Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Rakyat Malaysia Tuntut Pemilu Bersih Besok

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 8 Jul 2011
  • print Cetak


Meski dinyatakan sebagai perhimpunan haram oleh pemerintah Malaysia minggu lalu dan belum mendapatkan izin dari pihak Stadium Merdeka Kuala Lumpur, Gerakan Bersih akan tetap melancarkan unjuk rasa menuntut pemilu bersih di stadium tersebut besok, 9 Juli 2011.

Gerakan yang dimulai pada tahun 2006 ini adalah koalisi 62 NGO yang menuntut pelaksanaan pemilu yang bersih dan jujur di negara jiran ini.
Sumber :kompasiana.com

Pemilihan umum atau Pilihan Raya di Malaysia ditenggarai dinodai oleh praktik-praktik kecurangan seperti rekayasa daftar pemilih, politik uang dan penggunaan media serta alat-alat negara untuk kepentingan partai penguasa. Namun Barisan Nasional, partai yang memerintah Malaysia sejak tahun 50-an, menolak isu tersebut.

Gerakan Bersih menuntut, diantaranya, agar Suruhanjaya Pilihan Raya, komisi pemilu Malaysia, mereformasi daftar pemilih, mereformasi aturan pemilih pos, menggunakan tinta tahan air pada hari pencoblosan, memberikan akses media yang bebas dan adil kepada seluruh partai politik yang bertanding, dan memberikan waktu kampanye minimal 21 hari. Selain itu Bersih juga menyerukan kepada seluruh partai politik untuk tidak menggunakan lembaga dan alat-alat negara untuk kepentingan kampanye, menghindari politik uang dan politik kotor selama pemilu.

Ini akan menjadi unjuk rasa kedua bagi Bersih.

Unjuk rasa pertama terlaksana pada November 2007, diikuti oleh sekitar 100.000 orang. Sayangnya, unjuk rasa yang dilaksanakan cukup tertib tersebut menjadi kalang kabut karena polisi menyemprotkan gas air mata kepada para peserta unjuk rasa.

Bersih ditenggarai menjadi preseden bagi meningkatnya perolehan suara partai oposisi (Pakatan Rakyat) pada pemilu tahun 2008 lalu. Pakatan Rakyat, yang merupakan koalisi tiga partai: Partai Keadilan Rakyat (PKR), Partai Islam se-Malaysia (PAS), dan Democratic Action Party (DAP), kini memerintah di empat negara bagian di Malaysia.

Pihak penyelenggara memperkirakan unjuk rasa kedua ini akan dihadiri oleh kurang lebih 300.000 orang.

Sejumlah kebijakan dikeluarkan oleh pihak berwenang di Malaysia untuk mencegah terlaksananya acara ini.

Pada 1 Juli lalu, pemerintah Malaysia menyatakan Bersih sebagai perhimpunan terlarang dan menolak memberikan izin kepada gerakan ini untuk berunjuk rasa pada 9 Juli besok.

Sekitar 255 orang telah ditahan oleh pihak berwajib karena terkait dengan Bersih. Mereka ditahan dengan menggunakan Akta Keselamatan Dalam Negeri (ISA) yang membolehkan seseorang ditahan tanpa pengadilan.

Kemarin (6 Juli 2011), Polisi Diraja Malaysia mendapatkan izin pengadilan untuk melarang sejumlah 91 nama, 66 di antaranya adalah aktivis Perhimpunan Bersih, untuk memasuki Kuala Lumpur pada hari Sabtu, 9 Julli 2011.

Hari ini (7 Juli 2011), polisi mengumumkan menutup Terminal Pudu Raya pada hari Sabtu 9 Juli 2011. Terminal tersebut merupakan salah satu terminal antar kota utama di Kuala Lumpur, dan lokasinya berdekatan dengan Stadium Merdeka, tempat unjuk rasa akan diselenggarakan. Selain itu, polisi melakukan inspeksi mendadak di sejumlah ruas jalan di kuala lumpur dan di beberapa kota lain.

