaran angin yang sangat cepat dan melewati jalan, kebun dan juga rumah warga, sehingga rumah banyak yang rusak. Sementara pohon yang dilalui angin kencang tersebut bertumbangan.
“Pusaran angin yang datang ini warnanya putih menyerupai salju dan terus bergulung disertai hujan deras,” ucapnya.
Sementara itu Khairul Pakpahan (42) warga lainnya menuturkan, dirinya melihat jelas putaran angin tersebut melintas di jalan raya. Kemudian membelok ke arah kebun dan menumbangkan pohon durian. Sehingga dahan pohon tersebut menimpa atap rumah bagian belakang orangtuanya serta merusak seluruh perabotan rumah orantuanya.
“Melihat kekuatan angin itu, kalaulah angin itu lewat dari rumah ini, pasti sudah hancur rumah ini, karena saya jelas melihatnya. Kami jadi takut melihatnya apalagi hujan deras. Saya harus menyelematkan diri dan kedua anak saya yang masih kecil-kecil,” ceritanya.
Sementara itu Kepala Desa Pal XI, Syarifuddin Harahap menceritakan, pada saat kejadian itu warga sempat berlarian dan berlindung ke luar rumah untuk melihat arah angin yang bergerak.
“Angin puting beliung ini bergerak sekitar 3 menit, tapi akibatnya merusak sekitar 7 rumah warga dan membuat listrik padam,” ucapnya. (ran)
Sumber : Metro tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terbukti Korupsi, 6 Ofisial Diskors Seumur Hidup

    Terbukti Korupsi, 6 Ofisial Diskors Seumur Hidup

    • calendar_month Kamis, 11 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ZURICH – Komite Disiplin FIFA menyatakan enam orang perangkat pertandingan bersalah atas tindakan korupsi dan melarang mereka terlibat dalam kegiatan sepak bola di level nasional dan internasional seumur hidup. Keenam orang itu adalah Sinisa Zrnic (Bosnia-Herzegovina), Kenan Bajramovic, Rizah Ridalovic , Kolos Lengyel (Hongaria), Janos Csak, dan Krisztian Selmeczi. Mereka dinyatakan melakukan korupsi pasif, memengaruhi […]

  • Bupati Madina Hadiri HUT ke-71 IBI

    Bupati Madina Hadiri HUT ke-71 IBI

    • calendar_month Sabtu, 6 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution menghadiri kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) di Gedung Serbaguna, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Sabtu (6/8). HUT ke-71 IBI tersebut mengusung tema ‘Perjalanan Panjang Profesi Bidan Mengawal Kesehatan Ibu dan Bayi untuk Mewujudkan Indonesia Unggul dan Indonesia Maju’. Sukhairi […]

  • DCS dapil 2 GOLKAR

    DCS dapil 2 GOLKAR

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 2 GOLKAR

  • Tambah PAN Parpol Calon Pengusung, Fahrizal Kian Berkibar

    Tambah PAN Parpol Calon Pengusung, Fahrizal Kian Berkibar

    • calendar_month Senin, 6 Mei 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bakal calon bupati Madina H. Fahrizal Efendi Nasution menambah satu partai politik calon pengusung di Pilkada Madina 2024. Yakni, Partai Amanat Nasional (PAN). Sebelumnya, Fahrizal mendaftar/mengambil formulir di lima partai politik, yakni Partai Keadilan Sejahtera  (PKS), Partai Kebangkitan Banggsa (PKB), Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Demokrasi Indonesia Parjuangan (PDI P) […]

  • Anggota DPRD Binjai Diisukan Hamili Gadis Tionghoa

    Anggota DPRD Binjai Diisukan Hamili Gadis Tionghoa

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BINJAI- Sepekan terakhir, Anggota DPRD Binjai berinsial MM diterpa kabar tak sedap. MM diisukan berhubungan dengan gadis berdarah tionghoa hingga hamil 4 bulan. Namun, MM yang merasa tidak pernah melakukan perbuatan tersebut kepada wartawan koran ini, Minggu (14/11) di kantor advokad Surya Keadilan, Jalan Kawi Kecamatan Medan Area, membantah kabar itu. Lebih jauh dijelaskan MM […]

  • Penerimaan CPNS 2013, tak Ada Istilah Putra Daerah

    Penerimaan CPNS 2013, tak Ada Istilah Putra Daerah

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulawesi Tenggara (Sultra), Nur Endang Aburaera mengatakan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kali ini menghilangkan kesan putra daerah. Menurutnya, tak ada lagi prioritas warga lokal untuk diterima jadi CPNS karena semuanya memiliki peluang yang sama. Nur Endang menjelaskan penentuan kelulusan CPNS berdasarkan rangking penilaian yang dilakukan secara […]

expand_less