Kamis, 12 Mar 2026
light_mode

Ramadhan Meraih Ketakwaan Hakiki

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 9 Apr 2021
  • print Cetak

Oleh: Sri Handayani ST
Guru tinggal di Padangsidempuan

Ramadhan tiba semua bahagia
Tua dan muda bersuka cita
Bulan ampunan bulan yang berkah
Bulan terbebas api neraka

Andaikan saja Ramadhan semua
Bulan yang tiba bulan yang ada
Karena besarnya setiap pahal
(lirik lagu opick)

Tak terasa ramadhan tinggal menghitung hari. Setiap muslim tentunya mempersiapkan diri secara optimal menyambut bulan penuh maghfirah (ampunan) yaitu bulan suci ramadhan yang penuh berkah.

Ditengah pandemi Covid-19 tak berujung dan derita umat makin berkepanjangan setelah 100 tahun tiada kepemimpinan umat islam maka ramadhan kali ini harus istimewa dalam perjuangan.

Ramadhan adalah bulan penuh kemuliaan, berkah, rahmat dan ampunan akan hadir di tengah kita. Allah swt telah menjanjikan pahala berlipat ganda bagi siapa saja yang menunaikan amal salih yang dilandasi oleh keimanan dan ikhlas semata-mata mengharapkan ridho Allah SWT.

Di bulan suci nan agung ini umat islam harus berlomba-lomba untuk memupuk ketakwaan pada diri sendiri terutama dalam hal ibadah puasa. Kalimat indah dari Allah swt untuk hambanya.

Hai Orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa, sebagaimana puasa itu telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian, agar kalian bertakwa (Qs. Al Baqarah : 183)

Ketakwaan dapat direalisasikan oleh setiap hambaNya dengan senantiasa terikat dengan aturan Allah swt dalam seluruh aspek kehidupan. Menjadikan syariah islam standar kehidupan. Menunaikan perkara yang wajib maupun sunnah

dan meninggalkan segala perkara yang sia-sia. Memperbanyak ibadah ber-taqarrub kepada Allah swt dengan mengharapkan Ridho Allah swt.

Puasa itu perisai. Karena itu janganlah seseorang berkata keji dan jahil. Jika ada seseorang yang menyerang atau mencaci, katakanlah “sungguh aku sedang berpuasa” sebanyak dua kali. Demi jiwaku yang berada dalam genggamanNya. Bau mulut orang berpuasa lebih baik di sisi Allah ketimbang wangi kesturi, ia meninggalkan makanannya, minumannya dan syahwatnya demi Diri-Ku. Puasa itu milik-Ku. Akulah yang langsung akan membalasnya. Kebaikan (selama bulan puasa) dilipatgandakan sepuluh kali dari yang semisalnya (HR. AL Bukhari)

Ketakwaan bukan hanya harus diwujudkan pada tatanan individu, juga diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat. Allah swt berfirman

Jika saja penduduk negeri beriman dan bertakwa niscaya kami akan membukakan bagi mereka pintu – pintu keberkahan dari langit dan bumi. (QS. Al – A’raf : 96)

Ketakwaan hakiki akan terwujud dengan penerapan islam kaffah yang mengatur segala aspek kehidupan masyarakat. Pintu-pintu ketakwaan terbuka lebar sementara pintu maksiat ditutup. Dalam kehidupan sekularistik, kapitalistik, dan hedonistik saat ini pintu ketakwaan dipersempit dan pintu kemaksiatan dibuka lebar.

