Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

Sorikmas Bantah Sudah Eksploitasi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 1 Jul 2011
  • print Cetak


Panyabungan.
Isu yang menyebutkan PT Sorikmas Mining (SMM) telah mengambil emas di kawasan perbukitan Tor Sihayo, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) membuat masyarakat menjadi tidak sabar. Hal inilah yang mereka duga sebagai pemicu terjadinya tragedi 29 Mei, bentrokan warga dengan petugas yang berujung terbakarnya base camp perusahaan tambang emas itu.
Demikian disampaikan General Manager PT SMM Paul Will, didampingi Kepala Teknik Tambang Zainur dan geologis Irwanto, di hadapan anggota Pansus Sorikmas Mining DPRD Madina, Senin (30/6).

“Bagaimana kita mengambil emas, sedangkan kita masih tahap eksplorasi. Tidak mungkin ada hasil seperti yang diisukan tersebut,” ujarnya.

Zainnul menambahan, sejak ditekennya kontrak karya, kehadiran Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) menjadi pukulan berat bagi Sorikmas dan terjadi beberapa kali penciutan lahan. Pertama izinnya 201.000 Ha, kini menjadi 66.000 Ha.

“Awalnya pekerjaan terlihat kecil dan hubungan dengan masyarakat masih terjalin bagus. Tetapi dalam satu tahun terakhir memuncak, ditambah dengan isu bahwa sudah ada pengambilan emas berton–ton. Kita melihat sebenarnya masyarakat tidak sabar menunggu,” ujarnya.

Irwanto menjelaskan, selama tahapan eksplorasi baru 516 lubang pemboran untuk bahan penelitian dengan kedalaman 50 meter hingga 300 meter. Tak lama lagi masuk studi kelayakan, sedangkan kandungan emas terindikasi untuk Sihayo berkisar 36 ton.

“Eksplorasi Sihayo sudah masuk tahap terakhir, namun akibat izin pinjam-pakai lahan dari Menhut belum keluar menjadi terkendala. Namun kita terus berupaya untuk perpanjang izin pinjam-pakai hutan tersebut,” jelasnya.

Paul melanjutkan, PT SMM menderita kerugian cukup besar akibat terbakarnya base camp perusahaan di perbukitan Tor Sihayo itu. Menurutnya, ada dalang di balik peristiwa itu.

“Ada dugaan pihak ketiga yang menutupi ratusan masyarakat untuk tidak bicara dalam kejadian tersebut. Inilah yang membingungkan kita,” jelas Paul.

Sejumlah data yang diminta Pansus belum diperoleh, karena Presiden Direktur PT SMM tidak hadir. Pansus rencananya akan melakukan sharing dengan petinggi Sorikmas di Jakarta. (zamharir rangkuti)
Sumber : Medanbisnis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jejak Harimau Sumatera Ditemukan di Kebun Warga Kawasan Kotanopan

    Jejak Harimau Sumatera Ditemukan di Kebun Warga Kawasan Kotanopan

    • calendar_month Selasa, 22 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Jejak harimau ditemukan di kawasan kebun lokasi aktivitas berkebun penduduk Desa Sabadolok dan Desa Gunungtua Simandolam, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber pada Selasa (22/11/2022), jejak itu sudah muncul sejak dua pekan terakhir. Hingga kini, sebagian warga masih enggan berangkat ke kebun. Wakil […]

  • Tak Berkategori

    Bupati Madina Kemungkinan Disidangkan di Medan

    • calendar_month Rabu, 22 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA – Tiga tersangka kasus suap terkait proyek pembangunan di Mandailing Natal (Madina) yang bersumber dari Bantuan Dana Bawahan (BDB) Provinsi Sumatera Utara, kemungkinan besar nantinya akan disidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan. Demikian dikemukakan Juru Bicara KPK, Johan Budi, kepada JPNN di Jakarta, Selasa (21/5). Menurutnya, kemungkinan tersebut sangat terbuka, mengingat di […]

  • Kaum Mandailing Malaysia Kembali Berqurban di Tanah Leluhur

    Kaum Mandailing Malaysia Kembali Berqurban di Tanah Leluhur

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kaum Mandailing di Malaysia tahun ini kembali melakukan ibadah qurban Idul Adha 1436 H/ 2015 M di tanah leluhur mereka di Mandailing. Dari seluruh peserta ibadah qurban terkumpul sebanyak 7 ekor lembu. “Lembu qurban ini akan disebarkan di lima kabupaten kawasan Mandailing Raya,” ungkap Presiden IMAMI Indonesia (Ikatan Mandailing Malaysia Indonesia), […]

  • Polisi Selingkuhi Polisi di Medan Dihukum 6 Bulan Penjara

    Polisi Selingkuhi Polisi di Medan Dihukum 6 Bulan Penjara

    • calendar_month Sabtu, 30 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN: Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan menjatuhkan hukuman enam bulan penjara kepada Aiptu Dwikora, 47, Kamis 28 April 2011. Oknum polisi dari Unit Satlantas Polresta Medan ini dinyatakan bersalah karena melakukan perzinahan dengan oknum Polisi Wanita (Polwan). Mejelis hakim diketuai Ardy Johan mengatakan, perbuatan terdakwa melanggar Pasal 284 KUH-Pidana tentang perkara tindak pidana perzinahan […]

  • Si Bulus-bulus Si Rumbuk-rumbuk

    Si Bulus-bulus Si Rumbuk-rumbuk

    • calendar_month Minggu, 17 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    Apa itu Si bulus-bulus Si rumbuk-rumbuk ??? semacam makanankah? Atau tempat kah? Atau semacam mitos??? Yaa, Si bulus-bulus Si rumbuk-rumbuk merupakan karya fenomenal dari Sati Nasution. Siapakah dia??? mungkin banyak orang yang tdk mengenalnya. Bahkan orang mandailing (ato batak) pun banyak tidak mengenalnya. Beliau adalah pahlawan (menurut orang mandailing) pendidikan (pemikir) tentang pentingnya sekolah (menuntut […]

  • Reses Fakhrizal Efendi Nasution : Disambut Raja-Raja, Diminta Jadi Bupati

    Reses Fakhrizal Efendi Nasution : Disambut Raja-Raja, Diminta Jadi Bupati

    • calendar_month Selasa, 6 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Sumut, H. Fakhrizal Efendi Nasution melakukan reses di dua kecamatan di Mandailing Natal, Selasa (6/3/2018). Di Kecamatan Panyabungan, politisi dari Partai Hanura ini berlokasi di Kelurahan Kotasiantar pada Selasa pagi. Dia disambut Raja-raja Mandailing Godang, yakni Patuan Mandailing Hutasiantar, Mangaraja Gunung dan Sutan Parluhutan serta tabuhan Gordang Sambilan. […]

expand_less