Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Rektor UMTS Diperiksa Penyidik Tipiter

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 9 Feb 2012
  • print Cetak

MEDAN – Rektor UMTS Michwar Zaini diperiksa penyidik Subdit Tipiter Dit Reskrimsus Polda Sumut, Rabu (8/2/2012) sebagai saksi terlapor atas dugaan data tesis palsu.

Pemeriksaan Michwar Zaini itu disampaikan Kasubdit Tipiter Direktorat Reskrimsus Polda Sumut AKBP Yusuf Rizal saat ditanya Tribun terkait perkembangan kasus yang semula dilaporkan LSM Partabagsel.

“Itu kita masih periksa rektornya. Pak Michwar itu didampingi oleh pengacaranya,” kata Yusuf Rizal ditemui Tribun di Gedung Reskrimsus Polda Sumut, Rabu (8/2/2012) sekitar pukul 14.30 WIB.

Yusuf belum bisa memastikan waktu persis untuk dilaksanakan gelar perkara untuk menentukan kasus tersebut apakah layak ditingkatkan ke penyidikan.

“Gelar perkaranya selesai dulu semua pemeriksaan, kemudian akan kita pelajari dulu, baru digelar,” katanya.

Saat disinggung, apakah sesuai penyelidikan yang telah berjalan ditemukan unsur pidana, Rizal mengaku belum bisa menjawab itu.

“Belum bisa disimpulkan, nanti peserta gelar menentukan itu. Saat gelar nanti kita paparkan, ini kasusnya begini, faktanya begini. Nah, orang banyak nanti yang akan menilai apakah bisa ditingkatkan ke penyidikan atau tidak,” terang Rizal.

Dikatakan Rizal, tentunya dari terlapor Michwar Zaini penyidik meminta bukti-bukti yang diperlukan.

“Saksi ahli mungkin juga sudah diperiksa,” ujar Rizal mengaku lupa.

Sementara, disela perbincangan tersebut melintas tiga orang pria menuju ruangan penyidik Subdit Tipiter. Rizal menyebut diantara ketiga orang tersebut, yakni pria tampak berumur dan mengenakan baju liris-liris warna orange, persis berada ditengah dua orang lainnya merupakan Michwar Zaini. “Itu dia Pak Michwar dengan pengacaranya,” tunjuk Rizal. Sementara, saat hendak ditemui, Michwar Zaini bersama dua pendampingnya terus berjalan menuju ruangan penyidik Tipiter.

Menurut keterangan seorang penyidik di Tipiter, Michwar Zaini selesai diperiksa sekitar pukul 16.20 WIB, sedangkan mulai diperiksa sekitar pukul 13.00 WIB.

“Udah pulang lah,” kata penyidik tak mau dituliskan identitasnya itu kepada Tribun. Penyidik ini mengaku tidak ikut menangani dugaan kasus tesis palsu tersebut.

Sementara, dikonfirmasi Tribun via selularnya, Rektor UMTS tidak mengangkat ponselnya. Pesan singkat dilayangkan kepada Michwar juga tidak ada balasan. (fer/tribun-medan.com)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terdakwa Kasus Taman Raja Batu Bebas Dari Seluruh Dakwaan

    Terdakwa Kasus Taman Raja Batu Bebas Dari Seluruh Dakwaan

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        MEDAN (Mandailing Online) – Tiga terdakwa kasus dugaan korupsi pembangunan Taman Raja Batu (TRB) di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, dibebaskan dari seluruh dakwaan. Hakim memerintahkan agar para terdakwa segera dikeluarkan dari tahanan. Pasalnya dua dari tiga orang tim majelis hakim yang menangani perkara ini di Pengadilan Negeri Medan, Senin (27/1/2020) menyatakan tuntutan […]

  • 90% Pelajar Indonesia Minati IPA

    90% Pelajar Indonesia Minati IPA

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA  – Implementasi Kurikulum 2013 terus dievaluasi. Diantaranya adalah sistem peminatan untuk siswa SMA. Kepala Unit Implementasi Kurikulum (UIK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Tjipto Sumadi menerima laporan, 90 persen siswa SMA meminati jurusan IPA. Seperti diketahui dalam pelaksanaan kurikulum baru itu, penjurusan di jenjang SMA dilaksanakan mulai dari kelas satu. Berbeda dengan kurikulum sebelumnya, […]

  • ICW Nilai KJP Hanya Program Pencitraan Jokowi

    ICW Nilai KJP Hanya Program Pencitraan Jokowi

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi dinilai terlalu memaksakan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) untuk pencitraan. Akibat sistem yang tidak siap, pengelolaan KJP menjadi tidak berjalan maksimal. Riset Indonesia Corruption Watch (ICW) melansir adanya temuan sejumlah masalah dalam program KJP. Pengamat kebijakan publik dari Universitas Indonesia, Agus Pambagio meyakini 90 persen data […]

  • Harapkan Pilkada Madina Berjalan Tanpa Money Politic

    Harapkan Pilkada Madina Berjalan Tanpa Money Politic

    • calendar_month Rabu, 20 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Masyarakat Mandailing Natal harapkan Pilkada Madina putaran Ke II tanggal 24 April 2011 berjalan dengan aman serta jauh dari politik uang ( MOL)

  • Ini Tahapan Penting Pilkada 2015

    Ini Tahapan Penting Pilkada 2015

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jakarta – Di antara Peraturan KPU tentang Pilkada yang sudah disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM adalah Peraturan KPU tentang tahapan, program dan jadwal pilkada. Peraturan tersebut mengatur tahapan bagi 269 pilkada yang akan digelar serentak tahun ini. Dalam Peraturan KPU nomor 2 tahun 2015 tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan pemilihan gubernur dan wakil […]

  • Tol Sumatera terganjal perpres

    Tol Sumatera terganjal perpres

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Hutama Karya (HK), sebagai perusahaan pelat merah yang mendapat tugas menggarap tol Trans Sumatera menyatakan kesiapannya membangun jalan Tol Sumatera. Namun, rencana memulai proyek ini masih belum jelas. Pemerintah belum bisa menentukan kapan Peraturan Presiden (Perpres) penunjukkan Hutama Karya keluar. Hutama Karya baru bisa memulai setelah aturan tersebut keluar. “Proses sudah ada […]

expand_less