Allah swt telah memerintahkan kepada kaum muslimin untuk kembali kepada aturan Allah swt yang penuh dengan rahmatanlil’alamin. Yang menjaga ketakwaan individu maupun masyarakat. Wallahu’alam bishowwab

Apakah hukum Jahiliah yang mereka kehendaki? (Hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang meyakini (agamanya)? (QS. Al Maidah :50)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • ISU GENDER DALAM PENANGGULANGAN BENCANA (1)

    ISU GENDER DALAM PENANGGULANGAN BENCANA (1)

    • calendar_month Rabu, 14 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh :  Moechtar Nasution Wakil Direktur GEREP Institute   A.PENDAHULUAN Isu gender bukanlah hal baru untuk diperbincangkan dalam konteks pembangunan sumber daya manusia akan tetapi pengarusutamaan gender ini sepertinya hanya berlaku untuk hal-hal yang lebih banyak menyedot perhatian publik semisal politik, ekonomi, pendidikan dan kepemimpinan. Untuk kategori yang disebutkan tadi, sangat jelas sekali jika pengarusutamaan […]

  • Kades Hutatinggi Akui Kasih Fee ke Oknum Untuk Memuluskan Pencairan Dana Pembangunan MCK Masjid Nurul Iman

    Kades Hutatinggi Akui Kasih Fee ke Oknum Untuk Memuluskan Pencairan Dana Pembangunan MCK Masjid Nurul Iman

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): terkait pembangunan mandi cuci kakus ( MCK ) masjid Nurul Iman di Desa Hutatinggi, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Madina. Kepala Desa Muhammad Taufik, mengungkapkan pengakuan mengejutkan. Ia mengaku dana bantuan pembangunan MCK itu tidak sepenuhnya digunakan untuk pembangunan MCK. ” untuk memuluskan pencairan dana pembangunan MCK Masjid senilai Rp.400.000.000 itu, […]

  • Malaria Serang Tabuyung, Seorang Warga Meninggal

    Malaria Serang Tabuyung, Seorang Warga Meninggal

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Sejumlah warga Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terserang penyakit malaria dan telah menewaskan salah seorang warga. Denip (35) salah seorang warga Tabuyung yang terserang Malaria hingga dirawat di RS Permata Madina, Panyabungan, Selasa (26/04/2011) mengungkapkan, sejumlah warga khususnya pekerja di salah satu perusahaan di Tabuyung diduga terjangkit malaria dalam […]

  • Ivan Batubara dalam Pandangan Tokoh Pemikir Madina

    Ivan Batubara dalam Pandangan Tokoh Pemikir Madina

    • calendar_month Rabu, 20 Mar 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tak dapat disangkal, bahwa Mandailing Natal (Madina) saat ini berada dalam kondisi “tidak baik-baik saja”. Pragmatisme terlihat begitu kuat  mencengkram menghujam. Mengalahkan kearifan, kecerdasan, keikhlasan. Itu tentu membutuhkan penanganan serius. Dan, Pilkada Madina 2024 dianggap menjadi harapan menghasilkan figur yang pas dan tepat menyelamatkan serta membawa Madina ke arah yang lebih baik, terutama di sektor […]

  • Gugatan Pilkades Sudah Ditolak, Warga Desa Pasar Malintang Tetap Datangi Dinas PMD Madina

    Gugatan Pilkades Sudah Ditolak, Warga Desa Pasar Malintang Tetap Datangi Dinas PMD Madina

    • calendar_month Selasa, 26 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)– Puluhan warga Desa Pasar Baru Malintang Kecamatan Bukit Malintang, Mandailing Natal ( Madina ) Selasa 26/9/2023 datangi kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Mandailing Natal. Kedatangan puluhan massa ini menuntut keadilan terkait adanya dugaan kecurangan pada pemilihan calon kepala desa yang dilaksanakan pada 21/8/2023 yang lalu. Massa menilai salah pilkades di desa […]

  • Ini Sengketa Pilkada Gunung Mas yang Berujung Penangkapan Akil Mochtar

    Ini Sengketa Pilkada Gunung Mas yang Berujung Penangkapan Akil Mochtar

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, – Ketua MK Akil Mochtar ditangkap KPK atas dugaan suap penanganan sengketa Pilkada Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Bagaimana awal sengketa Pilkada Gunung Mas tersebut? Dikutip dari situs www.mahkamahkonstitusi.go.id, Jumat (4/10/2013), sidang sengketa dengan nomor perkara 121/PHPU.D-XI/2013 dan 122/PHPU.D-XI/2013 diajukan oleh Alfridel Jinu dan Ude Arnold Pisi, juga oleh Jaya Samaya Monong dan Daldin. […]

expand_less