Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

RAMADHAN DI KAMPUNG KAMI (bagian 5)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 15 Apr 2022
  • print Cetak

Diceritakan Tagor Lubis dari Pojok Kedai Lontong Medan (kenangan masa kecil di Mandailing 1970 – 1980)

 

Hari pertama di bulan Ramadhan,  kampung kami seperti baru selesai bersolek merias diri. Masjid masjid dipoles dengan cat yang baru, bak bak penampungan air di masjid dikuras kembali, setelah dikuras terakhir ramadhan tahun lalu.  Bahkan ada beberapa masjid yang mendirikan gapura bambu dengan hiasan pucuk enau. Kami menyebutnya gaba gaba.

Sambutan bulan ramadhan semakin meriah dengan dibersihkannya lahan lahan pekuburan. Masyarakat seperti dikomando bergotong royong membersihkannya.  Kampung serasa makin benderang.

“Biar tidak terlalu menyeramkan” kata amangboru Jamangkilang sembari menyeruput kopi pahitnya. 

“Ah, melihat nisan yang bak pucuk rebung baru tumbuh itu, tetap saja membuat bergidik”, kata si Janako, rada serius.

Dengan bijaksana ompung Oji menyampaikan, “kita membersihkan itu supaya mengingatkan kita, bahwa hidup di dunia ini begitu singkat, nanti juga kita akan ke sana”.

Angkang Lokot mengangguk tanda mengerti.

Tapi dari gayanya ia juga ingin menyampaikan sesuatu. 

Benar saja. 

Ia menyebut, hanya Jamandulang saja yang tidak ngeri melintas di tengah malam gulita di pekuburan itu,  maklum ada gadis berlesung pipit di kampung sebelah yang rajin ia kusip. 

Ah, kita tinggalkan dulu percakapan lepau itu. Kita kembali cerita tentang bebersih- bersih. Bagi anak laki yang sudah waktunya untuk berkhitan. Bulan Ramadhan ini jugalah waktu yang tepat, karena vakansinya relatif cukup panjang.  Biasanya bersunat dilakukan di awal ramadhan, maksudnya supaya pada hari raya nanti sudah sembuh total.  Bahaya kalau tidak sembuh, celana baru yang sudah jahitkan, bisa gagal dipakai di hari raya. Akan menjadi penyesalan seumur hidup.  Akh… Itu hanya kekhawatiran yang berlebihan. Yang penting jangan sekali kali nginjak tahi ayam,  risikonya cukup besar, bisa bontan.

Masa itu ada dua mantri senior yang sudah punya jam terbang tinggi untuk potong memotong balom jambi dimaksud, keahliannya tak perlu diragukan lagi.  Asalkan mantri amangtua Situmeang atau ompung Kalibatuah yang akan mengeksekusi, batin akan menjadi tenang. Bagaimana tidak, abang abang yang sudah duluan ditotak tahun lalu, sering menakut nakuti.  Mereka bilang dipotongnya menggunakan gunting yang sudah berkarat atau menggunakan kampak tumpul dengan tatakan batang pisang. Wooow,  mengerikan sekali.

Di bulan suci ini, semoga Allah Subhana Wata’ala memberikan ampun, kelapangan dalam kubur dan membukakan pintu surga,  kepada orang orang yang telah mengkhitan kami Ya Allah,  sehingga kami menjadi pemeluk islam seutuhnya. (bersambung)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempa Kembali Guncang Mandailing Natal

    Gempa Kembali Guncang Mandailing Natal

    • calendar_month Sabtu, 6 Mei 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gempa bumi kembali terjadi di Kabupaten Mandailing Natal, Sumut, Sabtu (6/5/2017). Berdasar laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Indonesia, gempa tersebut berkekuatan 4,6 scala richter. Titik gempa berada sekitar 21 Km Tenggara Mandailing Natal. Gempa yang terjadi pukul  17.21 WIB itu berada di titik kedalaman 10 kilo meter. BMKG  dalam […]

  • Pemkab Madina Diminta Serius Gali PAD

    Pemkab Madina Diminta Serius Gali PAD

    • calendar_month Selasa, 22 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, (MO) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal diminta untuk lebih maksimal dan serius menggali potensi pendapatan asli daerah (PAD) untuk pemerataan pembangunan di daerah tersebut. Permintaan itu disampaikan Ketua Fraksi Perjuangan Repormasi DPRD Madina, Binsar Nasution Amd kepada wartawan kemarin di Panyabungan terkait dengan ditetapkan PAD untuk Tahun 2013 sebesar Rp 45 miliar. Padahal, […]

  • 5 Poin Tuntutan Mahasiswa Madina di KPK

    5 Poin Tuntutan Mahasiswa Madina di KPK

    • calendar_month Kamis, 18 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Sebanyak lima poin tuntutan mahasiswa yang berunjukrasa di depan gedung KPK, Jakarta, Kamis (18/2/2021) tentang dugaan korupsi Bansos Covid di Mandailing Natal. Unjukrasa itu dilakukan sejumlah mahasiswa mengatasnamakan Forum Masyarakat Mahasiswa Peduli Mandailing Natal yang digerakkan Herman Birje Nasution selaku Koordinator Aksi, dan Ridho S selaku Koordinator Lapangan, Ridho S. Kelima […]

  • Pedagang: Rahudman yang bakar Sukaramai!

    Pedagang: Rahudman yang bakar Sukaramai!

    • calendar_month Selasa, 19 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Pedagang Pasar Sukaramai yang menjadi korban kebakaran pada, Minggu (17/10) kemarin sekira pukul 19.45 WIB sangat marah dengan Walikota Medan, Rahudman Harahap. Saat kejadian kebakaran yang meludeskan sekitar 886 kios pedagang itu, dikarenakan terlambatnya mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian. Tidak itu saja, pagar pasar tersebut terkunci sehingga pedagang tidak dapat menyelamatkan […]

  • Golkar Tantang Nazaruddin Buktikan Tudingannya ke Setya Novanto Soal e-KTP

    Golkar Tantang Nazaruddin Buktikan Tudingannya ke Setya Novanto Soal e-KTP

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Jakarta, – M Nazaruddin menuding Bendahara Umum Golkar Setya Novanto menerima uang dari proyek e-KTP. Golkar menantang Nazaruddin untuk membuktikan tuduhannya. “Tudingan Nazaruddin ke SN (Setya Novanto-red) soal itu kan sudah lama. Tuduhan itu perlu pembuktian dengan data dan fakta yang jelas,” kata Wasekjen Golkar Tantowi Yahya saat dihubungi, Kamis (1/8/2013). Tanpa pembuktian, tudingan Nazaruddin […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 18)

    MARSIDAO-DAO (episode 18)

    • calendar_month Jumat, 15 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara Dung kotu Isya dohot Si Poso mangiutkon amang nia tu bagas ni Si Maramis ima nangkan manaktak sibodak dohot mambongkai arambir nangkan gule markorja ancogot. Dung do mijur tingon bagas, les na tu sibodak namalamun do na adong i bagasan ni roa nia, harana dompak orja i bagas ni […]

expand_less