Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

Rusak Keindahan Kota dan Berpotensi Banjir

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 28 Feb 2013
  • print Cetak

irfan hrp27213ek

Panyabungan, (MO) – Kesadaran Masyarakat Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terhadap kebersihan lingkungan masih rendah. Bahkan sungai pun  masih kerap dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah seperti yang terjadi   di sungai Aek Mata  pusat kota Panyabungan.

Selain memicu munculnya berbagai penyakit dan merusak keindahan kota, juga bakal berpotensi terhadap banjir. Demikian disampaikan salah seorang aktivis pemerhati sosial dan lingkungan di Madina, Irfan Harahap kepada wartawan kemarin di Pasar Lama Panyabungan.

Dikatakan Irfan, kesadaran warga Panyabungan terhadap masalah keberseihan sungai Aek Mata sangat rendah. Pemerintah seolah-olah tutup mata atas kondisi ini. Sampah yang sering terlihat berupa sampah rumah tangga dan sampah usaha dagang di pasar serta jajanan malam yang semuanya dibuang ke parit dan badan sungai.

Hal ini, sambung Irfan, akan berakibat aliran sungai yang membelah kota Panyabungan ini selalu kotor oleh gulungan dan sumbatan sampah, dan akan merusak keindahan kota Panyabungan yang terkesan kumuh dan jorok.

“Kita sangat malu atas kondisi ini. Mestinya masyarakat sadar, selain akan memicu munculnya penyakit, juga dapat mengakibatkan terjadinya banjir. Dan pemerintah dalam hal ini terkesan menutup  mata, seharusnya Pemerintah memberikan kesadaran bagi masyarakat dengan melakukan pengawasan atau bentuk lain agar sungai Aek Mata tidak dicemari sampah.

Kita malu terhadap masyarakat pendatang atau warga perantau, jika ini terus dibiarkan,” ucap Irfan. Dia mengatakan, peraihan gelar Adipura bagi Panyabungan menurut dia belum layak atas kondisi seperti ini. Dan itu, kata Irfan, masih jauh panggang dari api. Ini harus menjadi pemikiran bagi Pemkab Madina dan warga Panyabungan, jangan sampai ibukota kabupaten ini ditelantarkan oleh pemerintah daerah, serta dikumuhkan secara terus menerus.

“Inikan berpotensi jadi bencana bagi kita semua. Pemerintah seharusnya melakukan upaya penanggulangan dan pemetaan titik sungai yang berpotensi longsor. Jika memang tidak ada dana, disinilah peran pemerintah untuk meloby dana ke pemerintah pusat. Saya tidak faham apakah ini mutlak masalah ketidaktahuan atau memang pemerintah tidak mau tahu,” ujarnya.

Irvan berharap Badan Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan, Muspika Panyabungan dan pihak kelurahan, agar berupaya keras menumbuhkan kesadaran di tengah-tengah warga kota Panyabungan agar tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga keindahan kota.

Selain itu, Irvan juga meminta kepada Pemkab Madina agar lebih menambahi tong atau bak sampah, agar warga kota Panyabungan bisa lebih terbiasa dan membuang sampah pada tempat yang disediakan. (wan)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aneh, Pemkab Madina Tidak Miliki Dokumen Forensik Kebakaran Pasar Baru 5 Tahun Lalu

    Aneh, Pemkab Madina Tidak Miliki Dokumen Forensik Kebakaran Pasar Baru 5 Tahun Lalu

    • calendar_month Rabu, 22 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Aneh, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) ternyata tidak memiliki dokumen hasil Forensik Kepolisian terkait kebakaran yang melanda pusat pasar baru panyabungan yang terjadi 16 Juni 2018 lalu apakah pasar tersebut dibakar atau terbakar. Hal ini diakui Kepala Dinas Perdagangan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal Parlin Lubis saat dikonfirmasi Selasa 22/5) […]

  • Kajari Madina Beberkan Sejumlah Kasus Korupsi yang Sedang di Tangani

    Kajari Madina Beberkan Sejumlah Kasus Korupsi yang Sedang di Tangani

    • calendar_month Sabtu, 22 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Kejari Mandailing Natal Novan Hadian SH di hari Bhakti Adhyaksa ke 63 tahun 2023 beberkan sejumlah kasus Tipikor yang sedang di tangani mulai dari penyelidikan, penyidikan sampai yang sudah dalam proses persidangan. Sabtu 22/7/2023. Novan mengatakan, ada penyelidikan 4 perkara dan 1 Penyidikan. Kemudian ada juga 3 perkara yang sudah […]

  • RPP Bahasa Indonesia SMP Kelas 8

    RPP Bahasa Indonesia SMP Kelas 8

    • calendar_month Kamis, 16 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Contoh RPP sebagai bahan belajarRpp Bahasa Indonesia Smp Kelas 8

  • 30 Persen Ekspor Pepaya Runding Hancur Gegara Kerusakan Jalur Longat-Runding

    30 Persen Ekspor Pepaya Runding Hancur Gegara Kerusakan Jalur Longat-Runding

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – Petani pepaya di kawasan Desa Runding, Panyabungan Barat berharap Pemkab Madina merehabilitasi badan jalan jalur Longat-Runding yang rusak parah. Kerusakan badan jalan itu menyebabkan buah pepaya untuk pengiriman ekspor rusak sekitar 30 persen. “Rata-rata sekitar 30 persen buah pepaya yang dikirim rusak dalam perjalanan akibat kondisi jalan,” ungkap Azwar petan […]

  • Rehab Penahan Arus Sungai di Panyabungan Timur Diharap Selesai Tepat Waktu

    Rehab Penahan Arus Sungai di Panyabungan Timur Diharap Selesai Tepat Waktu

    • calendar_month Rabu, 27 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Rehabilitasi bangunan dek penahan arus sungai di Kecamatan Panyabungan Timur Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sedang berlangsung. Diharapkan pekerjaannya selesai tepat waktu. Dek ini urgen karena sejumlah titik jalan raya di Panyabungan Timur selalu rawan diterjang arus Sungai Aek Pohon. Jalur jalan raya di Panyabungan Timur relatif mengikuti alur tepian sungai […]

  • RS Spesial Untuk Pejabat Saat Rakyat Makin Sekarat?

    RS Spesial Untuk Pejabat Saat Rakyat Makin Sekarat?

    • calendar_month Senin, 12 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Penderita terinfeksi covid-19 dikabarkan kian meningkat. Laju penambahan pasien yang terus bertambah membuat persediaan faskes di negeri ini sangat kekurangan. Pasien terinfeksi ternyata seperti yang diberitakan bukan hanya kalangan masyarakat biasa yang sering diklaim tidak taat prokes karena ngeyel. Namun juga lingkaran pejabat banyak terinfeksi virus yang […]

expand_less