Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

Songsong MBG Distan Madina Kluster Potensi Sayur dan Buah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
  • print Cetak

Taufik Zulhandra

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kebutuhan sayur dan buah akan meningkat manakala program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan.

Menyikapi ini Dinas Pertanian Mandailing Natal (Madina), Sumut sudah mengkluster potensi pengembangan produk holtikultura dan sayuran. Peta kecamatan akan menjadi batas-batas kluster.

Pengembangan produk pertanian di berbagai kluster diharapkan dapat didongkrak oleh program ketahanan pangan dari Dana Desa.

Dari total pagu Dana Desa terdapat 20 persen untuk program ketahanan pangan sesuai ketentuan yang ditetapkan Menteri Keuangan dan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.

“Jika dilihat dari alokasi Dana Desa tahun ini ada kisaran 100 juta hingga 140 juta rupiah per desa per tahun untuk ketahanan pangan,” kata Kepala Dinas Pertanian Madina, Taufik Zulhandra, Jum’at (29/8/2025).

Tahun tahun sebelumnya anggaran ketahanan pangan boleh secara keseluruhan untuk membiayai infrastruktur seperti jalan usaha tani hingga irigasi. Tetapi sejak tahun 2025 hanya sekitar 30 hingga 40 persen saja untuk infrastruktur, sekitar 70 hingga 60 persen lainnya bisa dimanfaatkan untuk pengembangan tanaman pangan holtikultura dan sayuran.

“Untuk pengembangan tanaman pangan holtikultura dan sayuran di Madina – kita dari Dinas Pertanian – sudah kita buat pengklusteran,” ungkap Taufik.

“Katakanlah di Kecamatan Siabu komoditi apa yang cocok andalkan di sana”.

Pengklusteran ini juga akan menjadi subsidi silang. Komoditi tertentu yang minim di satu kluster akan di-dropping ke kluster lain.

“Pengklusteran ini kita akan kerjasama dengan kelompok tani. Kelompok tani ini pun adalah orang-orang yang mengerti di bidangnya, bukan lagi asal kita hunjuk dia bertanam sayuran, tetapi dia sudah terbiasa bertanam sayuran,” Taupik menjelaskan.

Menurutnya, sejauh ini data yang diperoleh Dinas Pertanian Madina terdapat sekitar 91.047 orang yang harus dilayani Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program MBG di Madina.

“Sudah kita hitung di Dinas Pertanian dan Dinas Tanaman Pangan berapa kebutuhan sembako setiap harinya. Baik telur, ikan, daging hingga sayur. Begitu juga dengan buahnya, nanti yang kita handalkan adalah semangka dan pisang karena ini yang kita lihat lebih murah dan lebih mudah ditanam,” katanya. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bandara Bukit Malintang Diharap Genjot Investasi dan Pariwisata

    Bandara Bukit Malintang Diharap Genjot Investasi dan Pariwisata

    • calendar_month Kamis, 4 Jan 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bandar udara di Bukit Malintang, Mandailing Natal diharapkan akan menggenjot laju pertumbuhan investasi dan sektor pariwisata. Start pembangunan bandar udara yang akan diberi nama Bandara Abdul Haris Nasution ini dimulai awal 2018 ini untuk tahap konstruksi. Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi telah menandatangani prasasti pembangunan bandara itu pada 22 Desember 2017 […]

  • Pengangkatan Kepsek Perlu Dikaji Ulang

    Pengangkatan Kepsek Perlu Dikaji Ulang

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN- Pemerintah Kota Medan dalam hal ini Dinas Pendidikan Kota Medan diminta untuk mempertimbangkan kembali mutasi dan pengangkatan kepala sekolah yang baru dilantik. Pasalnya, berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) No 28 Tahun 2010 tentang penunjukan dan penempatan kepala sekolah di tiap daerah, pengangkatannya dilakukan oleh pemerintah pusat. Demikian dikatakan Ketua PGRI Kota Medan Ramlan […]

  • IPM Madina Tumbuh 1,28 Persen

    IPM Madina Tumbuh 1,28 Persen

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut mengalami peningkatan tahun 2022. Angkanya berada di 68,05. Meningkat 0,86 poin. Posisi itu menunjukkan grafik pertumbuhan IPM Madina sebesar 1,28 persen dibanding tahun 2021. Peningkatan terjadi pada semua komponen, baik derajat kesehatan, kualitas pendidikan, dan pengeluaran per kapita yang disesuaikan. “Komponen IPM […]

  • Calon Wakil Bupati, Binsar Nasution Mendaftar di Partai Demokrat

    Calon Wakil Bupati, Binsar Nasution Mendaftar di Partai Demokrat

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – H. Binsar Nasution mendaftar di Partai Demokrat sebagai calon kepala daerah untuk Pilkada Madina 2020. Penyerahan formulir diterima oleh Sekretaris Tim Penjaringan DPC Partai Demokrat Madina, Mahyuddin Nasution, SH di sekretariat DPC Demokrat Madina, Panyabungan, Jum’at (31/1/2020). Pendaftaran Binsar Nasution ini menandai munculnnya kader Partai Demokrat yang akan maju […]

  • Heran, Mendagri tertawakan DPRD Sumut

    Heran, Mendagri tertawakan DPRD Sumut

    • calendar_month Jumat, 22 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA – Setelah tidak mendapatkan izin dari protokoler Sekretariat Wakil Presiden, kehadiran 25 anggota beserta pimpinan DPRD Sumatera Utara (Sumut) ke Jakarta terus dipertanyakan. Kehadiran mereka pun ditertawakan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Disinggung soal kedatangan 25 anggota serta pimpinan DPRD Sumut yang ingin mempertanyakan status Sekretaris Daerah (Sekda) Sumut, Gamawan Fauzi sedikit heran. Gamawan […]

  • ANTI KHILAFAH: DULU DAN KINI

    ANTI KHILAFAH: DULU DAN KINI

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Di Tanah Air, Khilafah terus diperbincangkan. Padahal pengusung utamanya, HTI, telah dibubarkan. Sepertinya, dalam jangka panjang, isu Khilafah—juga HTI—masih tetap akan dimainkan. Setidaknya untuk terus digoreng, dijadikan kambing hitam, atau sekadar untuk pengalih perhatian dari ragam persoalan yang gagal diatasi oleh rezim saat ini. Khilafah bahkan selalu dituding sebagai ancaman. Padahal jelas, ancaman itu datang […]

expand_less