Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

Sebaiknya Proyek Fisik Dilepaskan Dari Disdik Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 20 Sep 2012
  • print Cetak

Iskandar200912PANYABUNGAN (Mandailing Online)-Ketua Komisi I DPRD Mandailing Natal (Madina) Iskandar Hasibuan menyarankan agar Dinas Pendidikan tidak usah lagi menangani proyek fisik maupun non fisik. Sehingga yang menjadi tanggungjawab instansi ini murni mengurusi pendidikan saja.

“Agar pendidikan di daerah terus berkembang, kembalikan itu proses pembangunan berbagai bangunan sekolah kepada instansi yang lebih berkompeten, sehingga orang-orang yang ada di Dinas Pendidikan itu hanya mengurusi proses belajar mengajar di sekolah,” kata Iskandar kepada wartawan di Panyabungan setibanya dari kunjungan kerja ke DPRD Pemko Sibolga, Kamis (20/9).

Iskandar mengungkapkan, terlihat perbedaan mencolok antara Madina dengan Sibolga pada sektor pendidikan. Sibolga terlihat lebih maju dibanding Madina.

Dinas Pendidikan Sibolga tidak menangangani proyek fisik semisal rehab atau pembangunan gedung sekolah, tetapi ditangani Dinas Pekerjaan Umum. Pola ini memberikan konsentrasi lebih luas kepada Dinas Pendidikan Sibolga pada dinamika belajar mengajar di sekolah.

Iskandar melanjutkan, urusan proyek fisik yang selama ini menjadi tangungjawab Dinas Pendidikan Madina dialihkan saja ke Dinas PU Madina, sedangkan untuk non fisik diserahkan kepada Bagian Umum Sekretariat Pemkab Madina.

“Artinya segala urusan yang masuk pada tupoksi Bidang Program Dinas Pendidikan Madina selama ini mengurusi peket-peket proyek sudah tidak ada lagi, sehingga fokus pada program dunia pendidikan murni, tak lagi campur-adukan dengan proyek,” ujarnya.

Di sisi lain, Iskandar mengungkapkan, di Sibolga persoalan tenaga honorer, kebijakannya daripada mengurangi lebih baik menambah, tujuannya untuk membuka lapangan kerja baru. Di Madina beberapa waktu lalu pernah ada rencana Pemkab Madina melakukan pemutusan kerja terhadap para honorer.

“Begitu juga dengan urusan pengangkatan kepala sekolah, di Sibolga ada ditampung anggaran khusus sebesar Rp.1,8 Milyar yang diperuntukan bagi peningkatan SDM bagi calon-calon kepala sekolah, dengan memberikan berbagai pelatihan maupun pendidikan untuk masuk kepada jenjang kepala sekolah. Ini perlu dicontoh,” ujarnhya.

“Hal ini kita dengar dari anggota DPRD Sibolga dimana tidak ada lagi usia kepala sekolah di atas 51 tahun. Jikapun ada, itu khusus yang masih memiliki ilmu dan SDM yang memadai, sehingga sewaktu-waktu terjadi proses pergantian orang itu tidak pusing lagi mencari-cari calon kepala sekolah karena sudah tersedia sejak awal,” imbuhnya. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dijanjikan Jadi PNS, Rp418,5 Juta Lewong

    Dijanjikan Jadi PNS, Rp418,5 Juta Lewong

    • calendar_month Senin, 8 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LANGKAT- Ingin jadi PNS, malah ditipu. Inilah yang dialami Supriyanti alias Yanti (35) dan rekan-rekannya, warga Dusun I, Desa Alur Gadung. Mereka rela melakukan apa saja, termasuk menyerahkan uang tabungan mereka berjumlah Rp418,5 juta kepada Budiono (43) warga Lingkungan VI Kebun Sayur Bawah, Kecamatan Sawit Seberang, selaku calo PNS yang menawari mereka menjadi PNS. Informasi […]

  • Legislator: BPK-KPK Diminta Audit APBD Sumut 2013

    Legislator: BPK-KPK Diminta Audit APBD Sumut 2013

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan – Badan Pemeriksa Keuangan dan Komisi Pemberantasan Korupsi diminta untuk mengaudit anggaran pendapatan dan belanja daerah Sumatera Utara tahun 2013, sebelum ditetapkan dalam peraturan daerah perubahan anggaran. Anggota Badan Anggaran DPRD Sumut Maratua Siregar di Medan, Senin, mengatakan audit tersebut sangat diperlukan karena adanya sejumlah kejanggalan dalam penggunaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) […]

  • Pencipta Lagu Mandailing : Ini Pasal Bagi Pelanggar Hak Cipta

    Pencipta Lagu Mandailing : Ini Pasal Bagi Pelanggar Hak Cipta

    • calendar_month Selasa, 14 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pencipta lagu Mandailing, Ahmad Nasyari Nasution sejauh ini belum menyatakan  akan membawa perusahaan rekaman inisial NP ke jalur hukum terkait dugaan pembajakan lagu. Meski begitu, seniman sepuh pencipta lagu-lagu Mandailing itu kepada wartawan di Panyabungan, kemarin menyatakan bahwa pihak NP patutnya menyadari konsekwensi hukum dari pelanggaran hak cipta. Baca : http://www.mandailingonline.com/pencipta-lagu-ahmad-nasyari-nasution-ditelikung-produser/ […]

  • Buku Santri Terbakar Akan Diganti Pesantren

    Buku Santri Terbakar Akan Diganti Pesantren

    • calendar_month Rabu, 5 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Panyabungan (MO) – Pihak Pesantren Mustofawiyah Purba Baru menyatakan akan mengganti seluruh peralatan sekolah santri putri yang terbakar. Sebanyak 6 ruang asrama santri putri Pesantren terbesar dan tertua di Kabupaten Mandailing Natal ini terbakar Selasa (4/9) menyebabkan pakaian dan perlengkapan sekolah santri putri ludes. Kepala Keamanan Musthafawiyah, Ustadz M Ridwan Nasution menyatakan, berdasar pembicaraannya dengan […]

  • Pemandian Air Panas Desa Sibanggor

    Pemandian Air Panas Desa Sibanggor

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kawasan Sibanggor yang berada di Kecamatan Tambangan, terdiri dari tiga desa, Sibanggor Jae, Sibanggor Tonga dan Sibanggor Julu. Desa Sibanggor Tonga, yang berada sekitar 12 kilometer dari Panyabungan, terdapat sumber air panas yang mengandung belerang. Lokasinya berada di tepian jalan, sehingga mudah dikunjungi. Lahan parkir cukup luas . Masyarakat secara swadaya mendirikan tempat pemandian air […]

  • Pemkab Gaet KKM Pelatihan Sablon

    Pemkab Gaet KKM Pelatihan Sablon

    • calendar_month Kamis, 11 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Kependudukan Transmigrasi Tenaga Kerja Mandailing Natal (Madina) menjalin kerjasama dengan Kampung Kaos Madina (KKM) dalam program pelatihan menyablon terhadap generasi muda yang putus sekolah. Para peserta pelatihan kelak akan ditempatkan di cabang-cabang usaha KKM, baik yang berada di Madina, di Tapanuli Selatan mupun cabang yang ada di Medan. Pihak KKM […]

expand_less