Home / Seputar Madina / Rukad Madina Belajar Tata Rias di Silangit Koi Hutasiantar

Rukad Madina Belajar Tata Rias di Silangit Koi Hutasiantar

KOTASIANTAR (Mandailing Online) – Silangit Koi Hutasiantar tidak hanya menjadi tempat wisata, tapi juga tempat untuk berbagai kegiatan. Seperti hari ini, Kamis (25/11) Rukun Keluarga Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Rukad) Mandailing Natal (Madina) belajar tata rias di wisata sawah yang sedang viral ini.

Pelatihan tata rias ini berjalan dengan santai dan penuh kekeluargaan.

Ibu-ibu yang merupakan istri dari anggota DPRD Madina ini terlihat antusias mendengar penjelasan dari Reza Aleh sebagai mentor pelatihan tata rias (make-up).

Usai latihan, anggota Rukad menikmati sajian makanan khas Mandailing di Wisata Sawah 3 Dimensi ini.

Ketua Rukad Madina Ny. Fitrisna Erwin Efendi Lubis menyampaikan pelatihan tata rias ini merupakan bagian dari kegiatan rutin bulanan Rukad Madina.

Istri dari Ketua DPRD Madina ini mengungkapkan pemilihan Silangit Koi sebagai tempat kegiatan karena nyaman dan sebagai upaya promosi usaha salah satu anggota Rukad.

“Ini namanya arisan bulanan. Kebetulan hari ini kita laksanakan di Wisata Sawah 3 Dimensi Silangit Koi. Kita memilih tempat ini sekalian kita ingin mempromosikan usaha saudara kita yang juga anggota Rukad,” jelasnya.

Ny. Fitrisna mengatakan makanan khas Mandailing yang disajikan menjadi daya tarik tersendiri.

Ia pun mengajak masyarakat untuk datang ke Silangit Koi bersama keluarga.

“Bawa keluarga ke sini. Tempatnya nyaman dan aman untuk anak-anak bermain,” ajaknya.

Sebelumnya, pada minggu lalu anak-anak dari TK Satu Atap SDN 048 Malintang juga berkunjung ke Silangit Koi dalan rangka belajar di luar ruangan.

“Ini merupakan bagian dari pelajaran puncak tema binatang dengan sub tema Binatang yang Hidup di Air Jenis Ikan. Sekalian pengenalan lingkungan kepada anak-anak,” ucap Kepala TK Satap 048 Malintang Aswita Noor saat itu.

 

Peliput: Roy Adam

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: