Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Ribuan Batang Ganja Dibakar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 24 Jan 2011
  • print Cetak

MADINA-METRO; Kepolisian Resort Mandailing Natal (Madina) memusnahkan barang bukti ribuan batang ganja yang kasusnya telah selesai diproses tahun 2010. Pemusnahan barang haram tersebut dilakukan di halaman Mapolres Madina di Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan, Jumat (21/1)
(f:metro/ridwan lubis)
Kapolres Madina AKBP Hirbak Wahyu Setiawan, Ketua PN Panyabungan Irwan Efendi SH dan Muspida plus saat memusnahkan barang bukti ganja hasil operasi dan tangkapan Polres, Jumat (21/1).
Kapolres Madina AKBP Hirbak Wahyu Setiawan SIk mengatakan, pihaknya berterima kasih terhadap dukungan masyarakat atas program Polres untuk mempersempit dan menuntaskan peredaran narkoba terutama di Madina yang dikenal dengan lahan ganja yang luas, sehingga munculnya sindikat pengedar ganja antar provinsi.
“Polri berhasil melakukan ini atas dukungan dan kerja sama dari seluruh masyarakat yakni dengan memberikan informasi terkait peredaran narkoba jenis ganja di Madina. Kami berharap kerja sama antara masyarakat dengan Polres Madina tetap terjalin seutuhnya sehingga terwujudnya Kamtibmas tanpa adanya narkoba lagi,” ujar Kapolres.
Sementara itu, Kasat Narkoba AKP Hendra saat ditemui METRO menyebutkan, barang bukti ganja yang dimusnahkan itu terdiri dari 21 kasus daun ganja bentuk bal atau kilogram, sedangkan 6 kasus adalah penemuan ladang ganja.
“Jumlah ganja dalam bentuk paket yang dimusnahkan seberat 147 kilogram yang terdiri dari 21 kasus yang terjadi pada tahun lalu. Sedangkan enam kasus lainnya adalah penemuan ladang beserta daun ganja, dan batang ganja yang ditemukan di ladang sebanyak 10.731 batang,” beber Hendra
Diungkapkannya, jumlah batang ganja yang dimusnahkan sebenarnya bukan itu saja, namun akibat saat operasi batang ganja yang diamankan itu terlalu banyak, sehingga atas petunjuk pimpinan, Satuan Narkoba memusnahkan di tempat kejadian perkara (TKP).
”Yang dimusnahkan di TKP sebanyak 18.802 batang,” tuturnya. ”Keberhasilan kami ini atas motivasi dan arahan dari Kapolres, baik strategi maupun taktik agar peredaran narkoba di Madina dapat terungkap,” tambahnya Tokoh masyarakat yang hadir dalam pemusnahan barang bukti ganja yakni H Ismail Lubis yang familiar disapa Haji Atas, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap Kapolres Madina yang telah berbuat banyak untuk Madina dalam hal ini pengungkapan narkoba jenis ganja beserta pelakunya.
Dia berharap Kapolres AKBP Hirbak bersama jajarannya untuk tetap eksis dengan penuh ketulusan untuk membasmi segala tindakan kriminal di Madina. “Kami tak tahu bagaimana mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh personel Polres Madina terutama kepada Kapolres atas terungkapnya peredaran ganja ini. Karena kami juga masyarakat sebenarnya ingin sekali turut bekerja untuk membasminya, namun atas ketulusan Pak Kapolres kasus narkoba ini semakin terungkap,” ungkapnya. (wan)
sumber : metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • MENGGAGAS WAJIB BELAJAR 15 TAHUN

    MENGGAGAS WAJIB BELAJAR 15 TAHUN

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Rahmad Daulay* Wajib Belajar 15 Tahun? Kenapa tidak. Utopis? Ya memang utopis. Tapi menurut saya realistis dengan syarat harus dilakukan dengan beberapa langkah progresif terukur dan sistematis. Dalam era digitalisasi sekarang ini yang dulunya tidak mungkin sekarang ini sudah menjadi mungkin terjadi. Semua pergerakan kebangsaan Indonesia harus merujuk kepada UUD 1945. Dalam bidang […]

  • Khairul Saleh Mengaku Tau Aliran Dana Dugaan Korupsi Smart Village di Madina yang Sedang Ditangani Kejaksaan

    Khairul Saleh Mengaku Tau Aliran Dana Dugaan Korupsi Smart Village di Madina yang Sedang Ditangani Kejaksaan

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online ): kasus dugaan korupsi dana desa tahun 2023 dengan judul Smart Village yang sedang ditangani Kejaksaan Negeri Mandailing Natal ( Madina ) semakin terbuka. Kali ini ada pengakuan mengejutkan datang dari tokoh masyarakat Khairul Saleh Nasution mengaku ada oknum anggota DPRD Sumut periode 2024-2029 yang menikmati aliran dama proyek dana desa tersebut. […]

  • Ayu Ting Ting Main Film Layar Lebar

    Ayu Ting Ting Main Film Layar Lebar

    • calendar_month Jumat, 3 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sukses sebagai pedangdut, Ayu Ting Ting mulai percaya diri terjun ke dunia seni peran. Pelantun ‘Sik Asik’ ini akan bermain dalam sebuah film layar lebar. “Target 2012 ini insya Allah bakal main film. Tapi masih dirahasiakan. Pokoknya tunggu saja, nanti juga keluar,” kata Ayu saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat, 3 Februari […]

  • Jelang Pilkada putaran ke II, Belum ada aktifitas

    Jelang Pilkada putaran ke II, Belum ada aktifitas

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sejumlah kantor Pos pemenangan Pemilu kepala Daerah di Kabupaten Mandailing Natal terlihat masih belum beraktifitas. Padahal rencana Pilkada diKabupaten Mandailing Natal akan digelar di tahun 2011.

  • Fahrizal : Pembangunan Pasar Baru Panyabungan Harus Progresif

    Fahrizal : Pembangunan Pasar Baru Panyabungan Harus Progresif

    • calendar_month Selasa, 25 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Sumut, H. Fahrizal Efendi Nasution,SH mendesak Pemkab Madina untuk melakukan langkah-langkah bagi percepatan pembangunan kembali Pasar Baru Panyabungan. Itu dikatakan Fahrizal terkait progres pembangunan ulang komplek Pasar Baru Panyabungan yang belum memperlihatkan kemajuan signifikan pasca kebakaran Maret lalu. Menurutnya, jika pembangunan pasar ini masih menghadapi kendala sumber dana dari […]

  • Banyak PNS ‘Lari’ dari Taput

    Banyak PNS ‘Lari’ dari Taput

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TARUTUNG-Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tapanuli Utara (Taput), Jasa Sitompul, menyampaikan kritik atas banyaknya PNS setingkat eselon II dan III ‘lari’ dari Pemkab Taput dan memilih berkarir di daerah lain. Kondisi itu menyebabkan proses pembangunan terhambat, sebab PNS yang pindah umumnya para pejabat potensial dan layak menduduki jabatan strategis. Kepala Badan Kepegawaian […]

expand_less