Selasa, 17 Mar 2026
light_mode

Sangketa Tanah, PTPN IV Tak Serius

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 21 Jan 2012
  • print Cetak

MEDAN : PTPN IV tidak memperlihatkan keseriusannya untuk menyelesaikan masalah sangketa tanah eks-Hak Guna Usaha (HGU). “Saya melihat tidak ada kesungguhan, malah sebaliknya terkesan menzolimi dan membiarkan kasus tanah eks HGU berlarut-larut,” ujar Ketua Komisi A DPRDSU Isma Fadly kepada pers di Medan, Jumat (13/1).
Menurut politisi Partai Golkar ini, ketidakseriusan itu bukan hanya terlihat dari upaya pelepasan hak tanah kepada rakat, tetapi enggan melakukan komunikasi dengan legislatif, khususnya Komisi A DPRD Sumut untuk menyelesaikan kasus-kasus yang ada di Sumut.
“Dalam rapat dengan rakyat terkait kasus tanah eks-HGU, jajaran direksi PTPN IV malah tidak datang ke Komisi A DPRD Sumut. Bagaimana kita mau memecahkan masalah tanah di Sumut,” jelasnya.
Menurut Isma, sekitar 13.000 hektar tanah rakyat eks HGU PTPN II, III dan IV diduga telah dirampas mafia tanah maupun PTPN dan hingga kini masih terkatung-katung peyelesaiannya.
Seluruh tanah tersebut, yang seharusnya didistribusikan kepada masyarakat tersebar di sejumlah kabupaten/Kota se-Sumut, yaitu 5.830 hektar lebih lahan eks HGU PTPN II, 6000 hektar lebih lahan eks HGU PTPN III dan 2000 hektar lebih lahan eks HGU PTPN IV. Isma mengakui, penyelesaian tanah membutuhkan kesungguhan menyeluruh dari semua pihak. “PTPN IV harus serius, jangan berdiam diri,” katanya.
Menyinggung soal mapping team yang dibentuk Pempropsu dengan melibatkan unsur Muspida Plus, Isma menyebutkan, langkah ini dipandang positip. “Kita beri kesempatan kepada Plt Gubsu, dan pihak terkait lainnya, agar memetakan tanah yang bermasalah. Petakan mana HGU maupun eks HGU. Selama mapping team bertugas selama 6 bulan yakni Mei 2012, kita juga minta kepada PTPN termasuk PTPN IV jangan melakukan okupasi lahan. Biarkan tim bekerja, dan itu akan kita dukung,” ujarnya. Warga yang melakukan demo di DPRD Sumut berulang kali mendesak pendistribusian 5.873 ha tanah eks HGU PTPN2 kepada petani, dan menegaskan menolak perpanjangan HGU PTPN2 atas areal tanah 56.431 ha di Langkat, Binjai, Deliserdang dan Serdang Bedagai. Kemudian, mendesak dicabutnya SK BPN No 51, 52, 53, 57, 58, 42, 43 dan 44 Tahun 2000 dan SK BPN No 10 Tahun 2004, cabut SK Gubsu No 188.44/871/KPTS/2001 tentang Pembentukan Timsus Pematokan, Pengukuran dan Pemetaan Tanah Areal Perpanjangan HGU PTPN2 seluas 56.341 ha. (n P06.portibi)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi  I  Akan Rekomendasikan Penggantian Kepala  SMA Negeri I Siabu

    Komisi I Akan Rekomendasikan Penggantian Kepala SMA Negeri I Siabu

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Terkait unjukrasa ratusan siswa SMA Negeri 1 Siabu yang menuntut kepala sekolah Drs. Aliruddin Nasution mundur dari jabatannya, Selasa kemarin, mendapat respon dari Komisi I DPRD Mandailing Natal (Madina). Sekretaris Komisi I DPRD Madina, M. Rahim Nasution menjawab Mandailing Online, Rabu (19/8) mengatakan bahwa Komisi I akan merekomendasikan penggantian kepala sekolah SMA […]

  • Irigasi Batang Gadis “Sekarat”, 11 Desa Krisis Air di Madina

    Irigasi Batang Gadis “Sekarat”, 11 Desa Krisis Air di Madina

    • calendar_month Jumat, 18 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Volume air di Saluran Kanan Irigasi Batang Gadis di Mandailing Natal telah bertahun-tahun “sekarat”. Akibatnya, petani di dua kecamatan menjerit. Yaitu Kecamatan Panyabungan dan Panyabungan Utara. Para petani dari dua kecamatan ini yang diwawancarai dalam dua pekan terakhir (tanggal 3 hingga 17/6/2021) mengungkapkan kesulitan ini telah berlangsung hampir 10 tahun, lalu […]

  • Jaksa Terus Dalami Dugaan Korupsi Konservasi Pasanggrahan Kota Nopan

    Jaksa Terus Dalami Dugaan Korupsi Konservasi Pasanggrahan Kota Nopan

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Dugaan korupsi pembangunan konservasi pasanggrahan aset Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di Kecamatan Kota Nopan ,Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) bernilai Rp.2,398.646.000,00 dianggarkan di APBD Pemprovsu tahun 2022 dan dikerjakan CV.Sinar Jaya Abadi ( SJA ) terus di dalami Kejaksaan Negeri ( Kejari ) Mandailing Natal. informasi terakhir yang didapat […]

  • Kasus Tanah Kuburan Perantau Asal Madina Dukung Pemeriksaan Sekda

    Kasus Tanah Kuburan Perantau Asal Madina Dukung Pemeriksaan Sekda

    • calendar_month Jumat, 20 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Putra Mandailing Natal (Madina) yang berada di perantauan, Syahrir Nasution, mendukung langkah Kejatisu dalam menuntaskan dugaan korupsi pengadaan lahan kuburan yang melibatkan Sekdakab Madina M Daud Batubara. Kasus ini terjadi saat Daud menjabat Kabag Tapem Pemko Padangsidimpuan. Dukungan antara lain disampaikan Syahrir Nasution, putra Batang Natal kepada MedanBisnis melalui telepon seluler, Kamis (19/1). Ia […]

  • Imbas Lemahnya Nilai Tukar Rupiah, Pengrajin Tahu dan Tempe di Madina Mulai Wanti Wanti

    Imbas Lemahnya Nilai Tukar Rupiah, Pengrajin Tahu dan Tempe di Madina Mulai Wanti Wanti

    • calendar_month Sabtu, 29 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA-Mandailing Online : Melemahnya nilai rupiah terhadap dolar AS mulai diwanti-wanti para pengrajin tahu dan tempe yang bahan bakunya kacang kedelai impor karena akan membuat harga komoditas tersebut naik. Mandailing Online menyambangi sejumlah pengrajin tempe di kawasan Kota Sianta Panyabungan, Mandailing Natal ( Madina ), Sabtu (29/6). Menurut mereka harga kedelai masih terpantau stabil dan […]

  • Jaksa Keberatan Ramli Hadirkan Mahmud Muliadi Saksi Ahli

    Jaksa Keberatan Ramli Hadirkan Mahmud Muliadi Saksi Ahli

    • calendar_month Jumat, 4 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) kasus dugaan korupsi tukar guling atau ruislag lahan Kebun Binatang Medan (KBM) keberatan terhadap Mahmud Muliadi yang dihadirkan terdakwa Ramli Lubis sebagai saksi ahli karena tidak memiliki surat keterangan yang menyatakan dirinya sebagai saksi sahli. Keberatan itu dikemukakan Rehulina Purba sesaat Majelis Hakim diketuai Sugiyanto akan mengambil sumpah dua […]

expand_less