Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

Siswi SMAN 1 Matauli Pandan Raih Beasiswa ke Jerman

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2015
  • print Cetak

PandanDua siswi terbaik dari SMA Negeri 1 Matauli Pandan berhasil meraih beasiswa untuk belajar di Jerman. Di Jerman, mereka akan mendapatkan pendalaman kemampuan bahasa Jerman, serta tukar menukar budaya. "Dari hasil seleksi yang dilaksanakan koordinator PASCH-Goethe Institute Jerman, Ekadewi Indrawijaya, tanggal 30-31 Maret 2015 lalu, dari 20 siswa peserta seleksi sertifikat A-2 se Sumatera Utara, 2 siswi SMAN 1 Matauli Pandan berhasil meraih nilai tertinggi. Kedua siswi tersebut bernama Nur Hizzah Pulungan, kelas XI IPA-1 dan Trifena Oktavia Hutagaol, kelas XI IPA-2," kata Kepala SMA Negeri 1 Matauli Pandan, Murdianto SPd MM saat upacara bendera di lapangan upacara SMAN 1 Matauli Pandan, Senin (6/4).

Dia mengatakan, salah satu program dari Goethe Institute adalah menyelenggarakan seleksi sertifikat A-2 bagi para siswa untuk menguji kemampuan berbahasa Jerman.

"Dari hasil seleksi tersebut, dua siswi kami, Nur Hizzah dan Trifena berhasil meraih nilai tertinggi dari standar yang ditentukan pihak Goethe. Hampir setiap tahun, siswa kami berhasil untuk mendapatkan kesempatan ke Jerman," katanya.

Dikatakannya, tidak semua sekolah mendapatkan kesempatan kerjasama dengan PASCH-Goethe Institute Jerman ini. Di Sumatera saja, hanya SMA Negeri 1 Matauli dan sekolah binaan Provinsi Aceh yang mendapat bantuan dari Jerman, itupun akibat Aceh dilanda bencana tsunami tahun 2006 silam.

"Kami bersyukur atas kesempatan ini, dan tidak lupa juga ucapan terima kasih kepada pihak Dinas Pendidikan dan Pemkab Tapteng yang terus-menerus mensupport program ini," katanya.

Soal kesiapan para siswa dalam menghadapi seleksi ini, ungkapnya, pihak sekolah telah menyelenggarakan program intensif bahasa Jerman yang dibimbing oleh guru-guru bahasa Jerman.

"Kami menyelenggarakan program intensif ini dalam rangka untuk memperdalam kemampuan berbahasa Jerman para siswa setiap minggunya," kata Deru Praja Wibawa S Pd, salah satu guru pembimbing Bahasa Jerman yang ikut mendampingi Murdianto.

Diterangkannya kemudian, kedua siswa tersebut akan diberangkatkan ke Jerman pada bulan Agustus-September 2015, dengan semua pembiayaan ditanggung oleh pihak PASCH Goethe Institute Jerman.

Sementara itu, Nur Hizzah Pulungan saat ditanya tentang perasaan mereka setelah berhasil meraih beasiswa dan akan segera berangkat ke Jerman, mengaku amat gembira serta tidak sabar untuk segera memijak negeri asal klub sepakbola Bayer Munchen itu.

"Saya sangat gembira dan bersyukur karena ini hasil dari belajar keras saya untuk mendapatkan beasiswa ini," kata Nur Hizzah merupakan putri asli Kelurahan Anggoli, Kecamatan Sibabangun, Tapteng yang mengaku pekerjaan orangtuanya hanya sebagai petani coklat dan ibu sebagai guru SD itu.

Begitu juga tanggapan dari Trifena Oktavia Hutagaol, siswi asal Pematang Siantar juga mengaku gembira, apalagi telah membuat bangga kedua orangtuanya yang berprofesi sebagai guru SMA di Siantar itu.

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Lampirkan Print Out, Surat Lamaran CPNS Ditolak

    Tak Lampirkan Print Out, Surat Lamaran CPNS Ditolak

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-; Seluruh pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), yang mengirimkan berkas lamaran tanpa melampirkan print out atau registerasi lewat internet, maka surat lamaran ditolak. “Tanpa print out itu berkas lamaran ditolak dan akan dikirim balasan surat lamarannya melalui Kantor Pos,” kata Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Madina, […]

  • Dodol Panyabungan Masih Bertahan

    Dodol Panyabungan Masih Bertahan

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Meski saat ini banyak bermunculan berbagai jenis makanan ringan namun alame atau dodol dari Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tetap bertahan. Ini dibuktikan masih eksisnya pengrajin yang berada di Kelurahan Kota Siantar, Kecamatan Panyabungan. Alame yang terbuat dari bahan baku tepung ketan, gula merah dan santan ini memiliki cita rasa tersendiri yang dijadikan oleh-oleh […]

  • Pelajar Darul Mursyid Asal Madina Merajai Masuk PTN Jalur SNMPTN

    Pelajar Darul Mursyid Asal Madina Merajai Masuk PTN Jalur SNMPTN

    • calendar_month Jumat, 1 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK (Mandailing Online) – Dari 19 pelajar lulusan Pesantren Darul Mursid, Sipirok yang berhasil masuk Perguruan Tinggi Negeri jalur SNMPTN tahun ini, 9 diantaranya pelajar asal Mandailing Natal. Berdasar data dari instagram Darul Mursyid, 19 pelajar tersebut menyebar di berbagai PTN di Indonesia. Berikut nama, asal, fakultas dan perguruan tinggi-nya:                         1. Widyaswita Fauziyyah, dari Panyabungan, […]

  • Hindari Wajah Usang Pimpin KY

    Hindari Wajah Usang Pimpin KY

    • calendar_month Senin, 20 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Komisioner Komisi Yudisial (KY) periode 2010-2015 telah terpilih. Otoritas penentuan ketua dan wakil ketua pimpinan KY memang ada di tangan anggota terpilih. Idealnya pemilihan Ketua KY dilatarbelakangi pada integritas moral dengan dilandasi kehidupan relijius. Hal ini dikatakan Direktur Lembaga Advokasi Perlindungan Konsumen (LAPK) Farid Wajedi di Medan, Ahad (19/12/2010). “Apalagi tugas pokok Komisi Yudisial […]

  • Pengumuman Proklamasi Kemerdekaan Pertamakali di Panyabungan

    Pengumuman Proklamasi Kemerdekaan Pertamakali di Panyabungan

    • calendar_month Senin, 21 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan ini adalah hasil pencatatan terhadap penuturan lisan Almarhum Ibrahim Dalimunthe saat masih hidup di Medan tanggal 7 April 1995 yang dicatatat oleh Ir. M.Noor El Husein Dalimunte. Penuturan langsung dari pelaku di Panyabungan, Mandailing, Sumatera Utara pada hari-hari setelah kemerdekaan Indonesia diproklamirkan di Jakarta. Berikut ini hasil catatannya : Pada tanggal 18 Agustus […]

  • Diimingi Jadi PNS, Rp200 Juta Lenyap

    Diimingi Jadi PNS, Rp200 Juta Lenyap

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    SIDIMPUAN, – J Siregar (43), warga Desa Ujung Gading Baru, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) ditangkap petugas Polres Psp atas pengaduan L Hasibuan (49), warga Jalan Lintas Desa Palopat Maria, Psp Hutaimbaru, Selasa (17/9). Pelaku yang mengaku sebagai pegawai negeri sipil (PNS) ini, mengimingi korban dapat memasukan anaknya sebagai PNS di salah […]

expand_less