Meski demikian, dalam situs utamanya, http://bersih.org/, Bersih bertekad untuk tetap melancarkan unjuk rasa di Stadium Merdeka besok siang. Bahkan pihak penyelenggara telah menuliskan panduan bagi rakyat Malaysia yang berniat mengikuti unjuk rasa tersebut, termasuk bila mereka tertangkap polisi.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kaki Harimau Dari Batang Natal Diamputasi

    Kaki Harimau Dari Batang Natal Diamputasi

    • calendar_month Jumat, 11 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masih ingat seekor harimau yang terperangkap dalam jerat babi di Kecamatan Batang Natal? Kini kaki harimau itu sudah diamputasi. Harimau itu diamputasi di Balai Taman Nasional Batang Gadis, Panyabungan, Mandailing Natal oleh tim dokter dari Medan. “Tim dokter yang merawat harimau memutuskankan untuk mengamputasi kaki depan sebelah kanan, guna memutus penyebaran […]

  • Tambang Emas Ilegal di Kotanopan Beroperasi Malam Hari

    Tambang Emas Ilegal di Kotanopan Beroperasi Malam Hari

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online: Kesaksian warga setempat Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ternyata tiap malam ini selalu beriperasi. Wilayahnya di sekitar Aek Kapesong dan Jambur Tarutung. Senin malam (02/09/2024) dari video yang diterima rekan journalia, sekira pukul 21.22 wib, dengan rekaman video berdurasi 1 menit 4 detik dengan cuaca […]

  • Penderita Hernia yang Dibawa Atika ke Rumah Sakit Sudah Boleh Pulang

    Penderita Hernia yang Dibawa Atika ke Rumah Sakit Sudah Boleh Pulang

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Alhamdulillah, dua pasien yang diantar calon wakil bupati Mandailing Natal (Cawabup Madina) Atika Azmi Utammi Nasution ke RSU Panyabungan untuk mendapatkan perawatan ternyata sudah diperbolehkan pulang ke rumah. Satu di antaranya bahkan dinyatakan sembuh oleh dokter yang menangani. Demikian disampaikan Kepala Bidang Pelayanan Rumah Sakit Umum (RSU) Panyabungan dr. Ridha Fauziah […]

  • Bupati Hadiri Penyerahan DIPA di Medan

    Bupati Hadiri Penyerahan DIPA di Medan

    • calendar_month Jumat, 2 Des 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution menghadiri penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Sumatera Utara (Sumut) tahun 2023 di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, Medan, Jumat (2/12/2022). Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyampaikan DIPA dan TKDD Sumut tahun […]

  • TOR-TOR NAPOSO BULUNG

    TOR-TOR NAPOSO BULUNG

    • calendar_month Sabtu, 6 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Tiga pasangan muda mudi menarikan tarian Tor-tor Naposo Bulung, sebuah tarian tradisional dari Mandailing, satu pagelaran seni budaya Mandailing di panggung pasar baru Panyabungan, Mandailing Natal, baru-baru ini. Tarian tor-tor merupakan sebuah kesenian rakyat Mandailing serta kekayaan budaya Indonesia yang harus dilestarikan. Pemerintah daerah diharapkan meningkatkan kelembagaan kesenian tradisional sebagai salah satu upaya mempertahankan dan […]

  • Tol Sumatera, pusat hanya janji

    Tol Sumatera, pusat hanya janji

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Soeharsojo, meminta pemerintah segera merealisasikan pembangunan jalan tol Trans Sumatera. Ditegaskannya, bahwa selama ini masyarakat Sumatera hanya mendapatkan janji tentang rencana pembangunan jalan Trans Sumatera. “Rencana pembangunan Trans Sumatera harus direalisasikan dan jangan ditunda lagi, karena sejak 15 tahun yang lalu pemerintah […]

expand_less