Rabu, 18 Mar 2026
light_mode

Siswa SMKN 1 Sipirok MOGOK BELAJAR

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 17 Mei 2011
  • print Cetak


SIPIROK-
Kepala SMKN 1 Sipirok Bandahara Spd mengaku siap mundur jika tidak berhasil membenahi kinerja di sekolah yang dipimpinnya. Namun, tetap saja ratusan siswa berunjuk rasa kemarin, bahkan mereka mogok belajar.
Pantauan METRO Senin (16/5) sekitar pukul 07.30 WIB, ratusan siswa dengan pakaian putih abu-abu berbaris memanjang di pinggir jalan depan pintu gerbang sekolah yang terletak di Desa Padang Bujur.
Ratusan siswa menggelar aksi serupa pada Sabtu (14/5) lalu. Hanya saja kali ini, siswa terlihat lebih santai tanpa poster dan pengeras suara. Mereka sekadar berbincang-bincang satu sama lain. Akibat aksi tersebut, upacara bendera dan proses belajar mengajar tidak digelar sama sekali kemarin.
Sekitar pukul 09.00 WIB, Ketua Komite Sekolah H Painan Siregar dan beberapa anggotanya hadir di sekolah. Selain itu, turut hadir belasan personel kepolisian dan anggota koramil untuk menjaga aksi siswa agar tetap berjalan aman.
Dari informasi yang dihimpun METRO dari beberapa siswa dan komite sekolah, para siswa hanya ingin menunggu kepala sekolah saja datang ke sekolah dan memberikan tepuk tangan dan sorakan. “Kami hanya ingin menunggu kasek,” ucap beberapa siswa.
Sekitar pukul 11.00 WIB, akhirnya secara berangsur-angsur para siswa meninggalkan barisan dan meninggalkan sekolah usai memberikan tepuk tangan setelah kasek datang.
“Mereka berangsur-angsur meninggalkan sekolah dan pulang setelah kepala sekolah datang bersama perwakilan dinas sekaligus membawa hasil UN. Situasinya aman,” kata Ketua Komite H Painan Siregar.
Sementara itu, Bandahara SPd kepada METRO, mengaku heran dengan aksi yang masih digelar siswa. Pasalnya, telah ada kesepakatan sebelumnya. “Saya heran dengan tindakan mereka. Pertanyaan mereka telah saya jawab semua, tapi mengapa mereka tetap menggelar aksi? Tapi saya salut dengan mereka. Saya yakin ke depan sekolah ini akan lebih mudah diterapkan berbagai disiplin dan saya siap menjalankan itu,” katanya.
Kabid Dikmenti Disdik Tapsel Drs Sultoni menambahkan, sesuai kesepakatan bersama dan sesuai instruksi Kadisdik Tapsel akan ditunggu paling lama 2 bulan ke depan pembenahanan yang dilakukan Kasek.
“Sesuai instruksi kadis dan berdasarkan kesepakatan bersama semalam, kalau memang kepala sekolah tak sanggup membenahi kinerja seuai dengan tupoksinya maka akan kita ambil tindakan tegas, tapi kiranya siswa harus memahami ini,” katanya.
Sekira pukul pukul 14.30 WIB, Kasek dan Kabid Dikmenti H Sultoni meninggalkan sekolah dengan mengendarai mobil toyota dengan pengawalan polisi.(ran)
Sumber |: |Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sutan Bhatoegana Tak Penuhi Panggilan KPK

    Sutan Bhatoegana Tak Penuhi Panggilan KPK

    • calendar_month Jumat, 31 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- (MO), : Anggota Komisi VI DPR, Sutan Batoegana tidak memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa. Ketua DPP Partai Demokrat itu beralasan masih berada di daerah pemilihan (dapil), Medan, Sumatera Utara. “Ya karena saya ada di dapil,” ujar Sutan melalui pesan singkat, Jumat (31/8/1202). Wakil Ketua Fraksi Demokrat DPR itu mengakui telah memberitahukan […]

  • Rebecca Pacari Anak Medan

    Rebecca Pacari Anak Medan

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Penyanyi Rebecca akhirnya mengakui sudah punya kekasih. Mengaku serius pacaran dan ingin menikah, penyanyi yang punya banyak tato ini masih merahasiakan identitas pujaan hatinya. “Sudah ada, bahkan kita sudah bertemu keluarga masing-masing,” kata Rebeccan Meski serius bukan berarti Rebecca ingin menikah cepat. Kekasih Rebecca yang kabarnya berdarah Kanada dan Medan itu juga belum mau mengajak […]

  • Peluang Bebas Bupati Madina Sangat Kecil

    Peluang Bebas Bupati Madina Sangat Kecil

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 9Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Perhimpunan Advokad Indonesia (Peradi) wilayah Tabagsel, Ridwan Rangkuti, SH.MH kepada wartawan, Kamis (27/9/2013) memprediksi sangat kecil peluang Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara bebas dari vonis pidana pengadilan. “Berdasar analisis secara yuridis, sesuai dengan kewenangan KPK, maka dapat disimpulkan sementara bahwa kecil kemungkinannya Hidayat Batubara bebas dari tutuntan jaksa, dalam […]

  • Bonus Produksi PT SMGP tak Maksimal, PNNB Puncak Sorik Marapi Demo ke Kantor Bupati Madina

    Bonus Produksi PT SMGP tak Maksimal, PNNB Puncak Sorik Marapi Demo ke Kantor Bupati Madina

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA-Mandailing Online: Ratusan pemuda mengatasnamakan dirinya dari Persatuan Naposo Nauli Bulung ( PNNB) di Kecamatan Puncak Sorik Marapai, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) datangi kantor Bupati Madina Senin 15/7. Kedatangan mereka mempertanyakan bonus produksi PT. Sorik Marapi Geotermal Power ( SMGP) yang beroperasi di wilayah mereka. Dalam orasinya di depan Sekretaris Daerah, Riski Koordinator Aksi […]

  • Alhamdulillah, 10 Pekerja Asing Arab Saudi Peluk Islam

    Alhamdulillah, 10 Pekerja Asing Arab Saudi Peluk Islam

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    RIYADH – Enam pria dan empat wanita memutuskan memeluk Islam selama kehadiran Zakhir Naik di King Fahd Cultural Center di Riyadh, Arab Saudi. Soal itu, Naik menilai, keputusan 10 orang tersebut merupakan yang terbaik dan benar. “Anda memilih agama yang benar, satu agama yang merupakan panduan hidup sederhana,” ucap Naik, seperti dilansir Arabnews.com, Jumat (7/1). […]

  • Acara Mendengarkan Pidato Kenegaraan Sepi

    Acara Mendengarkan Pidato Kenegaraan Sepi

    • calendar_month Kamis, 16 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Acara mendengarkan pidato kenegaraan di ruang paripurna DPRD Mandailing Natal (Madina), Kamis (16/8) sangat sepi. Hingga pukul 11.00 Wib atau satu jam setelah acara dimulai jumlah anggota dewan yang hadir hanya 12 orang dari total 40 orang jumlah anggota DPRD Madina. Acara dibuka oleh Ketua DPRD Madina, As Imran Kahytami Daulay ini […]

expand_less